• Home
  • About Me
  • Menu
    • Music
    • Chit-Chat
    • Potography
facebook twitter instagram Email

Canvas Of Life

maybe this is what you need to find your inner bad ass.. "the solitary prowess of a silent life"

selamat hari raya idul fitri haha saya tahu ucapan tersebut sudah terlambat 4 bulan yang lalu. seharusnya saya menulis ini bulan mei di saat anak saya berusia sehabis 40 hari dan hampir 2 bulan. namun, itu tidak mengurangi rasa bersyukur saya akan hal ini..

lebaran tahun 2021 lalu, saya masih single alias belum menikah. isi foto lebaran tahun kemarin hanya ada foto-foto selfie besama sepupu dan keluarga saja. namun lebaran tahun ini benar-benar istiimewa. karena saya sudah punya keluarga kecil sendirri. saya sudah menikah sehabis lebaran tahun lalu, kemudian langsung hamil. tahun ini, tidak sendirian lagi maupun tidak hanya berdua saja. tapi sekaligus bertiga. bukan hanya menjadi istri, tapi juga langsung menjadi seorang ibu. dengan kehadiran putri kecil kami. terimakasih ya allah atas segala kebahagiaan ini, karena saya merasa begitu lengkap di kelilingi orang-orang yang saya sayangi dan menyayangi saya pula.

terimakasih juga untuk putri kecil kami, Naura yang sudah memilih mama untuk menjadi ibumu. dan memilih kami menjadi orangtuamu.



Share
Tweet
Pin
Share
No comments

sejak awal kehamilan, saya begitu percaya diri kalau nanti saya bakalan berhasil memberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan bahkan akan nyetok ASI perah sebanyak-banyaknya di kulkas seperti halnya iklan-iklan ASI Booster yang bertebaran di sosmed. menginjak kehamilan 9 bulan saya belum terpikirkan sama sekali bagaimana cara menyusui nanti, bagaimana cara menstimulasi setelah melahirkan supaya ASI langsung cepat keluar dan melimpah ruah. karena beban fikiran habis untuk memikirkan ketakutan saat melahirkan nanti.

dan ketakutanpun terjadi, karena saya tidak bisa melahirkan normal. saya harus operasi caesar secara tiba-tiba dan mungkin membuat badan saya merasa shock dan mengakibatkan ASI saya tidak langsung keluar. dari ruang operasi dan ketika masuk ruang rawat inap, perawat mengingatkan keluarga saya agar tidak langsung memberikan bayi ke dada saya untuk 'inisiasi menyusui dini' dikarenakan obat bius di tubuh saya belum 100 % hilang.. dan baru boleh melakukannya 2 jam setelahnya sambil mengingatkan kalau bayi yang baru dilahirkan sama sekali tidak boleh di kasih minum apapun, entah itu airputih maupun susu formula. bayi harus minum air susu ibunya. titik!

awalnya saya begitu santai, karena berdasarkan yang saya baca bayi newborn belum merasakan lapar karena masih mempunyai cadangan makanan yang dibawa sejak berada di dalam kandungan. jadi bisa sambil menunggu air susu ibunya keluar. bidan menanyakan ASI sudah keluar belum? kemudian payudara saya di remas sekuat-kuat sampai membuat saya benar-benar kesakitan namun belum juga mengeluarkan ASI. dari perawat hingga bidan bolak balik mengigatkan agar bayi saya tidak boleh di kasih apapun selain ASI dengan nada yang begitu ketus.

suami saya pergi ke apotik untuk membeli beberapa kebutuhan bayi yang belum ada dan inisiatif membeli susu formula dan diam-diam membawanya kerumah sakit. dan yang di khawatirkan mulai terjadi, bayi saya menangis keras di tengah malam karena kelaparan. sedangkan keadaan saya sedang kesakitan menahan jahitan operasi caesar yang benar-benar sakit untuk bergerak.. bayi saya tidak henti-hentiya menangis keras hingga seperti berteriak karena kelaparan. dengan terpaksa memberikan susu formula yang di beli tadi siang mengunakan gelas dan sendok. namum bayi saya menolak dan masih terus-terusan menangis tanpa henti. keadaan tengah malam hujan deras kami menelfon orang rumah untuk mengantarkan dot susu ke rumahsakit secara diam-diam. barulah bayi saya menyusu dengan dot begitu lahapnya sampai langsung tertidur. cukup satu penyebabnya yaitu menangis karena kelapaan.

menjelang pagi bayi saya merasa lapar lagi dan di berikan susu formula lagi dan tertidur kembali. paginya perawat mengunjungi saya untuk mengganti infus dan mendapati mulut bayi saya ada cairan putih seperti susu. seketika suami dan saya di marahin dengan berkata " pak.. buk.. bayinya kenapa ada cairan putih-putih? habis di kasih susu formula ya? ga boleh ya, kan sudah dibilangin harus di kasih minum air susu ibunya saja. ini kalau ketahuan sama dokternya bisa marah-marah". saya hanya diam saja, melihat suami saya juga ikut di salahkan. dalam hati berkata "ya terserah mau ngomong apalah.. semalam ketika anak saya meraung-raung kelaparan pada kemana aja gak ada satupun yang nengokin. dan kalau sampai terjadi apa-apa emang pada mau tanggung jawab ha! dan satu hal yang pasti SUSU FORMULA ITU BUKAN RACUN. jikalau ASI ibuya belum keluar mau bagaimana lagi.." gumam dalam hati. kenyataannya saya malas menjawab karena tidak punya energi juga sambil menahan rasa sakitnya jahitan.

esok harinya saya di perbolehkan pulang setelah 3 hari rawat inap di rumahsakit. dan ketika mau pulang salah satu bidan berkata, "kalau memang ASI nya belum keluar bayinya di minumin susu formula aja dulu bu, kasihan oh nanti bayinya lapar belum di kasih apa-apa"

LAH KENAPA GAK DARI KEMARIN COBA NGOMONG BEGITU? :( saya mengerti entah itu dari dokter kandungan sampai dokter spesialis anak pasti Pro ASI. walaubagaimana pun seorang ibu harus berjuang untuk mengASIhi anak dari lahir. tapi kenyataanya tidak semudah itu. hanya ibu-ibu yang beruntung dari hamil tua yang secara tidak sengaja karena faktor tertentu yang sudah bisa mengeluarkan ASI walaupun si bayi belum dilahirkan.

sesampainya di rumah, saya langsung disuguhi berbagai macam obat, jamu, makanan ini itu. dari telur rebus untuk mempercepat menyembuhan luka operasi, sampai sayur-sayura daun katuk, daun kelor untuk memperlancar ASI. ada satu jamu khusus untuk menyusui namanya jamu 'wejah' dan menurut saya cukup ampuh untuk sesegera mungkin megeluarkan ASI karena efek saat saya meminumnya payudara saya langsung terasa bengkak seperti mau meletus namun belum juga bisa mengeluarkan ASI. saya juga meminum ASI booster mom uung, minum kapsul ikan gabus, juga vitamin ASI dari bidan desa, dan tambahan beli di apotik. namum masih nihil. ketika payudara saya di pencet hanya mengeluarkan rembesan sedikit. walaupun masih belum keluar benar-benar saya juga tak henti-hentiya mengkompres dengan handuk panas. bayi saya juga tidak henti-hentinya menghisap puting payudara saya walaupun belum bisa membuatnya kenyang. sedih sekali. jika saya memandangi anak saya yang lapar dan belum juga mendapatkan ASI saya merasa sedih sekali. bayi begitu tidak berdaya dan sangat bergantung dengan ibunya. jika saya menolak menyodorkan puting payudara saya, dia hanya bisa menangis karena lapar.

berhari-hari saya masih saja belum bisa menyusui, seminggu sudah keluar ASI namun belum maksimal. haya cairan bening dan rembesan beberapa tetes saja. hingga saya terkena baby blues. saya benar-benar merasakan depresi pasca melahirkan. karena keadaan yang membuat saya melahirkan tanpa ada mama saya, merasa kurang terurus. merasa sangat tidak berguna, tidak bisa mengurus anak dengan keterbatasan bergerak pasca operasi yang menyakitkan. saya juga tidak bisa menjadi ibu yang sempurna karena tidak bisa melahirkan dengan normal. melahirkan normal saya gagal, sekarang saya merasa juga terancam akan gagal menyusui. saudara, tetangga silih berganti berkunjung namun tidak memberikan solusi dan motifasi. mereka bilang kalau yang melahirkan operasi caesar kebanyakan ASI nya tidak keluar, payurada saya terbilang besar namun tidak ada isinya dsb mereka justru malah menambah beban stres karena terus-terusan membanding-bandingkan dengan produksi ASI ibu-ibu new mom lainnya. 

hingga teman kuliah saya datang menjenguk, dan bercerita tetang pengalaman menyusuinya. teman saya bilang selama anaknya lahir dia menyusui secara eping (eksklusif pumping), yaitu memerah ASI menggunakan pompa ASI kemudian memberikan pada bayi menggunakan dot. di karenakan tidak bisa menyusui langsung karena ukuran putingnya kecil dan agak masuk kedalam. teman saya juga menyiasati kekurangan konsumsi ASI bayinya dengan susu formula. teman saya juga menyarankan untuk memompa ASI supaya keluar banyak. logikanya bagaimana produksi ASI mau banyak jika yang di dalam belum juga di keluarkan. ya kan? dan daya hisap bayi baru lahir masih sangat lamban. cukup masuk akal karena produksi ASI akan banyak dengan sendirinya jika sering di keluarkan.

akhirnya saya memutuskan untuk membeli pompa ASI, pilihan saya membeli model manual merk Mama's choice. begitu sampai rumah saya langsung atusias mencoba dan ternyata ASI saya memanglah sudah keluar walaupun baru tak seberapa. saya langsung senang sekali. higga rajin-rajin memompa ASI. saya mulai membuat jadwal dalam sehari bayi saya minum susu 5 botol.. 1 botol ASI eping, 4 botol susu formula.. hingga hari berikut-berikutnya ASI saya sudah mulai lancar dan berhasil menghasilakn 4 botol ASI eping, 1 botol susu formula

2 minggu kemudian, saya sudah benar-benar lepas susu formula. dan bayi saya mulai terbiasa menyusui langsung alias DBF (direct breastfeeding). ASI saya benar-benar lancar hingga bayi saya lebih gemuk dari bayi-bayi tetangga haha rasa bangga, rasa percaya diri saya benar-benar telah pulih dari masa-masa babyblues yang cukup mengenaskan. sekarang saya dengan lantangnya mengakui kalau bayi saya FULL ASI.

eits.. setelah ASI lancar bukannya happy begitu saja, karena juga harus menghadapi proses yang tak mudah dan menyakitkan. iyah, melahirkan bukan akhir dari proses menyakitkan. namun, menyusui juga tak kalah menyakitkan. lidah bayi baru lahir konon katanya masih kasar dan tajam seperti silet. saya kira akan terbiasa setelah beberapa hari namun hari berganti hari semakin lengkap penderitaan karena puting lecet hingga berdarah. kulit di puting seperti mengelupas karena ditarik mulut bayi yang mengakibatkan puting semakin memanjang dan berubah warna kecerahan karena mengelupas. rasa perih dan nyeri terus-terusan muncul.

tak hanya nyeri, namun juga terasa senut-senut ketika produksi ASI mulai banyak, tapi kemampuan bayi menghisap masih sedikit alhasil payudara terasa bengkak mengeras seperti mau meletus. rasanya hingga terbawa sampai punggung yang pegal dan terasa panas bukan main. begitu nikmatnya menjadi seorang ibu. dan rasa sakit ketika menyusui dalam sekejap hilang begitu saja ketika anak saya memandang mata saya ketika sedang menyusu. sampai terenyuh rasaya. setelah lewat dari sebulan, saya masih merasakan ketidaknyamanan di payudara. tapi seiring berjalanannya waktu hingga 2 bulan saya sudah benar-benar menikmati aktifitas ini. apalagi disaat payudara terasa penuh dengan ASI kemudian di kecil menyusu dengan lahapnya hingga terasa kosong dan enteng banget rasanya. begitu menyenangkan dan begitu bahagianya menjadi seorang ibu. saya benar merasakannya.

sekarang Naura sudah berusia 6 bulan dan dengan bangganya saya mengakui kalau anak saja berhasil lulus ASI eksklusif. dengan perjuangan yang tidaklah mudah. saya juga bangga dengan diri saya sendiri yang tidak menyerah begitu saja untuk mengASIhi. semoga setelah ini saya juga berhasil memberikan MPASI. Bismillah...





Share
Tweet
Pin
Share
No comments

saat tulisan ini dibuat, anak saya sudah berusia 6 bulan dan baru saja 2 hari yang lalu belajar mpasi. sudah lama saya ingin menceritakan hal ini, namun begitu terasa berat karena mungkin saja prosesnya tidak seperti apa yang saya harapkan. dan sampai sekarang masih belajar untuk menerima takdir bahwa saya tidak bisa melahirkan normal.

flasback lebih dari 6 bulan yang lalu. hpl bidan 7 maret 2022. namun di tunggu hingga hpl terlewat belum juga ada tanda-tanda bahwa saya akan segera malehirkan. pagi itu 11 maret 2022 saya memutuskan untuk periksakan ke pukesmas.

"bu, saya hamil sudah melewati hpl. sudah hampir 41 minggu tapi belum ada kontraksi"

"mau rujukan USG?"

bidan pukesmas langsung memberikan rujukan USG ke rumah sakit. saya langsung memilih rumahsakit baru yang dekat dengan rumah, karena pikir saya perut sudah sangat besar dan rasanya tidak sanggup untuk naik motor jarak jauh ke klinik spog yang biasa saya kunjungi ketika memerikakan kehamilan sebelumnya. tentu saja, tempatnya baru saja saya kunjungi dan dokternya juga baru pernah saya temui saat itu juga.

"lebih baik lahirkan sekarang saja bu, air ketubannya sudah berkurang dan plasentanya sudah bolong-bolong. bisa langsung dengan metode induksi, usahakan untuk bisa normal kalau tidak bisa ya harus operasi. kalau ibu mau sekarang langsung rawat inap." kata dokter

rasanya seperti tersambar petir begitu mendengar penjelasan dokter dengan nada yang seperti menakut-nakuti. saya kira akan melahirkan dengan gampangnya dan mudah kontraksi sekitar usia kehamilan 37-38 minggu.. namun kenyataannya hingga hampir 41 minggu si kecil masih betah di dalam perut. rasanya saya begitu terguncang dan tidak bisa menahan airmata saat itu juga. ditambah entah itu perawat apa bidan yang mondar mandir menanyakan bagaimana? mau rawat inap sekarang ya bu? keputusannya bagaimana? 

akhirya saya memutuskan untuk rawat inap dan langsung induksi. suntik obat melalui infus dan memasukan pil kedalam vagina saya. ditunggu sampai 6 jam tidak ada reaksi apapun dan saya tidak merasakan ada kontraksi apapun selain mesin detak jantung bayi yang menandakan kalau detak jantung janin saya di kandungan mulai tidak stabil. dokter langsung menyarankan saya untuk operasi caesar. hal yang paling saya takutkan. sayapun tetap bersikukuh ingin melahirkan normal bila perlu saya ingin pindah rumahsakit saja. namun, perawat bilang tidak bisa pindah rumahsakit sama saja seperti cabut berkas pulang dengan paksa yang bisa mengakibatkan bpjs saya akan non aktif tidak bisa dipakai di rumahsakit manapun selama seminggu/lebih. karena sudah terlanjur rawat inap di rumahsakit ini dan perasaan tidak nyaman dari awal kedatangan yang terkesan seperti memaksa & menakut-nakuti dengan bahasa yang membuat mental saya langsung ngedown.. sedih sekali.

ingin rasanya waktu bisa diputar kembali. saya tidak akan menginjakan kaki di rumahsakit ini. saya akan memeriksakan kandugan saya di spog yang dulu, sepertinya dokternya lebih menenangkan jika berbicara dan lebih pro normal. andai waktu bisa terulang ingin juga menunggu sampai 3 hari lagi menuju tanggal 14 maret 2022 sesuai hpl yang tertera di USG ketika 2 bulan & 8 bulan.. andaikan andaikan.. tapi kenyataannya saya seperti terjebak disini dan tidak akan bisa meninggalkan rumahsakit kecuali setelah operasi.

kemudian suami saya menenangkan saya jikalau memang keadaan tidak memungkinkan untuk melahirkan normal, caesar juga tidak apa-apa yang penting semuanya sehat. karena dokter juga sudah mondar mandir menyuruh segera caesar. dari dokter kandungan, dokter anestesi, dokter anak semuanya sudah pada siap. setelah mendapat restu dari suami akhirnya saya pasrah saja untuk operasi. 

seperti apa rasanya? hmm 

awalnya saya bilang sebelu pemasangan selang kateter, saya mau kencing dulu ke kamar mandi karena udah kebelet. tapi malah dilarang dan disuruh kencing lewat selang saja nanti kalau sudah terpasang. sungguh hal menjengkelkan di tambah lagi dengan pemasangan selang kateter di saluran kencing yang berkali-kali gagal. berkali-kali di tusukan ke 'lubang' yang salah sampai ada bercak darah, sampai saya benar-benar kesakitan. akhirnya suami memanggil perawat/bidan yang lain untuk melakukannya dan berhasil. rasanya tidak nyaman sekali karena saya tadinya benar-benar sudah kebelet pengen kencing, mau ngeden lewat selang juga tidak terasa sudah keluar belum aduh rasanya benar-benar tidak nyaman dan mengganggu.

kemudian saya disuruh melepas semua pakaian di ganti dengan baju operasi berwarna hijau, berganti bed. dan mulai di dorong ke ruang operasi. suami menanyakan apakah bisa menemani saya atau tidak, namun tidak di ijinkan. sedih sekali.

operasi di mulai, saya disuruh duduk dan dokter menyuntikan obat bius di pinggang saja dan di tengkuk leher, kemudian berbaring kembali. setelah berbaring sontak obat bius mulai bereaksi dan membuat saya mual-mual. kaki dan tangan saya di ikat seperti mengunakan belt. dokter menyuruh saya untuk mengangkat kaki, dari bisa di angkat sampai tidak bisa sama sekali. saya benar-benar merasakan obat biusnya bekerja karena rasa tidak nyaman akibat pemasangan selang kateter di saluran kencing hilang begitu saja dan badan saya dari dada sampai ujung kaki terasa lumpuh. sekilas, saya bisa melihat pantulan bayangan perut saya yang sedang di bersihkan di olesi seperti minyak oleh dokter lewat lampu. namun ketika perut saya mau disayat pisau bedah pantulan bayangan tersebut hilang. mungkin lampunya sudah tergeser. dan saya tidak begitu fokus dengan semuanya karena merasakan badan saya menggigil namun tidak terasa dingin, hanya saja berkejut-kejut seperti di setrum listrik.

sentuhan tangan dokter, sayatan pisau, hingga saya benar-benar merasakan ketika dokter menekan-nekan, mendorong perut saya hingga akhirnya terdengar suara bayi menangis dengan keras. Alhamdulillah.. anak saya sudah lahir di dunia. sesingkat ini. operasi berlangsung kurang lebihnya satu jam..

"bu, anaknya perempuan ya"  kata dokter

setelah selesai operasi, rupanya dokter menemui suami saya dan menjelaskan kalau bayi saya terlilit tali pusar di bagian kaki.

setelah operasi, saya di dorong ke lorong dan di biarkan begitu saja hingga rasa menggigil di tubuh saya menghilang dan perut mulai terasa panas karena efek obat bius yang perlahan menghilang.. perawat menawarkan untuk memperlihatkan bayi saya dan masyaallah begitu cantiknya sampai saya merasa tidak percaya selama ini saya mengandung putri secantik ini dengan kulit yang begitu putih. akhirnya setelah penantian panjang kita bertemu juga, nak.

setelah di pidahkan dari ruang operasi ke ruang inap. seketika sekeluarga mulai bersukacita dengan lahirnya anak saya. sementara itu, di samping ada saya yang tidak berdaya menahan begitu rasa sakitya perut seperti di silet-silet yang membuat saya tidak bisa tidur semalaman menahan rasa sakit. keesokan harinya dokter menyuruh saya untuk belajar memiringkan badan, duduk, selang kateter-pun di cabut supaya saya bisa langsung berjalan buang air kecil di kamar mandi. rasanya ahh sakit!! banget banget!

keesokan harinnya, perban dibuka dan diganti dengan perban plastik agar saya bisa mandi dan aman terkena air. kalau saya bilang, perban plastik lebih enak dan sedikit nyaman karena tidak terlalu kaku dan bergesek dengan jahitan. pulang dengan mobil juga rasanya mantap sekali ketika mobil melalui jalan berlubang atau polisi tidur, untungnya supir gocar nya ngerti banget dan bawa mobil pelan-pelan.. setelah pulang ke rumah rasanya lega sekali bisa membawa anak saya pulang namun, saya juga diliputi banyak sekali ketakutan dengan banyaknya orang yang berkunjung menanyakan proses kelahiran saya yang operasi. menghadapi banyak tamu yang tidak mendukung kondisi saya yang belum juga sehat pasca jahitan yang belum kering. baby blues here you come .. rasanya rasa sakit pasca operasi, tidak sebanding dengan rasanya mengalami baby blues.

overall.. saya bahagia sekali. Naura az zahra, kami namai dirimu.. harapannya kamu akan selalu menjadi cahaya yang bersinar terang untuk mama dan bapak. harapannya kamu juga meneladani sifat putri bungsu nabi Muhammad SAW yang menjadi pemimpin untuk wanita-wanita di surga.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 

foto ini diambil sehari setelah kami memeriksakan kondisi kandungan saya yang berusia 8 bulan ke dokter kandungan, beserta mengetahui kalau saya sedang mengandung bayi perempuan. that i'm so happy! dulu, sebelum menikah saya ingin sekali punya foto prewedding tapi karena kesibukan bekerja dan LDR, begitu juga persiapan pernikahan yang mepet akhirnya tidak sempat. tapi saya sangat bersemangat ketika saya hamil dan merencanakan ingin sekali punya foto-foto Maternity..

saya langsung menyusun konsep ingin berada di pantai, dengan foto siluet yang memperlihatkan baby bump. pasti gemas sekali. namun rencana tersebut tidak terlaksana karena usia kandungan saya yang tidak memungkinkan untuk bepergian jauh.

akhirya saya pikir ide lain. sawah dekat rumah sedang musim padi dan jagung, terlihat asri dan sejuk. dan taraa.. jadi deh foto Maternity sederhana. waktunya hanya sejam untuk berfoto tapi hasilnya sangat memuaskan. foto Maternity ini juga sebagai tanda kalau kami sangat berbahagia dan tidak sabar menanti buah hati kami. dan akan menjadi dokumentasi ketika anak kami lahir nanti.  


photograph by SADEWA






















Share
Tweet
Pin
Share
No comments
ketika badan terasa seperti menjadi pabrik hormon, agak lucu sih kalau di pikir. tapi memang begitulah nikmatnya calon ibu mengandung. kehamilan memang suatu pengalaman yang luar bisa life changing menurut saya, apalagi kehamilan pertama apa-apa jadi serba wondering dan khawatir.. apakah yang dirasakan merupakan suatu hal normal atau bukan.

sebelum hamil, bisa dibilang saya benar-benar sehat dan jarang sakit. namun semenjak hamil d trimeter pertama banyak sekali ragam keluhan dan gangguan kesehatan yang di akibatkan oleh lonjakan hormonal yang tak terkendali. benar-benar nikmatnya tiada tara.. haha

kehamilan juga cukup mengajarkan saya untuk tidak berlaku egois. misalnya jika saya tidak nafsu makan sama sekali dan ingin muntah terus menerus, maka saya akan tetap makan. karena sekarang hidup bukan untuk menyiksa diri sendiri, namun ada calon mahluk hidup di dalam perut yang harus di prioritaskan. begitu pula saat merasa sedang sakit, maka sebagai calon ibu tidak boleh meminum obat sembarangan, ataupun obat tertentu yang bisa berdampak negatif pada janin atau bisa memengaruhi tumbuh kembang janin dalam kandungan. ngeri kan..

ada beberapa produk non oral yang benar-benar membantu saya untuk meredakan gejala kehamilan, dan juga ingin saya share. karena semenjak hamil tas bawaan saya juga berubah menjadi produk-produk masuk angin seperti ini.. bukan makeup lagi haha

minyak kayu putih + minyak telon
benar-benar membantu saya mengurangi rasa kram perut pagi siang malam, bahkan dulu saya tidak bisa bangun dari tempat tidur sebelum mengucurkan minyak kayu putih keseluruh bagian perut dan dada. wanginya benar-benar relaxing juga mengurasi rasa mual yang berlebihan.

Viks vapo rub
saya teringat ketika awal hamil sering sekali terbagun di malam hari karena sesak nafas yang begitu menyiksa. selain membuat mual muntah, hormon progesteron juga menstimulasi kerja pernapasan. dimana pernapasan menjadi lebih cepat, lebih pendek dan membuat sesak nafas. pertumbuhan janin juga akan mulai menekan otot diafragma, hal ini juga menyebabkan sesak dan seolah-olah tidak bisa mengabil nafas yang lebih dalam. solusinya ketika saya merasa sesak, saya mengolekan minyak kayu putih dan Viks vaporub yang lumayan mengurangi rasa sesak di dada.

Vaseline potaseum jelly
bibir kering juga salah satu permasalahan saya ketika awal hamil. karena kehamilan memperlambat proses distribusi cairan ke jaringan lunak, seperti bibir. otomatis, jumlah cairan pada pembuluh darah ibu hamil mengalami penurunan. solusinya perbanyak minum air putih juga mengolesi Vaseline ketika menjelang tidur. memang ada Vaseline lip therapy khusus bibir, tapi saya lebih suka potaseum jelly bukan hanya melembabkan tapi juga ampuh untuk mengscrub lupasan bibir di pagi harinya.

Freshcare Hot
sakit kepala, linu, pusing, pegal tidak pernah lepas dari keseharian ibu hamil. Frehcare benar-benar membantu saya mengatasi itu semua. saya suka sekali mengolekan dari pelipis, belakang telinga sampai bahu.

Hansaplast Koyo Panas
selain Freshcare Hot, produk favorit saya untuk mengatasi pegal ialah Hansaplast Koyo Panas untuk di terapkan di baru dan pinggang sampai kaki. banyak sekali merk koyo, tapi dari dulu pilihan saya ke Hansaplast karena panasnya pas.

Fucidin
hormon Hcg, adalah hormon penditeksi kehamilan. gampang saja jika kita positif hamil, maka kandungan Hcg dapat mudah di diteksi melalui tespek yang memperlihatkan garis 2. hormon ini pula yang membuat intenitas buang air kecil menjadi lebih sering.. ketika sering bolak-balik buang air kecil juga mempengaruhi kebersihan area miss v itu sediri, menjadi lebih lembab dan rentan infeksi jamur di selangkangan. rasanya? hmmm.. benar-benar menyiksa gatalnya, apalagi saat malam hari dan tidak tahan sekali untuk menggaruknya. ada beberapa Salep gatal yang saya pakai namun cuma reda sebentar saja, kemudian mama saya memberikan Krim Fucidin yang bisa dibilang sang penyelamat haha karena setelah saya pakai begitu ampuh menghilangkan nyeri dan gatal di area selangkangan dalam sekejap dan sejauh ini belum pernah kambuh lagi.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 

saat menulis ini, saya tidak menyangka kalau kehamilanku sebentar lagi akan menginjak usia 25 minggu.. banyak hal yang sudah saya lalui hingga sudah melewatkan proses lebih dari setengah perjalanan kehamilan saya, dari dokumentasi dan hal-hal yang ingin sekali saya bagikan.. pregnancy merupakan salah satu hal yang indah & kompleks.. tidak terasa waktu cepat bergulir dan sebentar lagi saya akan menjadi seorang ibu. 

berawal saya memeriksakan kandungan ke bidan waktu usia kehamilan 6 minggu 4 hari, kemudian saya di resepkan Afolat, Calsifar dan Folic acid untuk satu minggu. setelah vitamin terebut habis, saya mulai kebingungan akan meminum apa lagi, sempat menkonsumsi susu hamil namum hanya habis 1 box untuk satu minggu dan tidak meneruskan lagi, karena saya pikir tidak ingin menambah kenaikan berat badan yang drastis karena susu mengandung banyak gula.

usia kandungan 8 minggu, saya memeriksakan ke dokter spesialis kandungan, USG dengan konsultasi kalau saya ini sering sekali mengalami kram perut yang benar-benar menggangu aktifitas bekerja juga istirahat. saya bilang vitamin sudah habis, kemudian dokter meresepkan saya Folamil Genio bersama dengan Folavit 400 mcg untuk konsumsi satu bulan.

ketika usia kehamilan saya mulai menginjak usia 4 bulan, vitamin dari Spog mulai habis dan saya googling mana rekomendasi Vitamin yang bagus untuk Ibu hamil. maka pilihan saya jatuh ke Blackmores Pregnancy & Breastfeeding karena memang sudah terkenal bagus review-nya.

jika ditanya mana vitamin yang lebih baik maupun yang terbaik? saya rasa semua sama saja, karena suplemen kehamilan memang sudah di formulasikan mana-mana nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. sekarang saya lebih memilih Blackmores Pregnancy & Breastfeeding karena bisa di konsumsi disemua usia kehamilan sampai menyusui. namun, Blackmores kandungan nutrisinya lebih banyak, dosisnya lebih tinggi dibandingkan dengan Folamil Genio yang harus ditambahkan Asam Folat lagi, seperti yang di resepkan Spog kepada saya.

ketika usia kehamilan saya mulai menginjak usia 5 bulan, saya menambahkan Blackmores Vitamin D3 1000 IU. karena untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi janin saya. karena memang saya jarang dan malas sekali untuk berjemur.

bagaimana jika tidak minum susu? dan juga tidak minum vitamin?

keduanya tidak masalah, asalkan kebutuhan nutrisi tercukupi dari makanan. yang paling penting memang makanan, susu dan vitamin hanyalah kebutuhan penunjang jika merasa makanan yang dikonsumsi belum mencukupi kebutuhan untuk perkembangan janin. tapi bagi saya vitamin sangatlah penting, karena saat hamil muda sudah mengalami lonjakan hormon dengan gangguan kesehatan lainnya, sampai ada beberapa calon ibu yang picky dan tidak nafsu makan sama sekali. maka disinilah peran vitamin itu sendiri. jika ibu hamil kekurangan nutrisi penunjang kehamilan maka bisa berakibat fatal karena bisa mengakibatkan anemia, preklamsia juga pengeroposan tulang. dan perkembangan janin juga bisa terganggu.

hmm saya hanya berharap semua yang saya lakukan merupakan yang terbaik buat anak saya dan tumbuh kembangnya. semoga dilancarkan bukan hanya pada saat persalinan juga dalam pemberian asi. amin.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
disini saya akan mulai membagi pengalaman saya ketika mendapati saya hamil untuk pertama kalinya, anak pertama. buat saya pengalaman saya ini benar-benar akan selalu di ingat, bukan hanya berkesan namun juga seperti a journey and life changing experience to me. my baby is like a little gift. not a little exactly, but a huge gift.

saya dan suami menikah tanggal 5 juni 2021, sebuah penantian yang cukup panjang dari perjalanan perkenalan kami yang sudah lebih dari dua tahun. but i believe, sesuatu pasti indah pada waktunya dan hitungan waktu kuasa Tuhan untuk menyatukan kita tidak pernah terasa terlalu cepat atau terlalu lama.

saya tidak ingin menunda kehamilan, mungkin karena usia saya yang sudah 28 tahun dan suami 37 tahun membuat kita juga sepakat untuk (harapannya) segera memiliki keturunan.  yang ternyata 5 hari sebelum saya menikah saya berada di fase menstruasi. yaitu tanggal 30 mei 2021. dan tanggal 5 juni 2021 adalah hari dimana saya menikah. sebelum menikah saya sudah benar-benar niat menandai kapan akan menstruasi, mulai mencari ilmu juga tentang menghitung masa subur, kapan terjadinya ovulasi dll.. 

2 minggu setelah menikah, saya merasakan gejala-gejala yang bisa di bilang sama dengan gejala PMS. perut terasa sedikit kram, payudara terasa nyeri, sakit kepala, ingin makan yang pedas-pedas dan manis, dan keluar flek coklat sedikit seperti tanda awal menstruasi. pada saat itu saya smpat down, mungkin saya akan menstruasi lagi, dan bulan ini belum hamil dulu. saya bahkan sudah menyiapkan pembalut di tas kerja saya, jika kapan saja saya mulai menstruasi bulan ini.
foto liburan keluarga 27 juni 2021 
3 minggu setelah menikah, saya sekeluarga liburan ke-pantai. pada saat itu kondisi badan saya tidak terasa sehat seperti biasa, tenggorokan sakit dan suhu badan hangat seperti mau demam. dalam perjalanan pulang saya nyetir motor sambil nglenger dan tidak sengaja menabrak mobil yang ngrem mendadak, otomatis perut saya terbentur ke setang motor yang lumayan sakit banget dan bikin kedua bahu saya nyeri dua hari berikutnya.. sepulannya dari pantai, kita jalan-jalan ke mall dan pijat refleksi. lumayan mengurangi lelah dan pegal karena perut dan bahu terbentur, namun sang terapist-nya juga bilang "mba lagi sakit yah? badannya lumayan anget" kemudian saya jawab "iya, sedang agak tidak enak badan" sepulang dari liburan saya coba untuk mengetes kehamilan menggunakan tespek, karena mungkin saja saya tidak enak badan karena mau hamil. namun hasilnya masih garis satu karena memang yah.. saya belum telat datang bulan, jadi yah terasa sia-sia saja.

besoknya saya kembali berangkat bekerja dan menjalani aktifitas seperti biasa, namun kondisi badan saya terasa aneh.. greges, suhu badan panas turun tidak mempan diberi obat penurun panas, tenggorokan juga sakit, keringat dingin bercucuran terus. sepulang kerja langsung demam tinggi dua hari berturut-turut, dihari ketiga demam saya turun namun saya merasa ada yang aneh karena seluruh tubuh saya terasa lemas, kehilangan nafsu makan. dan indra penciuman saya juga hilang begitu saja..
tidak bisa menghirup parfum yang ketika saya sehat itu saya sangat benci wangi parfum tersebut karena baunya yang begitu menyengat. bahkan bau bensin sampai saya dekatkan di hidung-pun tidak terasa bau apapun. saya menceritakan keadaan saya kepada keluarga dan mereka langsung membawa saya ke klinik untuk tes swab.
surat hasil swab
hasil swab menyatakan kalau saya reactive covid-19, alat antigennya pun saya lihat juga bergaris dua. sepulangnya dari klinik saya disuruh untuk menandatangani surat pernyataan bahwa saya akan menjalani karantina mandiri selama 14 hari, tidak boleh bersosialisasi dengan siapapun termasuk keluarga. lapor kepada pemerintah desa kalau saya sedang menjalani karantina mandiri, lapor kepada departement health & safety di tempat kerja untuk membuatkan SDK absen tidak bekerja selama 14 hari.
kunjungan dari pemerintah desa & petugas pukesmas
sedih? mental down? sudah pasti.
saya kita segala gejala aneh yang datang adalah suatu tanda bahwa saya sedang hamil. karena saya belum begitu paham dengan gejala kehamilan seperti apa, yang saya rasakan tidak enak badan, mudah lelah, tenggorokan sakit, demam, tidak nafsu makan, greges dan pucat. dan kenyataanya adalah swab antigen dengan hasil reactive/positif covid-19.. saya sempat menangis sejadi-jadinya karena corona is real!! anosmia yang saya derita menunjukan kalau saya memang benar-benar kehilangan indra penciuman dan perasa yang menjadi salah satu gejala covid-19.

bulan juni dan juli 2021 merupakan puncak kasus covid-19 yang terjadi di indonesia. hampir setiap hari selalu saja ada pengumuman kabar duka orang meninggal di semua daerah. bahkan ada beberapa orang juga di tempat kerja saya yang meninggal karena kasus covid-19 tersebut sampai pemakamannya menggunakan protocol covid-19. hampir setiap hari, setiap malam juga ada suara ambulance wara-wiri membawa pasien dari/ke rumahsakit. bisa dibayangkan betapa terguncangna saya pada saat itu.
saya masih muda, baru saja menikah, ingin segera hamil, ingin sekali kembali menjadi manusia yang produkif, ingin sekali kembali ke kehidupan sosial. bukan terkurung menjauh dari semuanya, dari keluarga dari tempat kerja.. bukan dijauhi seperti halnya sumber penyakit menular.. sedih..

alhamdulillah seminggu kemudian kondisi saya sudah mulai pulih, nafsu makan saya sudah mulai kembali walaupun lidah saya belum bisa merasakan rasa apapun, tapi saya harus tetap makan. minum berbagai obat dan vitamin yang jumlahnya juga tidak sedikit. indra penciuman saya juga belum pulih, namun saya sudah bisa bangun bergerak aktif, berjalan kaki keluar rumah (tentu saja dengan menjaga jarak), dan berjemur untuk meningkatkan imun..

tidak terasa, tanggal menunjukan 7 juli 2021.. kondisi saya sudah mulai sembuh. tetapi seminggu karantina mandiri memunculkan gejala aneh lagi. jantung saya sering berdegup kencang, perut tidak nyaman seperti kram, bagian ketiak kanan-kiri terasa sakit juga payudara saya terasa bengkak. saya baru sadar seminggu pula meninggalkan tanggal menstruasi saya yang terakhir. saya belum merasa ge'er kalau saya ini hamil, karena dari dulu siklus menstruasi saya selalu telat seminggu dari tanggal HPHT, yaitu siklusnya 37 hari.. dan  besoknya sehari, dua hari kemudian saya baru merasa heran. kenapa saya belum menstruasi juga ya? kegalauan kembali terjadi karena saya ingin pergi ke apotik untuk membeli tespek, namun sadar diri karena masih dalam pengawasan karantina mandiri.. penasaran ingin melihat hasilnya, namun terkendala keterbatasan pula..

diam-diam saya berhasil mendapatkan beberapa tespek dari berbagai merk, dengan cara tertentu hehe
dan hasilnya menunjukan garis dua. saya coba lagi dengan merk tespek lain ada yang hasilnya masih samar, terkahir saya coba lagi dengan merk lainnya lagi hasilnya sudah sangat-sangat jelas garis dua. what??
hasil tespek dari sebelum menikah, sebelum terlambat haid, dan selama karantina mandiri
berhasil. sebulan kemudian setelah menikah, saya sudah tidak mengalami menstruasi, namun langsung positif hamil. alhamdulillah.. saya langsung memberi tahu keluarga dan disambut rasa syukur yang amat sangat membahagiakan, terutama Mama yang terlihat sangat excited akan segera mendapatkan cucu pertama. Mama sampai mengucapkan Alhamdulillah beberapa kali karena merasa doa-doanya terkabul karena menginginkan saya segera memiliki keturunan yang bahkan saya mendapatkannya tanpa harus menunggu lama. terharu...

ada beberapa yang bilang mungkin saya bukan tertular virus Corona, tapi karena merasakan gejala hamil. bahkan ibu bidan juga bilang, waktu saya karantina mandiri sebenarnya sudah memasuki masa-masa hamil, namun belum bisa di deteksi menggunakan tespek karena hormon HCG dalam urine belum terlalu banyak karena kandungan masih sangat kecil. but it's not completly true, either.. this is my body and i can tell the different!

Gejala covid-19 yang saya alami:
- anosmia (kehilangan indra penciuman & perasa) 
- demam berhari-hari
- pucat
- tenggorokan sakit
- keringat dingin
- mudah lelah
- nafas pendek.

Gejala kehamilan yang saya alami: 
- perut kram seperti PMS (peningkatan hormon menyebabkan kontraksi rahim. rahim mengalami pembesaran guna mempersiapkan rumah untuk janin, sehingga menyebabkan ligamen dan otot yang menopang rahim menjadi menegang)
- payudara sakit/bengkak (karena perubahan hormon menyebabkan meningkatnya aliran darah dan jaringan payudara, rasa sakitnya sama seperti bengkak saat PMS, kesenggol saja sakit sampai tidak sanggup rasanya mengenakan bra haha)
- ketiak kanan-kiri terasa sakit (rasa sakit di area ketiak berhubungan langsung dengan payudara yang kian nyeri. pembengkakan terjadi karena jaringan kelenjar susu yang berada dekat ketiak mulai mengisyaratkan fungsinya untuk mempersiapkan produsi ASI nantinya)
- Jantung berdegup kencang (disebabkan oleh peningkatan volume darah saat hamil, pasokan darah yang dibawa lebih dari biasanya, darah yang berlebih ini digunakan untuk membawa oksigen yang cukup si calon bayi)
- keluar flek coklat sedikit (pendarahan implantasi, proses kematangan antara sel telur & sel sperma. proses ini terjadi antara sekitar 7-14 hari setelah berhubungan seksual. saya bahkan sebelumnya tidak mengerti jika sebelum hamil akan ada pendarahan sedikit, sebagai tanda berhasilnya pembuahan di rahim. dan mengira kalau flek yang keluar merupakan darah haid, yang saya ceritakan di atas kejadian 2 minggu setelah menikah)
- pusing (penyebab pusing saat hamil karena perubahan hormon dan peningkatan volume darah menyebabkan melebarnya pembuluh darah pula)

dan jika ada lagi yang bilang saya bukan terkena gejala Corona, tapi karena hamil. No... saya akan jawab, saya mengalami keduanya! and Corona is real! hehe selesai karantina mandiri, tanggal 15 juli 2021 saya berangkat kerja seperti biasa dan ke klinik perusahaan dulu untuk swab ulang sebelum berinteraksi dengan teman kerja, dan hasilnya sudah Non Reaktif. Alhamdulilah..

hasil antigen non reactive/negativ covid-19 di klinik perusahaan
Dear God. Thank you.
terimakasih sudah memberikan saya umur yang panjang, kesehatan yang baik dan juga cepat di berikan kepercayaan untuk memiliki keturunan. terimakasih juga untuk keluarga saya yang senantiasa mendukung secara fisik dan mental, saya menjadi tidak down sehingga proses healing menjadi sangat cepat. terimakasih Mama yang senantiasa never give up on me. and i feel truly loved! walaupun saya sering sebal karena dipaksa makan disaat tidak ada nafsu makan sama sekali karena lidah tidak bisa merasakan apapun. hehe terimakasih suamiku.

Thank you, Life!

kemudian saya flasback lagi, mengenang kejadian-kejadian sebelum saya dinyatakan positif hamil, menghitung usia kehamilan berdasarkan HPHT (hari pertama haid terakhir) maka tanggal 27 juni 2021 ketika saya berlibur ke pantai bersama keluarga maka saat itu sebenarnya saya sudah hamil dengan usia kandungan 4 minggu, namun saya belum menyadarinya... jadi saya anggap ini merupakan foto maternity pertama..




Share
Tweet
Pin
Share
No comments
buku nikah kami :)

saya sampai lupa, kalau saya ingin sekali membagikan moment pernikahan saya disini dengan segala pernak pernik-nya, i'm so excited to write this because this is one of my favorite thing to share. 

1. Undangan by Sacha Cell

rasanya mepet sekali mempersiapkan ini, karena saya memesan seminggu sebelum hari H, tidak terfikirkan untuk membuat undangan spesial, banyak desain online yang bagus dengan harga yang lebih terjangkau namun waktunya sudah terlalu mepet karena kebanyakan pre-order online dengan keterangan pengerjaan memakan waktu 15 hari-an.. so, saya ke counter terdekat yang memang langganan membuat undangan. harganya Rp. 3000,- sudah termasuk plastik wadah dan stiker nama. jadinya cukup singkat hanya dua hari dicetak. meskipun buru-buru namun saya tidak mau sembarangan memilih desain, saya cukup lama memilih katalog karena meskipun hanya undangan namun saya ingin benar-benar yang saya suka sekali dari desain, warna dan font-nya.. dan saya memilih ini, warna tosca, bergambar bunga bernuansa vintage, dan font berstyle italics.

2. Souvenir by totebag_id di Shopee

berbeda dengan undangan, kalau ini saya memang benar-benar memikirkan dari jauh-jauh hari nanti kalau menikah ingin kasih souvenir seperti apa, saya tidak mau sembarangan pesan asal jadi seperti sisir, centong, sendok garpu dll.. tapi saya ingin sesuatu berdesain custom nama, bermanfaat, berkesan (menurut saya) tapi dengan harga yang murah meriah. saya pilih Souvenir Pouch dari totebag_id harganya Rp. 2800,- sd Rp 2060,- per-pcs.. saya pesan ada 3 motif tapi lupa tidak sempat di foto, hanya tinggal satu motif yang saya simpan untuk kenang-kenangan.. saya pesan 2 bulan sebelum hari H. cukup lama pengerjaanya karena terkendala libur panjang puasa dan lebaran idul fitri dan sempat bikin ketar-ketir karena takut tidak tepat waktu. namun Alhamdulillah seller-nya komunikatif dan ternyata sampai H-10.


3. stiker bulat ucapan by Dextonprint di shopee
stiker bulat dengan ucapan 'mohon doa restu Suci & Riyanto 5 juni 2021' mungkin heran ya stiker buat apaan. namun saya punya ide untuk menempelkan stiker ini di paperbag snack dan souvenir.. karena paperbag yang saya pesan tidak bercustom (pesan mepet, jadi saya punya ide untuk menempel stiker)
saya pesan di Dextonprint di Shopee, waktu pengerjaan 2 hari saja. harga perpack-nya Rp. 29.000,- isi 60 bulatan. lagi lagi saya memilih desain warna bernuansa vintage dengan motif bunga :)

4. Paper bag by navart.co.id di Shopee
saya pesan paperbag di navart.co.id di shopee dengan harga Rp. 799,- per pcs untuk ukuran (20x25x9) ukuran yang cukup untuk snack, minuman dan souvenir.. yang saya sayagkan pengirimannya cukup lama, sekitar seminggu. huh. jadi packing snack-nya H-2 karena menunggu paperbag datang.

5. Make Up dan Wardrop by Oemah Manten Clarissa
jujur cukup puas dengan hasil riasan ini, karena sang perias juga baik banget bisa menyesuaikan selera client-nya berdasarkan kepribadiannya, tanpa memaksakan kehendak apa-apa yang menurutnya bagus atau sedang trend.. karena saya memang dari dulu semenjak memutuskan mau menikah sudah bertekad tidak mau di paksa. tidak mau dirias dengan make-up bold, ingin sekali dirias dengan make-up nude, tapi tidak terlihat pucat dan wajah saya jadi terlihat soft..
untuk gaun sendiri saya memilih yang bermodel A-line dengan crop top jadi tidak terlihat gemuk untuk yang berukuran plus size seperti saya hihihi

6. Decor by Pick Art Decoration
saya benci dengan warna Gold, lebih suka dengan warna white/silver karena lebih terkesan minimalis and romantic. juga everlasting dipandang.. begitu disuruh memilih pelaminan saya memilih kursi white/silver dengan background daun-daun hijau dan bunga-bunga warna soft.

7. Photo by JM Photo

memilih fotografer juga penting, bahkan penting sekali. karena saya juga memutuskan TIDAK MAU di foto sama fotografer jadul #ups.. maksud saya jadul itu seperti asal foto, pose-pose jadul, editing jadul, hasil cetakan dengan terlalu banyak frame dan editing background yang tidak penting hehe 
jadi saya pilih upload-an hasil foto di perias, dan pilih JM photo, dengan filter masa kini, foto yang candid dan mas-mas nya juga mengarahkan gaya dengan sopan tanpa pegang-pegang pengantin.

8. Ronce melati by Affan irawan
cantik bukan...
9. Henna by Navi Henna
bersyukur karena dapat free henna 2 hari, yang seharusnya hanya sehari. dan saya suka hena putih, gampang dihapus. tidak seperti henna coklat yang memang saya tidak mau karena susah hilang dan tidak match dengan skin tone :)

sebenarnya ada satu lagi, yaitu Camela Musik. band musik penghibur resepsi pernikahan saya, namun tidak sempat terfoto.. saya amat sangat bersyukur karena semuanya berjalan dengan lancar meskipun persiapan ala kadarnya, dan terimakasih dengan semua pihak yang telah mendukung, membantu kelancaran perikahan kami. serta keluarga dan teman yang datang menghadiri.. :)








Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Total Pageviews

About Me

About Me
29. I can express myself a lot better through writing than I can through talking. I enjoy writing and I like to think I am good at it. and i just want to be better thinker.

Comments

Follow Me

  • facebook
  • instagram
  • youtube

recent posts

My favorite blog

  • Soul Side Journey
    Year 11
    6 hari yang lalu
  • BlueStellar's Blog
  • Mommy Diary ®
  • SMOONSTYLE
  • Life Is An Absurd Journey
  • menariberdua
  • lil' thoughts with jen
  • The Birds Papaya
  • gracemelia.com | Parenting Blogger Indonesia
  • The Arsalan Family Journal
  • Diary of an Honest Mom
Perlihatkan 10 Perlihatkan Semua

Label

About Time (4) Alessia Cara (2) art (6) Ask Me Anything (1) Aurora (1) Avril Lavigne (6) beauty (9) Beyonce (1) Birdy (2) Book (6) breastfeeding (4) Bullet Journal (1) Catatan Pribadi (12) Chasing Liberty (1) Chris Jones (1) Christina Perri (10) classmates (2) Demi Lovato (6) Dubai (2) Easy A (1) Elle King (3) Emma Stone (1) Epica (2) Fall Out Boys (1) family (11) fashion (2) First Aid Kit (1) Florence And The Machine (1) friends (13) gardening (1) hangout (13) Healt (2) Human Of New York (1) Iggy Azalea (2) Instagram (7) introvert (16) JOGJAKARTA (1) John Mayer (2) journey of motherhood (13) Keltie Knight (4) kuliner (1) Lana Del Rey (8) Lesson learned (21) Lorde (5) love love love (48) LoveStrong Tour (2) lyric (10) Make Up (2) Matthew Godde (1) Matthew Goode (2) Movie (24) MPASI (1) Muneca Brave (1) Music (47) my pregnancy journey (10) my story and my world (117) Natalia Oreiro (2) naura (5) Once Upon A time in Strorybrooke (5) Orange Is The New Black (1) parenting (2) photography (32) Pieces of my heart (83) plants (2) Playlist (22) quotes (30) Regina Spektor (3) review (12) Sam Smith (2) sampaikan ilmu walaupun satu ayat (2) see who i am (11) Sharon Den Adel (5) Sia (2) Simone Simons (2) sinopsis (12) skin care (2) Stoker (1) Taylor Swift (5) Telenovela (1) The Clique (1) The Lookout (1) The Notebook (1) The Ting Tings (1) traveling (22) Tv series (8) Under The Tuscan Sun (1) Within Temptation (6) work (22)

Blog Archive

  • September 2024 (1)
  • Juli 2024 (1)
  • Februari 2024 (1)
  • Mei 2023 (1)
  • Oktober 2022 (3)
  • September 2022 (4)
  • November 2021 (5)
  • Agustus 2021 (1)
  • Mei 2021 (4)
  • Februari 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (5)
  • Desember 2019 (2)
  • Februari 2019 (12)
  • Januari 2019 (8)
  • Desember 2018 (2)
  • Mei 2018 (1)
  • Agustus 2017 (2)
  • April 2017 (1)
  • Maret 2017 (9)
  • Februari 2017 (1)
  • September 2016 (2)
  • Juni 2016 (2)
  • Februari 2016 (5)
  • Januari 2016 (3)
  • Desember 2015 (10)
  • November 2015 (4)
  • Oktober 2015 (9)
  • September 2015 (2)
  • Agustus 2015 (2)
  • Juli 2015 (2)
  • Juni 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • April 2015 (4)
  • Maret 2015 (2)
  • Januari 2015 (2)
  • November 2014 (3)
  • Oktober 2014 (7)
  • September 2014 (4)
  • Maret 2014 (5)
  • Februari 2014 (6)
  • Januari 2014 (10)
  • Desember 2013 (7)
  • November 2013 (3)
  • Oktober 2013 (4)
  • September 2013 (6)
  • Agustus 2013 (3)
  • Juli 2013 (2)
  • Juni 2013 (9)
  • Mei 2013 (5)
  • April 2013 (8)
  • Maret 2013 (19)
  • Februari 2013 (5)
  • Januari 2013 (3)
  • Desember 2012 (3)
  • November 2012 (3)

Created with by ThemeXpose