• Home
  • About Me
  • Menu
    • Music
    • Chit-Chat
    • Potography
facebook twitter instagram Email

Canvas Of Life

maybe this is what you need to find your inner bad ass.. "the solitary prowess of a silent life"


sebenernya saya sudah lama sekali menonton film ini, namun hal yang membuat saya ingin mengulasnya karena saya baru saja menontonnya lagi dan film ini benar-benar membuat saya terkesan. berawal dari beberapa tahun yang lalu sedang ramai film Fifty Shade of Grey, film drama romantis yang di angkat dari novel erotis yang begitu viral. namun sebagai penggemar novel-novel serupa, menurut saya filmnya sungguh mengecewakan.

awalnya saya googling, ingin sekali menonton film yang di angkat dari novel serupa, namun yang benar-benar bagus, dan pilihan saya ada di Lady Chatterley's Lover (1981). film ini menceritakan tentang Connie, seorang wanita dari keluarga kaya yang dibesarkan dengan pendidikan tinggi dan pergaulan modern di Inggris kala itu, Connie menikah dengan Clifford Chatterley, seorang bangsawan pemilik tambang batubara. gelar Lady Chatterley didapatkan Connie setelah menikah dengan Clifford.
Clifford mengenyam pendidikan tinggi hingga ke Cambridge dan berdinas sebagai tentara saat Perang Dunia I meletus. Malang nya setelah perang usai Clifford harus pulang dalam keadaan lumpuh. Dan mulailah Clifford menjalani hari-harinya bersama Connie di rumah besarnya di Wragby di sebagai seorang penulis. Pasca kelumpuhannya Cliford menjadi pribadi yang terluka. Ia harus terus berada diatas kursi roda mekanis yang bisa bergerak sendiri dengan menekan tombol-tombolnya. Clifford senantiasa sendirian. Setelah dua tahun di Wragby dan menjalani hidup pengabdian pada suaminya, Connie merasa hidupnya bersama Clifford tidaklah bahagia. Walau hidup berkecukupan dan menikah dengan seorang bangsawan, ia tetap tidak bahagia dan merasa belum mendapat pemenuhan dalam hidup. Connie tahu bahwa dirinya akan hancur. Ia telah kehilangan dunia dan vitalitas masa mudanya yang pernah dia nikmati sebelum dia menikah.

Keterasingan, kesepian, bosan, hampa, dan perasaan tertindas oleh sikap patriakhi suaminya membuat Connie tak bergairah dan mengalami kegelisahan yang semakin hari semakin memuncak. Ketika gelisah datang, ia berlari melintasi taman dan meninggalkan Clifford. Lari dari semua orang menuju hutan, tempat ia bisa melupakan semua kegelisahannya.

Dalam hutan itulah Connie bertemu dengan Oliver Mellors si penjaga hutan yang merupakan pegawai Clifford. si penjaga hutan tersebut juga merupakan seorang pria kesepian yang sudah lama sekali di tinggal pergi istrinya karena kemiskinan. Berawal dari ketika Connie ditugasi oleh Clifford untuk mengirimkan pesan pada Mellors akhirnya mereka kerap bertemu. Walau awalnya keduanya tak saling suka namun perasaan kesepian yang sama-sama mereka alami membuat mereka lambat laun saling mencintai dan membutuhkan. Bersama si penjaga hutan itulah akhirnya Connie menemukan kehangatan dan keteduhan batinnya.

Connie terperangkah di antara dua pria. Pada Clifford ia tetap melaksanakan kewajibannya sebagai istri, namun ia juga tetap menjalin hubungan gelapnya dengan Mellors di hutan. Hubungan mereka berlanjut dengan berbagai aktifitas seks di pondok di tengah hutan di tempat kediaman Mellors, mereka juga melakukannya di bawah pohon, bertelanjang di tengah hutan dan di naungi hujan hingga akhirnya Connie hamil. Bisa dibayangkan bagaimana sikap suaminya jika kelak mengetahui bahwa dirinya hamil karena perselingkuhannya dengan lelaki kelas bawah yang notabene pegawainya sendiri. Namun Connie tidak takut, ia memang menghendaki anak dan kehamilannya ini dijadikannya alasan bagi dirinya untuk meminta cerai dari Clifford dan hidup bersama Mellors. selesai.

review : yang membuat saya suka dari film ini, selain ceritanya bagus. adegan panasnya bukan hanya sekedar menampilkan adegan romantis tanpa makna. tapi chemisty nya antara pemeran Oliver Mellor & Connie dapat sekali feel-nya. jadi membuat saya bersimpati terhadap Connie, walaupun perselingkuhannya dengan Mellors merupakan sebuah kesalahan namun hubungan antara Connie dan Mellors bukan hanya sekedar pemuasan nafsu mereka semata, tetapi sebagai perwujudan kelegaan atas pribadi-pribadi yang terkukung dan melahirkan ketenangan sejati bagi Connie. 

film ini banyak sekali versinya berbagai tahun. ada yang versi Perancis berjudul Lady Chatterley (2006), ada versi Tv Series-nya yang dibintangi aktor terkenal Sean Bean (Lady Chatterley - Tv mini series 1993), ada juga versi dari aktor Game of Thrones si Richard Madden (Lady Chatterley - Tv movie 2015).. saya juga sudah menonton semua versi tersebut, namun yang membuat saya benar-benar berkesan versi originalnya tahun 1981, karena menurut saya disini feel dan sensualitasnya dapet banget.


karena kesukaan saya terhadap cerita di film ini, akhirnya saya yang juga penggemar novel romance erotic mencari novel terjemahannya di e-commerce dan nemu, akhirnya saya beli hehe.. namun saya tidak membacanya sampai habis karena di novel ini banyak sekali flasa sastra yang menurut saya membingungkan dan cukup melelahkan untuk dibaca. halaman bukunya juga lumayan 586 halaman. saya tidak membacanya full hanya saja ingin tahu apa-apa yang tidak disebutkan di film. sekian.

referensi : bukuyangkubaca
Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Currenty listening "Liability by Lorde" i just love the song and been repeating all day. Remind me of my self-love and self-worth..

"Liability" sums up all of the fears about dating that most of me have occasionally had. It's not going to be rainbows and sunshine all of the time. And working hard to keep the love affair alive doesn't always guarantee that it's going to stand the test of time..

Lovers will come and go, and so picking up the pieces is something that's, unfortunately, inevitable. It's like being in love with someone who thought i was a little too much to handle, and I've totally been there like Love affair

It sounds like i been down this road more than once, and now considers myself to be a liability. Meaning — dating me is too risky. I'm going to assume that my lovers always end up leaving because of the same reason, which, in turn, makes me think that there's something wrong with me.. Like i'm not worthy and unlovable..


LORDE - LIABILITY
Baby really hurt me
Crying in the taxi
He don’t wanna know me
Says he made the big mistake of dancing in my storm
Says it was poison

So I guess I’ll go home
Into the arms of the girl that I love
The only love I haven’t screwed up
She’s so hard to please
But she’s a forest fire
I do my best to meet her demands
Play at romance, we slow dance
In the living room, but all that a stranger would see
Is one girl swaying alone
Stroking her cheek

They say, “You’re a little much for me
You’re a liability
You’re a little much for me”
So they pull back, make other plans
I understand, I’m a liability
Get you wild, make you leave
I’m a little much for
E-a-na-na-na, everyone

The truth is I am a toy
That people enjoy
‘Til all of the tricks don’t work anymore
And then they are bored of me

I know that it’s exciting
Running through the night, but
Every perfect summer’s
Eating me alive until you’re gone
Better on my own

They say, “You’re a little much for me
You’re a liability
You’re a little much for me”
So they pull back, make other plans
I understand, I’m a liability
Get you wild, make you leave
I’m a little much for
E-a-na-na-na, everyone

They’re gonna watch me
Disappear into the sun
You’re all gonna watch me
Disappear into the sun…!
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
saya sebenarnya sudah lama sekali ingin memposting ini dari awal januari, hhmm namun saya malah mem-postingnya awal februari. dan ternyata sudah sebulan lebih hanya jadi sesak-an di draft. cukup telat memang. namun tak apalah :p
seperti biasa, pengennya saya rutin membuat ulasan album-album yang benar-benar saya sukai dalam setahun ini. dan saya menulis ini juga berdasarkan pengamatan musik saya sendiri, so, urutan terbaik disini tentu saja menurut selera musik saya pribadi.

1. Anggun - Toujour Un Ailleurs

bagaimana jika berbagai macam kebudayaan di dunia ini di tuangkan dalam sebuah album? Yup. album berbahasa Perancis Anggun bisa menjawabnya. tidak seperti album sebelumnya, album ini lebih kaya kreatifitas, kaya bahasa dan kaya instumen musik yang membawa atmosfir sendiri untuk pendengar seperti di bawa perpetualang antara kecintaan Manusia terhadap sesama, terhadap Alam dan terhadap keberagaman Budaya.
Favorite Track: A Nos Enfants, Nos Vies Paralleles Ft. Florent Pagny, Il Suffit, Nee Quelque Part Ft. Angelique Kidjo, La Promess, Perfect World, Est-Ce Que Tu Viendra

2. Stars And Rabbit - Constellation
beberapa tahun terakhir saya selalu mendengarkan lagu lagu barat. namun musik Stars And Rabbit kembali membuat saya merasa menemukan lagi karya anak bangsa yang sangat layak untuk di dengar. selain musiknya, mungkin juga karena liriknya berbahasa Inggis dan sangat puitis? bisa jadi. Band / Duo Indie-Folk ini musiknya nggak mainstream. bisa saya bilang musiknya lebih ke Folk dengan alunan gitar akustik yang sederhana namun asik dan rapi, ada juga beberapa lagu yang ngpop, dan ada juga yang bernuansa Alternatif sehingga musiknya seperti membawa kesuatu moment tertentu di padukan dengan Vokal kekanak kanakan sang Vokalis yang penuh perasaan dan mengalun indah.
Favorite Track: The House, Worth It, Like It Here, Cry Little Heart, I'll Go Allong, Man Upon The Hill, Rabbit Run, Catch Me.

3. The Weeknd - Beauty Behind The Madness
The Weeknd ini salah satu musisi yang paling saya sukai di tahun 2015. Solois asal Canada yang mempunyai nama asli Abel Tesfaye ini sebenarnya bukan pendatang baru di industri musik Amerika. saya sebenarnya tahu dari lagu Sia - Elastic Heart yang menjadi Soundtrack film The Hunger Games: Catching Fire (2013) lagu tersebut juga masuk Track albumnya Sia 1000 forms of fear (2014). namun saya baru ngeh betapa bagusnya The Weeknd ini saat mendengarkan Soundtrack film Fifty Shades of Grey. dan akhirnya ia merilis album baru tahun 2015 yang membuatnya menjadi salah satu musisi yang paling digandungi di tahun 2015. Beauty behind the Madness adalah album R & B yang sangat-sangat asik. lirik-liriknya mengungkap kepribadiannya yang misterius, tentang kecanduan obat-obatan dan seks. dengan berbagai perjalanan hidupnya yang di sampaikan dengan nuansa yang lebih gelap.
Favorite Track: Prisoner feat Lana Del Rey, Dark Times feat Ed Sheeran, Losers feat Labirinth, The Hills, Can't Feel My Face, Real Life, Earned It, Angel, As You Are.
 
4. Elle King - Love Stuff
kemunculan Elle King ini sangat tepat buat saya, karena ketika telinga ini mulai capek dengerin lagu lagu pop mainstream, album ini bisa jadi solusi. Vocalnya begitu unik dan Musiknya seperti band Rock n Roll jadul, tapi dengan versi lebih pop modern dan feminim.
Elle King memberikan lagu-lagunya dengan Vocal yang unik penuh emosional yang disampaikannya dari pengalaman hidup dan hubungan cintanya. juga musik dengan nuansa yang lebih "Gelap" tentang kecanduan, perasaan hampa, kesepian, dan hilangnya harapan menjadi tema utama dari keseluruhan album
Favorite Track : Where Devil Don't Go, Under the Influence, Ex's and Oh's, Jackson, Kocaine carolina, songs of sorrow.

5. Lana Del Rey - Honeymoon
pada saat Lana mengumumkan sedang menggarap lagu lagu untuk album barunya, dirinya mengaku kalau album ini akan berbeda dengan album sebelumnya yaitu Ultaviolence (2014). dan akan lebih mirip musiknya dengan album debutnya Born To Die (2012). namun setelah di rilis, saya merasa tidak menemukan kemiripan antara Honeymoon dan Born To Die. memang Lana masih mengkonsep musik yang sama dengan ciri khasnya di album-lbumnya yang terkesan Oldies. namun dengan atmosfir yang berbeda-beda. Honeymoon seperti sebuah karya bergaya Retro dari musik Barequo pop yang sinematik yang di isi degan lapisan vocal yang membayang, sighs, whispers, dengan ciri khas vokal Lana yang terkesan Oldies dan malas-malasan namun membius.
Favorite Track : High by the beach, Don't Let me be miss understood, Freak, Honeymoon, Music to boys watch to

6. Fifty Shades Of Grey
promo film Fifty Shades of Grey sendiri gencar di promokan setahun sebelum perilisan di bioskop. dan di gadang-gadang akan menjadi film romance-erotic yang menghebohkan. namun, ekspektasi penonton sendiri malah tak seperti apa yang di hebohkan. filmnya jelek, to be honest. saya juga termasuk penonton yang kecewa haha :p
namun tidak sepenuhnya semua bagian dalam film ini mengecewakan, namun Soundtracknya. duh! sungguh di luar dugaan dan saya pikir album ini adalah album Soundtrack terbaik sepanjang 2014. awalnya beredar versi Ballad lagu Crazy in Love milik Beyonce, kemudian The Weeknd - Earned it di rilis sebagai single dengan vocal angelic Abel tesfaye yang membius dengan iringan orkestra yang megah, kemudian Ellie Goulding juga merilis lagu Love Me Like You Do, lagu pop cinta yang begitu manis. keseluruhan album ini, saya suka.
Favorite Track: Earned it, Love me like you do, I put a spell on you, Salted wound, Crazy in love (remix), Haunted, Beast of burden.


7. Pitch Perfect 2
sulit rasannya untuk tidak menyukai album ini, karena sekali dengar saja langsung begitu suka dengan lagu lagunya. begitu catchy, asik, alunan Vocal Acapela yang variatif dan menyenangkan. pada awalnya saya sempat meragukan kalau Soundtrack di film yang kedua ini tidak akan sebaik yang pertama, karena dari deretan lagu yang di cover, di medley banyak mengambil lagu lagu lama. kalau mau di badingkan antara grup Acapela The Barden Bellas dan Dash Sound Machine, saya lebih memilih Dash Sound Machine yang begitu harmoni, kompak dan menggelegar.. namun, The Barden Bellas juga cukup memukau karena lebih menonjolkan keunikan dan pembagian Vocal dari masing masing pesonel.
Favorite Track : Flaslight, Riff Off, Back To Basic, Car Show, Jump, Kennedy Center performance, Lollipop, Convention Performance, World Campionship Performance 1 & 2.


8. Sam Smith - In The Lonely Hour (Drowning Shadow Edition)
kesuksesan album In The Lonely Hour (2013) tak membuat Sam Smith puas begitu saja, walaupun album tersebut membuatnya meraih 2 Tropi Grammy Awards. tahun 2015 Sam Smith merilis ulang album In The Lonely Hour (Drowning Shadows Editions) yang menyajikan 12 lagu dengan tambahan beberapa Track lagu baru Single terbaru the Disclosure - Omen (feat Sam Smith), Lay Me Down feat John Legend, Love Is a Losing Game (Amy Winehouse Cover)

9. Adele - 25
setelah kesuksesan yang di raih dengan album sebelumnya yaitu 21 (2011) Adele sempat vakum dalam bermusik selema beberapa tahun untuk memfokuskan menggarap album barunya 25 (2015) and BOOM! albumnya benar-benar berhasil menarik perhatian pencinta musik di seluruh dunia dengan kerinduan akan karyanya. Adele di sebut-sebut berhasil menggeser kepopuleran Taylor Swift yang sedang panas-panasnya tahun 2014 hingga pertengahan 2015 lalu.
respon saya terhadap album ini? lebih emosional dan sentimental. mungkin kelewat sentimental haha. jika album 21 (2011) banyak bercerita tentang patah hati dan musiknya lebih ke Soul dan Pop R&B. maka album 25 (2015) Adele banyak bercerita tentang kenangan masa lalu dan musiknya lebih minimalis, ada yang hanya dengan iringan gitar, ada juga yang hanya dengan iringan Piano, yang mungkin dengan tujuan untuk lebih menghayati lagu dan menonjolkan kualitas vokal Adele.
Favorite Track: Hello, When We were young, Million Years Ago, River Lea, All I Ask

10. Demi Lovato Confident
"Confident" adalah sumber kecantikan pada wanita yang paling besar. Demi ingin menyampaikan kalau semua wanita di lahirkan cantik dan kita semua harus percaya diri dengan apapun karunia Tuhan. album ini, bukan hanya kedewasaan, namun kematangan Demi sendiri di dalam vokal dan bermusik saya akui semakin berkembang. sayangnya album ini hanya meraih posisi ke #2 dan gagal meraih posisi #1 di minggu pertama perilisannya.
Favorite Track : Stone Cold, Cool for the Summer, Confident, Father, Lion Heart.



11. Selena Gomez - Revival

dulu, saya tidak begitu menggemari Selena Gomez sebagai seorang musisi, memang saya akui lagu-lagu dari albumnya bersama The Scene banyak sekali yang bagus dan Catchy. namun saya baru menemukan titik ketulusan dan jiwa musiknya dalam berkarya di lagu The Heart Wants What it Wants, yang menjadi Lead single di album kompilasi For You (2014) lagunya begitu jujur menggambarkan ketidakberdayaan seorang wanita mencintai seorang Pria, yang sebenarnya pria tersebut tak layak dicintai. namun hatinya akan selalu menjadi hati yang penyayang.
kemudian Selena merilis single Good For You dengan tampilannya yang dewasa dan sensual. album Revival seperti album pembuktian Selena dalam menunjukan kedewasaan, bukan hanya sekedar kedewasaan dalam berubahan penampilan. namun juga dalam menyikapi Love-Life it self.
Favorite Track: Good for you, Same Old Love, Revival, Sober, Hand To My self, Survivor

12. Meghan Trainor - Title
Meghan Trainor merupakan musisi remaja yang banyak menyita perhatian sejak merilis lagu All About That Bass yang mempunyai makna positif untuk setiap wanita agar meningkatkan kepercayaan diri dan semakin mencintai diri sendiri, dengan bentuk tubuh apapun yang di miliki setiap wanita. saya kira Meghan hanya akan menjadi One Hit Wonder yang lagunya hanya di kenal satu dan kariernya akan memudar begitu saja. but hey! Meghan ternyata musisi muda berbakat dalam menulis lagu yang catchy di padukan kepiawaian multi instument-nya dengan kualitas vocalnya yang renyah.
Favorite Track: All about that bass, Like i'm gonna lose you feat John Legend, Dear future husband, Lips are moving, Title

13. Finding Neverland (Songs from the Broadway Musical)
awal saya mengetahui album ini dari Christina Perri yang mengabarkan kalau dirinya bergabung album kompilasi Finding Neverland dan mengisi lagu All That Matters. dan ternyata album cukup meyakinkan untuk di dengar karena di isi dengan banyak deretan penyanyi kelas atas dengan berbagai lagu lagu yang indah.
Favorite Track: Christina Perri - All that matters, Christina Aguilera - Anywhere but here, Ellie Goulding - When your feet don't touch the ground, John Legend - My imagination.

14. Florence and The Machine - How Big, How Blue, How Beautiful
Florence and the Machine akan selalu menjadi salah satu musisi yang punya karakteristik bermusik dan punya tempat tersendiri di hati penggemarnya. meskipun album ini terbilang berbeda dengan album debutnya Lungs (2009) dan Ceremonials (2011) namun alunan musik Baroque pop yang mereka sajikan tidak mengurangi karakteristik mereka dari album-album sebelumnya. dan saya rasa comeback mereka berhasil dan akan menjaga eksistenti karier mereka di masa depan.
Favorite Track: What Kind Of Man, Ship To Wreck, Queen of Peace, Delilah

15. Furious 7
saya jarang menyukai album Hip Hop. mungkin album Hip Hop terakhir yang benar-benar saya sukai adalah The New Classic milik Iggy Azalea. hingar bingar kepopuleran film Furious 7 juga melambungkan lead single-nya Wiz Khalifa feat Charlie Puth - See You again yang begitu sangat booming. saat saya usai menonton film-nya dan masuk di credit kemudian lagu Go Hard and Go Home feat Iggy Azalea di perdengarkan dan mungkin itu juga yang membuat saya tertarik untuk mendengarkan keseluruhan album ini.
Favorite Track: See you again, Go hard and go home

16. Ryan Adams - 1989
Ryan Adams merilis ulang dan mengcover keseluruhan album 1989 milik Taylor swift dan di aransement ke musik yang lebih ke Alternative country / Rock. ada yang menilai positif namun ada juga penggemar Taylor swift yang menilai negatif dan menyuruh Ryan untuk memulai karier bermusiknya sendiri dari pada harus membuntut karya orang lain. LOL!
dan menurut saya album ini cukup menarik, namun yang membuat saya tidak begitu nyaman karena Taylor swift sendiri di kenal dengan penulis lagu handal dengan sifat dan pemikiran idealis feminim-nya. namun agak aneh juga saat lagu-lagunya dinyanyikan seorang pria. hehe
Favorite Track: Welcome to new york, Style, Wildest dream, clean, black space, Shake it off

17. Sara Bareilles - What's Inside: Songs From Waitress
awal saya mengetahui lagu "She Used to be Mine" yang menjadi daya tarik di album ini berasal dari instagramnya John Mayer yang meng-upload cover album tersebut dengan caption yang intinya ia sedang menyukai dan amat terobsesi dengan lagu tersebut. begitu dalam penghayatan untuk sebuah lagu Ballad tentang kehidupan seorang pelayan dengan komposisi musik yang pas. dulu saya tidak begitu mengenal dan menyukai Sara Bareilles namun lagu "She Used To Be Mine" tersebut membuat saya langsung jatuh cinta saat pertama kali mendengarkannya.
Favorite Track: She Used To Be Mine, Bad idea feat Jason Mraz, You Matter to me feat Jason Mraz
 
18. Alessia Cara - Know-It-All
jika lagu Royals milik Lorde menceritakan tentang remaja yang merasa terisolasi dengan berbagai matrelisme dalam budaya pop, dan memandang kehidupan dengan caranya dan imajinasinya sendiri. maka Here milik Allesia Cara menceritakan tentang ketidaksukaan seorang remaja mengikuti gaya hidup bebas, dan muak dengan lagu-lagu pop yang tidak mempunyai makna, kebanyakan hanya bernuansa pesta dan mabuk. dan tentu saja dua lagu tersebut menceritakan tentang pemikiran seorang introvert. saya suka sekali. Allesia cara seperti remaja penerus Lorde dengan lagu-lagu yang punya isi dan lirik yang cerdas.
Favorite Track: Here, Wild Thing, Outlaw, Seventeen
 
29. Jewel - Picking Up The Pieces
Jewel mengaku saat menggarap album ini, ia lebih memfokuskan untuk melupakan industri musik yang ia geluti sepanjang karier-nya yang mementingkan mengikuti selera pasar. dan Jewel lebih memfokuskan untuk menulis lagu yang mempunyai makna dan kembali ke dasar musik yang ia kuasai dan paling dekat dengan jiwa bermusiknya. mungkin ini adalah karya paling personal yang Jewel rilis dikarenakan ia menulis dan memproduseri sendiri semua track di album ini.
Favorite Track: My Father's Daugher feat Dolly Parton, A boy need a bike, Family tree, his pleasure is my pain


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
yang saya sukai dari album "1989" milik Taylor Swift adalah, bagaimana liriknya menggambarkan perubahan dan kedewasaan Taylor dalam menyikapi sebuah hubungan.

banyak sekali lagu-lagu di album sebelumnya menggambarkan tentang sikap optimistik dan pandangan idealis Taylor dalam menjalani sebuah hubungan, atau juga beberapa lagu-lagu yang memposisikan dirinya sebagai korban dari hubungan yang gagal.

dan salah satu lagu favorite saya di album "1989" adalah "Wildest Dream" secara lirik, saya suka banget. menggambarkan sebuah hubungan yang Taylor pun sadari itu tidak akan bertahan lama.. namun, walaupun tak bertahan lama bukan berarti hubungan itu tak layak dan tak berarti. namun Taylor menyadari hubungan yang singkat tersebut membekas dalam kenangan dan punya tempat spesial tersendiri di hati.

"That's actually a really good example of the way I go into relationships now. If I meet someone who I feel I have a connection with, the first thought I have is: 'When this ends, I hope it ends well. I hope you remember me well.' Which is not anything close to the way I used to think about relationships. It's that realization that it's the anomaly if something works out; it's not a given." - Taylor Swift About Wildest Dream

ketika saya mendengarkan lagunya sih pada awalnya biasa saja, waktu nonton video klipnya juga. namun saat saya menonton perform Taylor Swift pada saat di Grammy Museum, dengan hanya dengan iringan electric guitar.. saya merasa kalau Taylor benar benar menyanyikannya dengan hati dan langsung menyentuh hati saya yang paling dalam #halah


 
 
He said, "Let's get out of this town,
Drive out of the city, away from the crowds."
I thought heaven can't help me now.
Nothing lasts forever, but this is gonna take me down

He's so tall and handsome as hell
He's so bad but he does it so well
I can see the end as it begins
My one condition is

Say you'll remember me
Standing in a nice dress,
Staring at the sunset, babe
Red lips and rosy cheeks
Say you'll see me again
Even if it's just in your
Wildest dreams, ah-ha ohh,
Wildest dreams, ah-ha ohh.

I said, "No one has to know what we do, "
His hands are in my hair, his clothes are in my room
And his voice is a familiar sound,
Nothing lasts forever but this is getting good now

He's so tall and handsome as hell
He's so bad but he does it so well
And when we've had our very last kiss
My last request it is

Say you'll remember me
Standing in a nice dress,
Staring at the sunset, babe
Red lips and rosy cheeks
Say you'll see me again
Even if it's just in your
Wildest dreams, ah-ha ohh,
Wildest dreams, ah-ha ohh.

You see me in hindsight
Tangled up with you all night
Burning it down
Someday when you leave me
I bet these memories
Follow you around

You'll see me in hindsight
Tangled up with you all night
Burning it down
Someday when you leave me
I bet these memories
Follow you around

Say you'll remember me
Standing in a nice dress,
Staring at the sunset, babe
Red lips and rosy cheeks
Say you'll see me again
Even if it's just pretend

Say you'll remember me
Standing in a nice dress,
Staring at the sunset, babe
Red lips and rosy cheeks
Say you'll see me again
Even if it's just in your (just pretend, just pretend)
Wildest dreams, ah-ha ohh
In your wildest dreams, ah-ha ohh
(Even if it's just in your wildest dreams) ah-ha
In your wildest dreams, ah-ha. 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
inspirasi nama blog saya berasal dari salah satu Track di album Epica - The Quantum Egnima (2014) yang juga menjadi lagu favorite saya si album tersebut. saya membuat blog ini sejak tahun 2012, dan memberi nama "Melodic sky" hahaha mungkin terdengar bodoh, selain bingung mau memberi nama apa, juga pada saat itu suka sekali dengan yang berbau alam. entah langit dan awan. bahkan saya juga sering memotret hal hal tersebut. kemudian pada saat album Epica - The Quantum Egnima di rilis tahun 2014, saya memutuskan untuk mengganti nama blog saya dengan "Canvas of Life"
lagu "Canvas of Life" mempunyai makna tentang Circle of life atau perputaran kehidupan, metamorfosa kehidupan atau bisa jadi sebuah proses kehidupan yang akan terus berganti dan berevolusi seperti kelahiran dan kematian yang akan membawa seseorang kembali pada sang pencipta yaitu Si Pengendali kanvas dalam kehidupan
lagu ini di tulis sang vokalis Simone Simons untuk mengenang Bibinya yang meninggal. lagu Ballad yang paling intens dari keseluruhan album. jika Track sebelumnya di penuhi dengan musik Metal yang menghentak, lagu ini seperti menonjolkan antara kolaborasi akustik yang manis antara Simone Simons sang Vokalis dengan Issac sang gitaris membawakan lagu Balada yang membuat pendengar merasa tenang dan melamun. namun dalam pertengahan lagu iringan gitar akustik berubah dengan di tambahkan beberapa instumen musik lainnya menjadi music Soft Rock.



 

A thousand signs declined
That traveled through light
Translate this mystery
That covered my eyes
Accept approaching fear
And courage appears
Death is a certainty
It's growing near
Letting go is fateful

uniting broken rhymes
That visions divide
Painting my memories
That colored my life
Somewhere safe and sheltered
Saved forever

Stuck in the light of day
Waiting for answers
A seed that grew into branches
Another page has turned, ending a letter
Come on home and return to the canvas of life

Shapes and boundaries
Will not disappear
Detangle the misery
And enter new spheres

Facing right and wrong
While waiting for life
Can't change this destiny
The curtain's c lose by
While your leaves descended
Earth starts to unfold

Stuck in the light of day
Waiting for answers
A seed that grew into branches
Another page has turned, ending a letter
Come on home and return to the canvas of life

You're falling down
While my fortune's alive
We're safe and sound on the ground
Turned to found new memories
The stains come alive where the paint has gone dry
You float above looking down reaching out to me
Depicting a beautiful scene that shapes divinity

Stuck in the light of day
Waiting for answers
A seed that grew into branches
Another page has turned, ending a letter

I'll come home
I'm in the light of day
Questions were answered
A new life's arms are extending
The final page has turned, sending the letter
Come on home
And I'll sing you the song that has painted your canvas of life
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Elle King  is my new favorite Rocker! awal saya mengenal lagu lagunya sejak saya suka ngcek chart itunes USA dan lagu ex's and oh's selalu betah bertengger disana. so, saya jadi penasaran. saya langsung menyukai lagu Ex's and Oh's saat pertama kali di dengarkan. saya bilang musik dan suara Elle King ini Fresh banget di tengah lagu lagu pop Mainstream. kemudian saya langsung dengerin albumnya.

kemunculan Elle King ini sangat tepat buat saya, karena ketika telinga ini mulai capek dengerin lagu lagu pop mainstream, album ini bisa jadi solusi. Vocalnya begitu unik dan Musiknya seperti band Rock n Roll jadul, tapi dengan versi lebih pop modern dan feminim.
Elle King memberikan lagu-lagunya dengan Vocal yang unik penuh emosional yang disampaikannya dari pengalaman hidup dan hubungan cintanya. juga musik dengan nuansa yang lebih "Gelap" tentang kecanduan, perasaan hampa, kesepian, dan hilangnya harapan menjadi tema utama dari keseluruhan album. album "Love Stuff" juga menunjukkan sisi sinis dari Elle king ketika ia bernyanyi "Ex's and Oh's" tentang bagaimana memperlakukan beberapa pria, seperti saat mereka memperlakukan wanita.

Elle king sendiri banyak di bandingkan dengan Janis Joplin atau Amy Winehouse. tapi tetap saja Elle King punya karakter sendiri karena antara lirik dan musiknya sendiri lebih bernuansa lebih Dark.
 
 1. Where Devil Don't Go
album "Love Stuff" di buka dengan "Where Devil Don't Go" yang seperti menceritakan tentang seorang Rocker yang pergi ke sebuah tempat yang di anggap paling seram ketika dunia menjadi lebih dingin dan kejam.. “It’s a mean world that I’ve known. Never got no good doing what I’m told.”
saya pernah membaca ulasan interview Elle King kenapa Dia suka menulis lagu tentang Devil ini berdasarkan kehidupannya dari keluarga Christian religius, bahkan ibunya pun tidak pernah memakai celana Jeans. sangat berbeda dengan kepribadian Elle king yang sangat suka bebas berekspresi.

2. Ex's and Oh's
seperti yang saya katakan di awal, bahkan Video Klipnya juga sudah relate dengan dengan makna lagunya. tentang bagaimana memperlakukan seorang pria, seperti saat mereka memperlakukan wanita. Elle King sendiri seperti mempunyai beberapa List cowok yang Dia ingin "kerjain" tanpa berfikir dua kali.
lagu ini juga membuat Elle King sukses mendapatkan 2 nominasi di Grammy Awards 2016 dari karegori"Best Rock Performance" dan "Best Rock Song"

3. America's Sweetheart
di lagu ini Elle King berusaha menjadi blak blak an tentang jati dirinya, Dia merasa, Dia bukanlah America's Sweetheart karena dirinya suka mabuk, memakai sepatu Boots dan Bad Tattoos. itu bisa dilihat dari latar belakang keluarganya yang ayahnya merupakan seorang aktor dan ibunya seorang model cantik dengan badan yang proposional. Elle King sendiri selalu mempunyai masalah berat badan, tapi Dia selalu percaya diri karena motivasi ibunya. "I really struggled with my weight and my appearance and my confidence, but my mom always told me I was beautiful"

4. I Told You I Was Mean
lagu ini seperti kelanjutan dari lagu "Ex's and Oh's" yang menunjukkan rasa bersalahnya bagi Pria Pria yang Dia kerjai dan manfaatkan saat dirinya merasa kesepian. namun dalam pembelaannya, Dia merasa kalau apa yang telah di perbuat adalah hal yang adil.
“I lied to you. I never cried for you. I swear that I tried to, but I had better things to do.”

5. Under The Influence
Elle king seperti menceritakan rasa tak berdayanya dari sesuatu hal yang sedang Dia "Candui". lagu ini merupakan lagu favorite saya yang akhirnya akan di jadikan single kedua setelah "Ex's and Oh's" yay!

6. Last Damn Night
lagu Rock yang bernuansa Blues tentang reckless self-destruction.

7. Kocaine Karolina 
lagu ini seperti "Lullaby" yang menghantui perasaan. musik Elle King juga tak hanya Alternative Rock saja namun album ini juga lebih variatif dengan sentuhan musik Country dari keahlian Elle King memainkan alat musik Banjo. saya suka sekali lagu ini karena lagunya terdengar Nostalgic membawa suasana seperti sedang pulang kampung dengan naik kereta sambil menikmati pemandangan dan melihat orang orang beraktifitas di sawah sawah.

8. Song Of Sorrow
lagu hampir mirip dengan "Kokaine Karolina" yang menyisipi alunan alat musik Banjo. yang bercerita tentang rasa kesepian dari seorang wanita di tempat asing yang mencari jati diri, namun merasa bingung dan putus asa karena tidak tahu kemana arah dan tujuan hidupnya.

9. Ain't Gonna Drown
lagu tentang kesepian

10. Jackson
sama seperti halnya "Ain't Gonna Drown" yang juga menceritakan tentang kesepian

11. Make You Smile
lagu Ballad yang manis, seperti judulnya yang juga membuat tersenyum. Vokal Elle King juga melembut seperti hanya telah menemukan "a Man so Dear"

12. See You Again
lagu Ballad akustik yang lembut tentang seorang wanita menghadapi perpisahan dari pria yang dicintainya. dan berharap mereka bisa bertemu lagi untuk menghabiskan malam bersama.

 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
 
sebenarnya saya sudah lama ingin bercerita tentang ini, dan sudah lama postingan ini tersimpan di draft. sepertinya saya tidak akan pernah bosan untuk membicarakan tentang Christina Perri, musisi yang paling dekat di hati saya. saya tidak membicarakan tentang seorang kegilaan fans terhadap idolanya yang memandang Christina perri sebagai seorang wanita, yang cantik, berbakat dan lain lain..
tapi yang saya maksudkan adalah karyanya, musiknya, vokalnya, terutama hal yang paling penting adalah setiap bait lirik lagunya yang sudah banyak menginspirasi. karena mungkin buat saya lagu lagunya sudah banyak membuat saya melalui banyak hal. Christina perri sudah menjadi bagian dalam hidup saya..

awal mulanyasaya mengenal Christina Perri berawal dari seorang teman facebook, entah siapa saya lupa karena saya tidak begitu kenal. merekomendasikan saya untuk menonton video cover milik Maddi Jane "Jar Of Hearts" pada tahun 2011 lalu. katanya Videonya sangat bagus, Dia gadis yang masih sangat muda bertalenta bahkan menyanyikan lagu Jar of Hearts lebih bagus dari penyanyi aslinya, yaitu Christina Perri.  dan Video Madi Jane belum banyak di tonton sampai puluhan juta seperti sekarang. saya ingat betul ketika menonton Video Dia untuk pertama kalinya jumlah Viewers nya baru berapa puluh ribu.

Videonya bisa di lihat berikut ini :

pada saat itu saya belum menyukai, belum ngeh dengan karyanya Christina Perri, ketika saya dengarkan Jar of Hearts pun rasanya biasa saja. ketika film Twilight: Breaking Dawn Part I di putar di bioskop, semenjak itu lagu soundtracknya "A Thousand Years" pun menjadi ikutan booming perlahan lahan.. saya denger lagunya pun masih terasa biasa saja. dengan mendengar nama Christina Perri dan mendengarkan suaranya saya kira Dia penyanyi senior yang udah 40 tahun an hihihi *maap

hingga pada saat itu, mungkin sekitar tahun 2011 juga album pertamanya LoveStrong dirilis, teman twitter saya ada yang ngetwit seperti lirik lagu yang sangat patah hati beserta penggalan kata "#Np Christina Perri - The Lonely" saya pada saat itu berada dalam keadaan patah hati karena putus cinta (#halah...) yang membuat saya tertarik dengan membaca liriknya saja, akhirnya saya coba dengarkan full lagunya. dengan mendengarkan hanya sekali saja langsung membuat saya terenyuh, liriknya begitu mendalam di kombinasikan musik pop folk piano yang membuatnya terdengar kelam. vokal Christina Perri begitu melankolis dan terdengar sedih, seperti wanita kesepian yang kehilangan cintanya hingga membuat hidupnya tak berarti. sepanjang malam Dia bersedih seperti menangis merupakan nyanyian tidurnya setiap malam.

The Lonely
2 a.m., where do I begin?
Crying off my face again
The silent sound of loneliness
Wants to follow me to bed
I'm a ghost of a girl that I want to be most
I'm the shell of a girl that I used to know well
Dancing slowly in an empty room
Can the lonely take the place of you?
I sing myself a quiet lullaby
Let you go and let the lonely in to take my heart again

saya mulai mencari dan mendengarkan seluruh albumnya. saya sadar pada saat itu juga, betapa bagusnya lagu lagu Christina Perri hmmm.. hingga waktu bergulir sebuah portal berita memberitakan kalau Christina Perri akan mengadakan konsernya di Jakarta, yang bertajug Love Strong Tour pada tanggal 5 juni 2012. saya begitu gembira juga sedih. dari dulu saya menyukai musisi ini itu ingin sekali menonton konsernya, tapi keinginan hanyalah sebatas keinginan yang saya anggap biasa. tidak pernah mencoba mewujudkan karena saya tahu dari kampung saya ke Jakarta jauh bisa ditempuh hingga 8 jam perjalanan, belum lagi harga tiket yang menurut saya masih mahal (mungkin bagi sebagian orang itu sudah murah banget) karena pada saat itu saya masih mahasiswa semester 3 yang sama sekali enggak gaul tentang nonton konser dan sebagainya :p belum tahu rencana menabung dari jauh jauh hari untuk menonton konser, belum lagi saya juga sepertinya tidak di ijinkan keluarga karena sepertinya hal seperti itu mengidolakan seseorang dan menonton konsernya bukanlah hal yang penting dan bermanfaat.

entah kenapa ya, pada saat itu dorongan untuk menonton konser Christina Perri sangat besar sekali. saya juga heran sendiri sepertinya memang sudah di takdirkan begitu :p hingga sejak berita dari portal berita tersebut, saya sudah berencana dan berandai andai dalam pikiran saya sendiri kalau saya naik kereta kesana atau saya minta tolong dengan sepupu saya di Jakarta untuk menampung saya 2 hari dan lain lain.
saya mulai mencari informasi kuis tiket konser gratis yang di adakan sponsor, banyak sekali, macam macam kuis saya ikuti. enggak mudah memang dan harus siap kecewa. sebelum pengumuman kuis itu di umumkan saya membuka youtube untuk menonton berbagai LoveStrong Tour nya Christina Perri untuk mengetahui bagaimana sih suasanya konsernya. saya menonton Bang Bang Bang Live HMV Ritz Manchester 16-01-12 hingga menangis di depan komputer, bagaimana yah kalau saya tidak mendapatkan tiketnya mungkin saya begitu kecewa dan sedih. mengingat sudah banyak yang saya khayalkan di pikiran saya.

hingga takdir memang sedang berpihak kepada saya, saya memenangkan 2 tiket konser sekaligus yang saya ikuti di facebook dan twitter. saya berencana untuk menonton bersama sepupu saya. ahhh..
saya minta ijin ke Ibu saya dan akhirnya di perbolehkan, karena pada saat itu saya sedang liburan semester, tiket konsernya gratis, dan sepupu saya menyanggupi saya "repoti" selama di Jakarta. 
sekitar tanggal 3 juni 2012 saya berangkat sendirian ke jakarta naik bus, tidak pernah sebelumnya saya berfikir sampai senekat ini. dikarenakan dari dulu saya tidak pernah pergi jauh sendirian, saya orangnya buta arah dan selalu kebingungan dan cemas di tempat asing. itulah sebabnya keluarga saya sangat mengkhawatirkan saya dan tidak mengijinkan saya pergi jauh sendirian. kalau bukan karena Christina Perri mungkin saya tidak pernah berani. sesampainya di jakarta barat saya di jemput suami sepupu saya. besoknya saya berangkat dari Jakarta barat ke Jakarta Selatan untuk mengambil hadiah tiket. naik KRL, angkot, jalan kaki jauh sekali dan akhirnya sampai ke suatu gedung dari informasi alamat yang di berikan panitia kuis. saya masuk gedung dengan mengisi buku tamu dan di arahkan security untuk masuk sendiri dan naik lift sampai ke lantai 18. sesampainya disana ada beberapa orang yang sedang menunggu interview magang, ada juga yang sedang ambil hadiah tiket seperti saya. tak lama menunggu akhirnya saya mendapatkan tiket konser yang saya inginkan dan berfoto bersama pemenang lainnya. hah senang sekali rasanya keluar dari gedung sambil tersenyum riang akhirnya pulang lagi ke Jakarta Barat.
besoknya saya berangkat sekitar jam 4 sore saya berangkat bersama sepupu saya dari Jakarta Barat ke Tennis Indoor Senayan, Jakarta pusat. naik bus way dan jalan kaki mengelilingi Stadion Gelora Bung Karno. setelahnya masuk dan mengantri belum banyak orang dan saya bisa mendengarkan kalau Christina Perri dan band nya sedang Soundcheck di panggung. meskipun saya hanya mendengarkan samar samar dari luar gedung. sesampainya masuk gedung udaranya dingin banget dan masih belum banyak orang, mungkin baru beberapa puluh orang so, saya dan sepupu saya bisa memilih tempat. konser yang di rencanakan tepat jam 19:00 pun molor dari jadwal sampai hampir jam 20:00..

penonton sudah hampir memenuhi ruangan, intro di perdengarkan dan membuat saya sampai merinding. Christina akhirnya muncul ke panggung, dan semua penonton bersorak. saya masih ingat betul Christina Perri memakai Dress Mullet merah, sepatu Boots cokelat bergerak kesana kemari dengan lincahnya menyapa semua penonton dan itu membuat saya tidak percaya dan hampir menangis. apa bener saya lalui sejauh ini dan Christina Perri sekarang berada di hadapan saya? rasanya seperti mimpi.. mengingat baru pertama kali menonton konser musisi internasional, dan Christina Perri penyanyi yang paling sering saya dengarkan dan rasakan ikatan emosional saya dengan lagu lagu ciptaannya.

mendengar nama konser Christina Perri pasti orang akan beranggapan suasananya tenang dengan lagu lagu pop akustik piano dengan lagu lagu galau bertempo lambat, tapi ketika saya menontonnya langsung semua anggapan itu ternyata salah. lagu lagu Christina kebanyakan agak di aransemen menjadi lebih Rock dengan iringan Live Band yang menghentak.
lagu pertama, Christina Perri menghentak dengan Bang Bang Bang yang menurut saya lagu yang cocok untuk pembuka konser dengan lagunya yang ngbeat. menurut saya lagunya sendiri memang lucu tentang balas dendam dan karma. "to the ground you left my heart to bleed, Bang she shoot you karma taste so sweet..."
lagu kedua Black + Blue yang menceritakan tentang terkadang kita memang punya sifat kekanak kanakan dalam sebuah hubungan.
lagu ke tiga Distance single ke 3 di album LoveStrong yang berduet dengan Jason Mraz. tentu saja suara Jason Mraz digantikan oleh sang gitaris Johny Handson. Christina bernyanyi dengan berganti ganti instumen antara gitar dan piano yang membuat saya kagum dengan talentanya.
saat memasuki lagu ke delapan, Christina menyanyikan lagu "A Thousand Years" mengambil beberapa bunga mawar dan membagikannya ke penonton, seluruh ruangan terdengar riuh saat memasuki bagian Reff lagu tersebut.. Christina membiarkan penonton menyanyikan lagu A Thousand Years dan memberikan pujian kepada penonton "You Sings so beautifuly.." dengan riuhan tepuk tangan penonton saat lagunya berakhir.. A Thousand Years membuat malam itu begitu indah. saat lagunya berakhir Christina bilang kalau dirinya tidak akan melupakan nyanyian A Thousand Years saat di Jakarta. setelah itu Christina mengumumkan kalau dirinya sedang proses dalam pembuatan album ke dua.
lagu berikutnya yang ke sembilan merupakan lagu baru "Run" akan masuk dalam Tracklist album ke dua dinyanyikan tanpa iringan band, Christina menyanyikannya dengan memukau dengan iringan gitar ditangannya.
lagu ke sepuluh, Christina turun duduk di tepi depan penonton menyanyikan lagu favorite sata "The Lonely" sontak suasana konser menjadi lebih galau dan melankolis.
lagu ke sebelas "Mine" setelah Christina membuat penonton galau dengan "The Lonely" berikutnya Christina berhasil membangkitkan semangat kembali dengan lagu "Mine" yang ngbeat dan menghentak, di akhir lagu Christina penyuruh semua penonton untuk mengangkat tangan sedangkan dirinya berbalik arah dan mengambil gambar bersama penonton.
lagu ke dua belas, Christina kembali duduk di pianonya dan mulai bercerita kalau lagu selanjutnya "Jar of Hearts" yang akan Dia nyanyikan merupakan lagu yang membuat cita citanya terwujud. Christina merasa lagu ini bukan lagu dirinya lagu, tapi lagu kita semua. karna lagu ini Christina bisa bertemu dan menghibur kita semua di malam itu. pada saat lagu "Jar of Hearts" dinyanyikan saya merasa begitu bahagia..
lagu ke tiga belas "Tragedy" sebenarnya lagu yang agak akustik namun Christina membawakan dengan iringan band. dan hentakan Drum disesuaikan dengan tata lampu panggung, dan itu keren sekali :Dlagu terakhir ke empat belas "Arms" yang menjadikan perpisahan Christina dengan penonton, Christina mengucapkan banyak terima kasih untuk semua penonton yang sudah datang.
dan tidak saya lupakan yaitu ketika konsernya berakhir, Christina mengambil semua bunga mawar di panggung dan melemparkannya ke penonton. dalam hati saya, beruntung sekali itu penonton yang dapat mawar dari Christina..
saya pulang dari konser dengan hati yang sangat bahagia, tak lupa membeli T-shirt Lovestrong untuk kenang kenangan. besoknya saya harus pulang kampung dengan naik kreta sendirian yang di tempuh selama 8 jam. dan itu merupakan pengalaman yang sangat berharga buat saya. terima kasih Christina Perri! Terimakasih karena kamu juga mengajarkan saya untuk menjadi berani untuk melakukan sesuatu pengalaman yang sangat berharga ini.

Setlist LoveStrong Tour Live in Jakarta
1.   Bang Bang Bang
2.   Black + Blue
3.   Distance
4.   My Eyes
5.   Blue Bird
6.   Crazy
7.   Be My Baby (The Ronettes cover)
8.   A Thousand Years
9.   Run
10. The Lonely
11. Mine
12. Jar of Hearts
13. Tragedy
14. Arms

selang beberapa tahun kemudian, album kedua Christina Perri di rilis yang bertajug "Head or Heart" dirilis tahun 2014 lalu yang mengandalkan single "Human", "Burning Gold" dan "The Words" seperti biasa sepertinya mudah saja saya menyukai karya Christina Perri, mungkin bukan saya saja ya tapi banyak orang juga yang seperti saya yang mempunyai ikatan emosinal dengan lagu lagunya. liriknya begitu puitis dan banyak menggambarkan cinta dengan sudut pandang yang berbeda. 
tidak seperti konsernya yang dulu, saya mengetahuinya secara tiba tiba dari suatu portal berita. namun konser Christina Perri berikutnya saya sudah menyiapkan ancang ancang dari jadwal Touring Christina perri yang berawal dari Amerika, Canada dengan opening act Birdy dan Tori Kelly. selanjutnya Christina tidak melanjutkan Tour-nya karena Dia di dapuk menjadi Opening Act konser One Republic "The Native Tour" selesai dengan petualangan musiknya dengan One Republic, Christina kembali di dapuk menjadi Opening Act konser Demi Lovato "Demi World Tour" di Amerika dan Canada. itu semua membuat "Head or Heart Tour" nya di tunda.
seharusnya Christina mengadakan Tour di Jakarta sekitar bulan Oktober, namun penundaan jadwalnya membuat Tour di Jakarta pada bulan maret 2015, tepatnya di Java Jazz Festival. saya sudah lulus kuliah dan sudah bekerja jadi saya tidak lagi mengais ngais tiket gratisan dari kuis lagi (hihihi.. Alhamdulillah)
saya membeli tiket-nya Pre Sale mungkin sekitar dua bulan sebelum hari H.
dear @christinaperri guess what? who's going to meet you on march 8th. YES ME!!!! :D i'm so excited gaahhh #headorhearttourasia
A photo posted by -S- (@sucirizkiana) on Mar 4, 2015 at 3:31am PST
bukannya malah senang, ada yang membuat saya bersedih kali ini.. saya mengambil cuti mulai hari sabtu, mungkin bisa saja dan mudah saja saya ambil cuti hari jumat. saya mengikuti kuis Meet and Greet untuk bertemu Christina Perri dan saya Menang!! bukannya senang karena saya menang tapi saya sedih karena tidak bisa hadir dalam Meet and Greet itu.. saya mengetahui pengumuman pemenangnya 5 jam sebelum waktu yang di tentukan. saya bisa saja membolos kerja karena pada saat itu kantor sedang sepi dan tak masalah jika saya serahkan ke teman kerja dan tinggal pergi. namun masalahnya siapa yang mau antar saya ke Jakarta? saya hubungi suami sepupu saya tidak bisa, karena ada pekerjaan. saya hubungi adik saya juga tidak bisa karena sedang bekerja. jika mengetahui lebih lama dan tidak mendadak mungkin bisa saja semua saya rencanakan. tapi ya begitulah :'(( Seharusnya saya berada di Studio RCTI sekitar jam 20:00 untuk menemui Christina Perri langsung seusai dia melakukan sesi interview dan seusai dia tampil di acara Konser Dunia di RCTI.
pulang kerja badan saya begitu lemas dan ingin menangis sekencang kecangnya. yang bisa saya lakukan cuma menonton penampilan Christina Perri di Tv, yang seharusnya saya bisa temui di backstage atau di studio. saya menelfon pihak Warner Music Indonesia, apakah saya masih ada kesempatan untuk bertemu? mereka bilang tidak bisa, mungkin bisa sebelum Dia tampil di Java Jazz dua hari kemudian. tapi mereka tidak bisa menjanjikan.
besoknya hari sabtu, saya berangkat ke Jakarta naik bus bersama adik saya, langsung turun di Jakarta Pusat ke tempat tante saya, malamnya langsung menghadiri pesta pernikahan sepupu saya (dari keluarga Alm. Bapak) itulah alasan saya cuti kerja, karena ingin menghadiri resepsi pernikahan yang kebetulan -H 1 dari konser Java Jazz. yang kebetulan sama! jika saya bilang langsung mau nonton konser sepertinya itu alasan yang konyol untuk cuti kerja LOL
besoknya saya kembali menelfon pihak Warner Music Indonesia apakah ada kesempatan lagi untuk bertemu Christina Perri? mereka bilang maaf tidak bisa, karena jadwal Christina padat, banyak media juga yang tidak berkesempatan untuk Interview. disitu hati saya kembali remuk.. saya melamun begitu sedih.
sekitar jam 3 siang saya berangkat ke J Expo kemayoran dan janjian bersama seorang gadis ABG yang saya kenal melalui twitter. saya tidak begitu mengenalnya, hanya karena saya tidak mungkin sendirian di konser dengan ribuan orang disana pasti akan sangat buruk. hehe
dan saya pikir hidup akan lebih mengasikan jika kita berkenalan dengan orang asing, kesempatan untuk menonton konser dengan orang asing yang saya temui merupakan hal yang mengasikan juga. Dia terlihat sangat cantik memakai ripped Jeans, sepatu boots dengan kemeja biru. Dia juga begitu baik menyapa saya yang kebingungan saat berada di gedung konser dan Dia berusaha mencari tempat duduk bersama saya yang sekelilingnya sudah penuh di konser Ruth Sahanaya (sebelum Christina Perri tampil, gedungnya di pakai untuk Ruth Sahanaya)
Too bad, seharusnya saya tidak usah menonton Ruth Sahanaya. saya pikir dengan menonton show sebelumnya tidak usah jauh mengantri tinggal duduk menunggu konser selanjutnya dimulai. selesai nonton Ruth Sahanaya kami berdesakan dengan penonton banyak sekali dengan antrian yang super panjang..
yah kalau begini tadi langsung antri saya tidak usah nunggu Ruth Sahanaya, gumam dalam hati. namun tak apalah namanya juga pengalaman lagi pula ini juga pertama kali nonton Java Jazz wajar saja kalau tidak tahu.
sesampai masuk gedung yang sangaaat berdesakan, kami juga tidak kebagian tempat duduk. menurut berbagai sumber berita konser Christina Perri di java jazz memecahkan rekor dengan penonton paling banyak. sempat hampir ada keributan karena banyak sekali penonton berdesakan. akhirnya konser juga berlangsung dengan lancar. dengan kehadiran MC dan Isyana Saraswati yang memimpin semua penonton menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum konser dimulai.

akhrinya Christina muncul ke panggung dengan outfit hitam putih. kemeja lengan panjang lace putih, celana mini dengan motif dress, stocking hitam bling bling dengan sepatu kets hitam. dengan tatanan rambut hitam pirang agak curly yang di kepang sebelah kiri dan menyampingkan rambutnya ke bahu kanan. tentu saja saya hafal dengan outfitnya yang hampir sama dipakai di Head or Heart Tour berbagai negara sebelumnya.

Christina datang menyambut dengan lagu "Trust" yang di aransemen begitu berbeda dengan versi audio-nya, setelah lagunya selesai Christina menyapa penonton dengan beberapa ucapan dengan bahasa indonesia dan bergerak kesana kemari dengan lincahnya dan langsung melanjutkan lagunya ke "I Don't Wanna Break".

memasuki lagu ketiga Christina menyapa penonton dengan mengatakan "Thank you so much. How's everybody doing? are you guys having a good time? thank you so much for choosing this spent evening with us. we were excited to be here to the Jazz Festival. this song is called Run" dan melanjutkan untuk menyanyikan lagu favorite saya "Run" 

setelah menyelesaikan lagu "Run" Christina mengambil gelas mug yang di sampingnya untuk diminum dan melanjutkan percakapan dengan penonton "Apa Kabar?? you guys having an alright time?" penonton kembali bersorak. dalam hati saya bergumam "saya tidak begitu melalui an alright time, Christina. kerena gagal Meet and Greet denganmu. hiks hiks.. " Christina menambahkan "me too.. we gonna play a bunch songs for you guys. songs from my first album, and songs from my second album *dance* *giggles* i am so sorry i just to that. this song is called Distance" menyanyikan lagu "Distance" dengan sang gitaris Johny Hanson yang menggantikan vocal Jason Mraz.

 dan Christina mengakhirinya lagu "Distance" dengan mengucapkan "Terima Kasih" "Thank you so much.. so this next song we gonna play for you, i wrote it about moving from my hometown to side far away. where had to go to chase my dream. and the thing is i feel like a lot people, sometimes start out on chasing your dream they get out like yeah i am gonna do it!! and the they start, and then some point its get really hard and they stop. and so many people stop and so i wrote this song about chasing your dream but not stoping! not stoping until cames true. and tonight all of you are part of my dream so thank you.. and this song is called Burning Gold"
Christina menceritakan tentang lagu "Burning Gold" yang di tulisnya tentang menggapai impian, Christina juga menambahkan penonton semua adalah bagian dari mimpinya.

selesai menyanyikan "Burning Gold" ada penonton yang meneriakan I Love You Christina!! dan Christina menjawab "Hi.. I love You too" Christina lalu kembali duduk mendekati piano, dan memperkenalkan pianis-nya "Overyone this is Emily Grace" we gonna slow down a litle bit for you guys aam.. so this aa this song we gonna play for you i wrote it about something, i wrote about very specivic tiny moment. and umm maybe you guys can relate, it's the moment where youhave  fallen so so madly in love and you so happy. have you guys felt that? ok ok so but this is very same time and exact some moment that you so happy and you are also so afraid because you didn't tell the person that you love and that you love them yet. right?? you guys know i am talking about? it's like you are happiest ever and the most scare ever at the exact same time and also this next song is about.. it's called The Words *menghela nafas* " Christina menyanyikan "The Words" dengan iringan piano dari pianist-nya dan mengakhirinya dengan "Thank you.. Give it up for Emily Grace.. "
Christina melanjutkan untuk menyanyikan lagu berikutnya "i hope you guys can sing along to this next song is called Arms" dan Christina mengakhiri lagu Arms dengan sedikit improvisasi lirik "you put your arms around me, Jakarta! i am home hihihi"
kemudian Christina melanjutkan dengan Cover lagu Mika "Lolipop" tirai di belakang panggung berubah menjadi warna warni pelangi, seperti Lolipop! tanpa berkata apa apa lagi kemudian Christina mengambil gitarnya dan melanjutkan dengan menyanyikan lagu "Lonely Child' "cha.. cha.. cha"
dentingan piano berlanjut mengalunkan iringan piano lagu "A Thousand Years" "Thank you so much, this song is about loving someone forever i dedicated for all of you Jakarta, thank you for having me back to beautiful country. i hope you sing along"
"can you guys light up your phones, light light light!" Christina mengcover lagu Coldplay "Sky Full of Stars" yang di sambut riuhan para penonton. kemudian di lanjutkan dengan lagu "One Night" "This song is called One Night" setelah lagunya selesai Christina kembali berceloteh "Thank you, are you guys having fun? i can't believe how loud and amazing you guys sing during "A Thousand Years" i don't think i ever forget that! seriously that my been the loudest audiences we ever had ever sing that song ever. Jakarta you totaly one!! so, Thank you!
hi Johny *menyapa sang gitaris* you guys know Mr  Johny Handsome? i love to call Mr Johny Handsome! oke this is the deal this next song we gonna play you, is the happy song that i ever writen in my whole life. i can be happy guys! i can be really happy it happen before it's very short time at least it's very just small time. but i was very happy ones! and i wrote this song! i just want to warn you about the happiness. and also if you guys can participate just smiling as big as you can! thanks it's called "Be My Forever"
 so this next song we gonna play for you, is the song... i'm just telling you a bunch story i hope that's okay. it's like we are friend right. are we a friend? okay good!
umm.. so this song, honestly if i told you the truth i was gonna put on album i thought that a secret, i though that the song just for me because when i... i mean you guys can see i am very dorky, very dorky and very smiles in real life and umm and so, the place i put my heavy stuff into music and into songs. so i was having really really bad day umm i wrote the next song and made me feel better in that moment so i though show it to no one. and i just keep moving on in my life. and um.. because i was stuck. and umm.. i don't know what that mean for all of you in your real life, but i think  you guys i know what i mean by my life was stuck. i was stuck. and i realize i had to find one thing to we go to unstuck. so, this is my experience but i found that self forginess is the way to get unstuck. and this song is about and i dedicated yeah.. i dedicated to put this on the album because i sure i do, i tell the thruth. this song is called "Human"
wuuhh untuk menjelaskan makna dari lagu "Human" saja Christina sampai curhat panjang lebar hehehe tapi itulah salah satu keahlian Christina yang selalu blak blak an tentang perasaannya.
"Terima Kasih" ucap Christina mengakhiri lagu "Human" yang di lanjutkan dengan lagu "I Believe"
di lagu "I Believe" Christina mengjak semua penonton bernyanyi seperti paduan suara dengan pembagian lirik masing masing "This is not ending, This is just begining, hold on.. I am still Alive"
Christina menipu penonton dengan berlari ke belakang panggung, sedangkan penonton meneriakan "We Want more! we want more!
tapi kemudian Christina muncul lagi dengan mengcover lagu Ed Sheeran "Thinking Out Loud"
 berlanjut dengan lagu "Penguin" yang hanya di temani sang gitaris Johny.. "if you guys with someone you can make out. this is the time you can make out" hahaha sama seperti di Head or Heart Tour di negara lain ketika lagu lagu "Penguin" banyak yang berfoto selfie sedang berciuman ternyata saya baru tahu kalau itu disuruh Christina.
kemudiaan Christina kembali berceloteh "if you could be so kind, please take out your phones and please you can turn the person that you came with, so your bestfriend, your brother, your wife, your fiance, your grandmother, neighbrough, who ever you came tonight. if you could please take a selfie like now is if you could post that selfie on the internet with hastag #HeadorHeartTourJakarta this is my gonna pick my favorite one and i am gonna post it. oke?? and i think Johny can do that too.
Christina menyuruh semua penonton berfoto selfie bersama orang orang yang datang bareng temannya. sedangkan Christina berselfie dengan Johny.
okay, so this next song i don't know what to say umm i the reason why i was able to come Jakarta 3 years ago so that why i came back now. it is the song complety change my life! tonight i hope all of you please accept this song like a big thank you note for me to each of you for coming tonight for suporting me, for believing me, supporting me, facebooking me, tweeting me and istagraming me and all you guys done to me is connecting me over these years. i am so so endlesly grateful! and this sog i give it to you, i hope you can sing along with me and the top of your lung, Jakarta! cause i know you can it's called "Jar of Heart"  *penontonpun bersorak*
setelah lagunya selesai Christina melambaikan tangan kepada teman teman band-nya untuk ke panggung dan menyanyikan lagu terakhir. Christina menyuruh penonton untuk bersemangat dan merdansa.
oke one all of you can dance on this song, you guys wanna dance? and this song is called "I Don't Wanna Break" closing yang memuaskan dari konser Christina dengan gerakannya yang lincah kesana kemari menari lagu "I Don't Wanna Break" sambil meneriakan "THANK YOU SO MUCH JAKARTA! WE LOVE YOU!"
saya benar benar puas dengan konsernya, Christina menyanyikan sampai 19 lagu dan suaranya tetap memukau. konsernya begitu intens dan penuh cinta. sampai sampai Christina menjelaskan makna beberapa lagunya dengan detail..
semoga kita bisa bertemu lagi di konsernya mendatang.. insyaAllah..

SETLIST HEAD OR HEART TOUR JAKARTA
1. Trust
2. Shot Me In The Heart
3. Run
4. Distance
5. Burning Gold
6. The Words
7. Arms
8. Lolipop (Mika Cover)
9. Lonely Child
10. A Thousand Years
11. Sky full of stars (Coldplay Cover)
12. One Night
13. Be my Forever
14. Human
15. I Believe
16. Thinking Out Loud (Ed Sheeran Cover)
17. Penguin
18. Jar of Hearts
19. I Don't Wanna Break


Share
Tweet
Pin
Share
2 comments
Older Posts

Total Pageviews

About Me

About Me
29. I can express myself a lot better through writing than I can through talking. I enjoy writing and I like to think I am good at it. and i just want to be better thinker.

Comments

Follow Me

  • facebook
  • instagram
  • youtube

recent posts

My favorite blog

  • Soul Side Journey
    Dive School
    7 bulan yang lalu
  • BlueStellar's Blog
  • Mommy Diary ®
  • SMOONSTYLE
  • Life Is An Absurd Journey
  • menariberdua
  • lil' thoughts with jen
  • The Birds Papaya
  • gracemelia.com | Parenting Blogger Indonesia
  • The Arsalan Family Journal
  • Diary of an Honest Mom
Perlihatkan 10 Perlihatkan Semua

Label

About Time (4) Alessia Cara (2) art (6) Ask Me Anything (1) Aurora (1) Avril Lavigne (6) beauty (9) Beyonce (1) Birdy (2) Book (6) breastfeeding (4) Bullet Journal (1) Catatan Pribadi (12) Chasing Liberty (1) Chris Jones (1) Christina Perri (10) classmates (2) Demi Lovato (6) Dubai (2) Easy A (1) Elle King (3) Emma Stone (1) Epica (2) Fall Out Boys (1) family (11) fashion (2) First Aid Kit (1) Florence And The Machine (1) friends (13) gardening (1) hangout (13) Healt (2) Human Of New York (1) Iggy Azalea (2) Instagram (7) introvert (16) JOGJAKARTA (1) John Mayer (2) journey of motherhood (13) Keltie Knight (4) kuliner (1) Lana Del Rey (8) Lesson learned (21) Lorde (5) love love love (48) LoveStrong Tour (2) lyric (10) Make Up (2) Matthew Godde (1) Matthew Goode (2) Movie (24) MPASI (1) Muneca Brave (1) Music (47) my pregnancy journey (10) my story and my world (117) Natalia Oreiro (2) naura (5) Once Upon A time in Strorybrooke (5) Orange Is The New Black (1) parenting (2) photography (32) Pieces of my heart (83) plants (2) Playlist (22) quotes (30) Regina Spektor (3) review (12) Sam Smith (2) sampaikan ilmu walaupun satu ayat (2) see who i am (11) Sharon Den Adel (5) Sia (2) Simone Simons (2) sinopsis (12) skin care (2) Stoker (1) Taylor Swift (5) Telenovela (1) The Clique (1) The Lookout (1) The Notebook (1) The Ting Tings (1) traveling (22) Tv series (8) Under The Tuscan Sun (1) Within Temptation (6) work (22)

Blog Archive

  • September 2024 (1)
  • Juli 2024 (1)
  • Februari 2024 (1)
  • Mei 2023 (1)
  • Oktober 2022 (3)
  • September 2022 (4)
  • November 2021 (5)
  • Agustus 2021 (1)
  • Mei 2021 (4)
  • Februari 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (5)
  • Desember 2019 (2)
  • Februari 2019 (12)
  • Januari 2019 (8)
  • Desember 2018 (2)
  • Mei 2018 (1)
  • Agustus 2017 (2)
  • April 2017 (1)
  • Maret 2017 (9)
  • Februari 2017 (1)
  • September 2016 (2)
  • Juni 2016 (2)
  • Februari 2016 (5)
  • Januari 2016 (3)
  • Desember 2015 (10)
  • November 2015 (4)
  • Oktober 2015 (9)
  • September 2015 (2)
  • Agustus 2015 (2)
  • Juli 2015 (2)
  • Juni 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • April 2015 (4)
  • Maret 2015 (2)
  • Januari 2015 (2)
  • November 2014 (3)
  • Oktober 2014 (7)
  • September 2014 (4)
  • Maret 2014 (5)
  • Februari 2014 (6)
  • Januari 2014 (10)
  • Desember 2013 (7)
  • November 2013 (3)
  • Oktober 2013 (4)
  • September 2013 (6)
  • Agustus 2013 (3)
  • Juli 2013 (2)
  • Juni 2013 (9)
  • Mei 2013 (5)
  • April 2013 (8)
  • Maret 2013 (19)
  • Februari 2013 (5)
  • Januari 2013 (3)
  • Desember 2012 (3)
  • November 2012 (3)

Created with by ThemeXpose