• Home
  • About Me
  • Menu
    • Music
    • Chit-Chat
    • Potography
facebook twitter instagram Email

Canvas Of Life

maybe this is what you need to find your inner bad ass.. "the solitary prowess of a silent life"



"But do you want to end up alone forever?"

"Maybe you need to stop being so picky"

"You shouldn't give up so easily!"

Hmmmm...
I do try to act like I don’t care, because if I showed how much it really bothered me it kills me inside being single, it really does.

For the most part, I try to act like I don’t care. I try to act like it doesn’t hurt when I see women who are clearly way less good-looking than me get more guys than I do.

The problem is that my closest friends know how much it hurts me, and there’s a certain point where I realize I’d start pushing them away if that’s all I’d talk about.

So I pretend I’m ok seeing people who do nothing to better themselves coupled, while I really work hard on making myself a better person only to be passed up over and over again.

So, if you’re like me struggling to find love, I’m sorry things ended up like this. While we can try to be the best version of ourselves that we can be, sometimes it's still not enough..

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
saya sebenarnya sudah lama sekali ingin memposting ini dari awal januari, hhmm namun saya malah mem-postingnya awal februari. dan ternyata sudah sebulan lebih hanya jadi sesak-an di draft. cukup telat memang. namun tak apalah :p
seperti biasa, pengennya saya rutin membuat ulasan album-album yang benar-benar saya sukai dalam setahun ini. dan saya menulis ini juga berdasarkan pengamatan musik saya sendiri, so, urutan terbaik disini tentu saja menurut selera musik saya pribadi.

1. Anggun - Toujour Un Ailleurs

bagaimana jika berbagai macam kebudayaan di dunia ini di tuangkan dalam sebuah album? Yup. album berbahasa Perancis Anggun bisa menjawabnya. tidak seperti album sebelumnya, album ini lebih kaya kreatifitas, kaya bahasa dan kaya instumen musik yang membawa atmosfir sendiri untuk pendengar seperti di bawa perpetualang antara kecintaan Manusia terhadap sesama, terhadap Alam dan terhadap keberagaman Budaya.
Favorite Track: A Nos Enfants, Nos Vies Paralleles Ft. Florent Pagny, Il Suffit, Nee Quelque Part Ft. Angelique Kidjo, La Promess, Perfect World, Est-Ce Que Tu Viendra

2. Stars And Rabbit - Constellation
beberapa tahun terakhir saya selalu mendengarkan lagu lagu barat. namun musik Stars And Rabbit kembali membuat saya merasa menemukan lagi karya anak bangsa yang sangat layak untuk di dengar. selain musiknya, mungkin juga karena liriknya berbahasa Inggis dan sangat puitis? bisa jadi. Band / Duo Indie-Folk ini musiknya nggak mainstream. bisa saya bilang musiknya lebih ke Folk dengan alunan gitar akustik yang sederhana namun asik dan rapi, ada juga beberapa lagu yang ngpop, dan ada juga yang bernuansa Alternatif sehingga musiknya seperti membawa kesuatu moment tertentu di padukan dengan Vokal kekanak kanakan sang Vokalis yang penuh perasaan dan mengalun indah.
Favorite Track: The House, Worth It, Like It Here, Cry Little Heart, I'll Go Allong, Man Upon The Hill, Rabbit Run, Catch Me.

3. The Weeknd - Beauty Behind The Madness
The Weeknd ini salah satu musisi yang paling saya sukai di tahun 2015. Solois asal Canada yang mempunyai nama asli Abel Tesfaye ini sebenarnya bukan pendatang baru di industri musik Amerika. saya sebenarnya tahu dari lagu Sia - Elastic Heart yang menjadi Soundtrack film The Hunger Games: Catching Fire (2013) lagu tersebut juga masuk Track albumnya Sia 1000 forms of fear (2014). namun saya baru ngeh betapa bagusnya The Weeknd ini saat mendengarkan Soundtrack film Fifty Shades of Grey. dan akhirnya ia merilis album baru tahun 2015 yang membuatnya menjadi salah satu musisi yang paling digandungi di tahun 2015. Beauty behind the Madness adalah album R & B yang sangat-sangat asik. lirik-liriknya mengungkap kepribadiannya yang misterius, tentang kecanduan obat-obatan dan seks. dengan berbagai perjalanan hidupnya yang di sampaikan dengan nuansa yang lebih gelap.
Favorite Track: Prisoner feat Lana Del Rey, Dark Times feat Ed Sheeran, Losers feat Labirinth, The Hills, Can't Feel My Face, Real Life, Earned It, Angel, As You Are.
 
4. Elle King - Love Stuff
kemunculan Elle King ini sangat tepat buat saya, karena ketika telinga ini mulai capek dengerin lagu lagu pop mainstream, album ini bisa jadi solusi. Vocalnya begitu unik dan Musiknya seperti band Rock n Roll jadul, tapi dengan versi lebih pop modern dan feminim.
Elle King memberikan lagu-lagunya dengan Vocal yang unik penuh emosional yang disampaikannya dari pengalaman hidup dan hubungan cintanya. juga musik dengan nuansa yang lebih "Gelap" tentang kecanduan, perasaan hampa, kesepian, dan hilangnya harapan menjadi tema utama dari keseluruhan album
Favorite Track : Where Devil Don't Go, Under the Influence, Ex's and Oh's, Jackson, Kocaine carolina, songs of sorrow.

5. Lana Del Rey - Honeymoon
pada saat Lana mengumumkan sedang menggarap lagu lagu untuk album barunya, dirinya mengaku kalau album ini akan berbeda dengan album sebelumnya yaitu Ultaviolence (2014). dan akan lebih mirip musiknya dengan album debutnya Born To Die (2012). namun setelah di rilis, saya merasa tidak menemukan kemiripan antara Honeymoon dan Born To Die. memang Lana masih mengkonsep musik yang sama dengan ciri khasnya di album-lbumnya yang terkesan Oldies. namun dengan atmosfir yang berbeda-beda. Honeymoon seperti sebuah karya bergaya Retro dari musik Barequo pop yang sinematik yang di isi degan lapisan vocal yang membayang, sighs, whispers, dengan ciri khas vokal Lana yang terkesan Oldies dan malas-malasan namun membius.
Favorite Track : High by the beach, Don't Let me be miss understood, Freak, Honeymoon, Music to boys watch to

6. Fifty Shades Of Grey
promo film Fifty Shades of Grey sendiri gencar di promokan setahun sebelum perilisan di bioskop. dan di gadang-gadang akan menjadi film romance-erotic yang menghebohkan. namun, ekspektasi penonton sendiri malah tak seperti apa yang di hebohkan. filmnya jelek, to be honest. saya juga termasuk penonton yang kecewa haha :p
namun tidak sepenuhnya semua bagian dalam film ini mengecewakan, namun Soundtracknya. duh! sungguh di luar dugaan dan saya pikir album ini adalah album Soundtrack terbaik sepanjang 2014. awalnya beredar versi Ballad lagu Crazy in Love milik Beyonce, kemudian The Weeknd - Earned it di rilis sebagai single dengan vocal angelic Abel tesfaye yang membius dengan iringan orkestra yang megah, kemudian Ellie Goulding juga merilis lagu Love Me Like You Do, lagu pop cinta yang begitu manis. keseluruhan album ini, saya suka.
Favorite Track: Earned it, Love me like you do, I put a spell on you, Salted wound, Crazy in love (remix), Haunted, Beast of burden.


7. Pitch Perfect 2
sulit rasannya untuk tidak menyukai album ini, karena sekali dengar saja langsung begitu suka dengan lagu lagunya. begitu catchy, asik, alunan Vocal Acapela yang variatif dan menyenangkan. pada awalnya saya sempat meragukan kalau Soundtrack di film yang kedua ini tidak akan sebaik yang pertama, karena dari deretan lagu yang di cover, di medley banyak mengambil lagu lagu lama. kalau mau di badingkan antara grup Acapela The Barden Bellas dan Dash Sound Machine, saya lebih memilih Dash Sound Machine yang begitu harmoni, kompak dan menggelegar.. namun, The Barden Bellas juga cukup memukau karena lebih menonjolkan keunikan dan pembagian Vocal dari masing masing pesonel.
Favorite Track : Flaslight, Riff Off, Back To Basic, Car Show, Jump, Kennedy Center performance, Lollipop, Convention Performance, World Campionship Performance 1 & 2.


8. Sam Smith - In The Lonely Hour (Drowning Shadow Edition)
kesuksesan album In The Lonely Hour (2013) tak membuat Sam Smith puas begitu saja, walaupun album tersebut membuatnya meraih 2 Tropi Grammy Awards. tahun 2015 Sam Smith merilis ulang album In The Lonely Hour (Drowning Shadows Editions) yang menyajikan 12 lagu dengan tambahan beberapa Track lagu baru Single terbaru the Disclosure - Omen (feat Sam Smith), Lay Me Down feat John Legend, Love Is a Losing Game (Amy Winehouse Cover)

9. Adele - 25
setelah kesuksesan yang di raih dengan album sebelumnya yaitu 21 (2011) Adele sempat vakum dalam bermusik selema beberapa tahun untuk memfokuskan menggarap album barunya 25 (2015) and BOOM! albumnya benar-benar berhasil menarik perhatian pencinta musik di seluruh dunia dengan kerinduan akan karyanya. Adele di sebut-sebut berhasil menggeser kepopuleran Taylor Swift yang sedang panas-panasnya tahun 2014 hingga pertengahan 2015 lalu.
respon saya terhadap album ini? lebih emosional dan sentimental. mungkin kelewat sentimental haha. jika album 21 (2011) banyak bercerita tentang patah hati dan musiknya lebih ke Soul dan Pop R&B. maka album 25 (2015) Adele banyak bercerita tentang kenangan masa lalu dan musiknya lebih minimalis, ada yang hanya dengan iringan gitar, ada juga yang hanya dengan iringan Piano, yang mungkin dengan tujuan untuk lebih menghayati lagu dan menonjolkan kualitas vokal Adele.
Favorite Track: Hello, When We were young, Million Years Ago, River Lea, All I Ask

10. Demi Lovato Confident
"Confident" adalah sumber kecantikan pada wanita yang paling besar. Demi ingin menyampaikan kalau semua wanita di lahirkan cantik dan kita semua harus percaya diri dengan apapun karunia Tuhan. album ini, bukan hanya kedewasaan, namun kematangan Demi sendiri di dalam vokal dan bermusik saya akui semakin berkembang. sayangnya album ini hanya meraih posisi ke #2 dan gagal meraih posisi #1 di minggu pertama perilisannya.
Favorite Track : Stone Cold, Cool for the Summer, Confident, Father, Lion Heart.



11. Selena Gomez - Revival

dulu, saya tidak begitu menggemari Selena Gomez sebagai seorang musisi, memang saya akui lagu-lagu dari albumnya bersama The Scene banyak sekali yang bagus dan Catchy. namun saya baru menemukan titik ketulusan dan jiwa musiknya dalam berkarya di lagu The Heart Wants What it Wants, yang menjadi Lead single di album kompilasi For You (2014) lagunya begitu jujur menggambarkan ketidakberdayaan seorang wanita mencintai seorang Pria, yang sebenarnya pria tersebut tak layak dicintai. namun hatinya akan selalu menjadi hati yang penyayang.
kemudian Selena merilis single Good For You dengan tampilannya yang dewasa dan sensual. album Revival seperti album pembuktian Selena dalam menunjukan kedewasaan, bukan hanya sekedar kedewasaan dalam berubahan penampilan. namun juga dalam menyikapi Love-Life it self.
Favorite Track: Good for you, Same Old Love, Revival, Sober, Hand To My self, Survivor

12. Meghan Trainor - Title
Meghan Trainor merupakan musisi remaja yang banyak menyita perhatian sejak merilis lagu All About That Bass yang mempunyai makna positif untuk setiap wanita agar meningkatkan kepercayaan diri dan semakin mencintai diri sendiri, dengan bentuk tubuh apapun yang di miliki setiap wanita. saya kira Meghan hanya akan menjadi One Hit Wonder yang lagunya hanya di kenal satu dan kariernya akan memudar begitu saja. but hey! Meghan ternyata musisi muda berbakat dalam menulis lagu yang catchy di padukan kepiawaian multi instument-nya dengan kualitas vocalnya yang renyah.
Favorite Track: All about that bass, Like i'm gonna lose you feat John Legend, Dear future husband, Lips are moving, Title

13. Finding Neverland (Songs from the Broadway Musical)
awal saya mengetahui album ini dari Christina Perri yang mengabarkan kalau dirinya bergabung album kompilasi Finding Neverland dan mengisi lagu All That Matters. dan ternyata album cukup meyakinkan untuk di dengar karena di isi dengan banyak deretan penyanyi kelas atas dengan berbagai lagu lagu yang indah.
Favorite Track: Christina Perri - All that matters, Christina Aguilera - Anywhere but here, Ellie Goulding - When your feet don't touch the ground, John Legend - My imagination.

14. Florence and The Machine - How Big, How Blue, How Beautiful
Florence and the Machine akan selalu menjadi salah satu musisi yang punya karakteristik bermusik dan punya tempat tersendiri di hati penggemarnya. meskipun album ini terbilang berbeda dengan album debutnya Lungs (2009) dan Ceremonials (2011) namun alunan musik Baroque pop yang mereka sajikan tidak mengurangi karakteristik mereka dari album-album sebelumnya. dan saya rasa comeback mereka berhasil dan akan menjaga eksistenti karier mereka di masa depan.
Favorite Track: What Kind Of Man, Ship To Wreck, Queen of Peace, Delilah

15. Furious 7
saya jarang menyukai album Hip Hop. mungkin album Hip Hop terakhir yang benar-benar saya sukai adalah The New Classic milik Iggy Azalea. hingar bingar kepopuleran film Furious 7 juga melambungkan lead single-nya Wiz Khalifa feat Charlie Puth - See You again yang begitu sangat booming. saat saya usai menonton film-nya dan masuk di credit kemudian lagu Go Hard and Go Home feat Iggy Azalea di perdengarkan dan mungkin itu juga yang membuat saya tertarik untuk mendengarkan keseluruhan album ini.
Favorite Track: See you again, Go hard and go home

16. Ryan Adams - 1989
Ryan Adams merilis ulang dan mengcover keseluruhan album 1989 milik Taylor swift dan di aransement ke musik yang lebih ke Alternative country / Rock. ada yang menilai positif namun ada juga penggemar Taylor swift yang menilai negatif dan menyuruh Ryan untuk memulai karier bermusiknya sendiri dari pada harus membuntut karya orang lain. LOL!
dan menurut saya album ini cukup menarik, namun yang membuat saya tidak begitu nyaman karena Taylor swift sendiri di kenal dengan penulis lagu handal dengan sifat dan pemikiran idealis feminim-nya. namun agak aneh juga saat lagu-lagunya dinyanyikan seorang pria. hehe
Favorite Track: Welcome to new york, Style, Wildest dream, clean, black space, Shake it off

17. Sara Bareilles - What's Inside: Songs From Waitress
awal saya mengetahui lagu "She Used to be Mine" yang menjadi daya tarik di album ini berasal dari instagramnya John Mayer yang meng-upload cover album tersebut dengan caption yang intinya ia sedang menyukai dan amat terobsesi dengan lagu tersebut. begitu dalam penghayatan untuk sebuah lagu Ballad tentang kehidupan seorang pelayan dengan komposisi musik yang pas. dulu saya tidak begitu mengenal dan menyukai Sara Bareilles namun lagu "She Used To Be Mine" tersebut membuat saya langsung jatuh cinta saat pertama kali mendengarkannya.
Favorite Track: She Used To Be Mine, Bad idea feat Jason Mraz, You Matter to me feat Jason Mraz
 
18. Alessia Cara - Know-It-All
jika lagu Royals milik Lorde menceritakan tentang remaja yang merasa terisolasi dengan berbagai matrelisme dalam budaya pop, dan memandang kehidupan dengan caranya dan imajinasinya sendiri. maka Here milik Allesia Cara menceritakan tentang ketidaksukaan seorang remaja mengikuti gaya hidup bebas, dan muak dengan lagu-lagu pop yang tidak mempunyai makna, kebanyakan hanya bernuansa pesta dan mabuk. dan tentu saja dua lagu tersebut menceritakan tentang pemikiran seorang introvert. saya suka sekali. Allesia cara seperti remaja penerus Lorde dengan lagu-lagu yang punya isi dan lirik yang cerdas.
Favorite Track: Here, Wild Thing, Outlaw, Seventeen
 
29. Jewel - Picking Up The Pieces
Jewel mengaku saat menggarap album ini, ia lebih memfokuskan untuk melupakan industri musik yang ia geluti sepanjang karier-nya yang mementingkan mengikuti selera pasar. dan Jewel lebih memfokuskan untuk menulis lagu yang mempunyai makna dan kembali ke dasar musik yang ia kuasai dan paling dekat dengan jiwa bermusiknya. mungkin ini adalah karya paling personal yang Jewel rilis dikarenakan ia menulis dan memproduseri sendiri semua track di album ini.
Favorite Track: My Father's Daugher feat Dolly Parton, A boy need a bike, Family tree, his pleasure is my pain


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
 
sebenarnya saya sudah lama ingin bercerita tentang ini, dan sudah lama postingan ini tersimpan di draft. sepertinya saya tidak akan pernah bosan untuk membicarakan tentang Christina Perri, musisi yang paling dekat di hati saya. saya tidak membicarakan tentang seorang kegilaan fans terhadap idolanya yang memandang Christina perri sebagai seorang wanita, yang cantik, berbakat dan lain lain..
tapi yang saya maksudkan adalah karyanya, musiknya, vokalnya, terutama hal yang paling penting adalah setiap bait lirik lagunya yang sudah banyak menginspirasi. karena mungkin buat saya lagu lagunya sudah banyak membuat saya melalui banyak hal. Christina perri sudah menjadi bagian dalam hidup saya..

awal mulanyasaya mengenal Christina Perri berawal dari seorang teman facebook, entah siapa saya lupa karena saya tidak begitu kenal. merekomendasikan saya untuk menonton video cover milik Maddi Jane "Jar Of Hearts" pada tahun 2011 lalu. katanya Videonya sangat bagus, Dia gadis yang masih sangat muda bertalenta bahkan menyanyikan lagu Jar of Hearts lebih bagus dari penyanyi aslinya, yaitu Christina Perri.  dan Video Madi Jane belum banyak di tonton sampai puluhan juta seperti sekarang. saya ingat betul ketika menonton Video Dia untuk pertama kalinya jumlah Viewers nya baru berapa puluh ribu.

Videonya bisa di lihat berikut ini :

pada saat itu saya belum menyukai, belum ngeh dengan karyanya Christina Perri, ketika saya dengarkan Jar of Hearts pun rasanya biasa saja. ketika film Twilight: Breaking Dawn Part I di putar di bioskop, semenjak itu lagu soundtracknya "A Thousand Years" pun menjadi ikutan booming perlahan lahan.. saya denger lagunya pun masih terasa biasa saja. dengan mendengar nama Christina Perri dan mendengarkan suaranya saya kira Dia penyanyi senior yang udah 40 tahun an hihihi *maap

hingga pada saat itu, mungkin sekitar tahun 2011 juga album pertamanya LoveStrong dirilis, teman twitter saya ada yang ngetwit seperti lirik lagu yang sangat patah hati beserta penggalan kata "#Np Christina Perri - The Lonely" saya pada saat itu berada dalam keadaan patah hati karena putus cinta (#halah...) yang membuat saya tertarik dengan membaca liriknya saja, akhirnya saya coba dengarkan full lagunya. dengan mendengarkan hanya sekali saja langsung membuat saya terenyuh, liriknya begitu mendalam di kombinasikan musik pop folk piano yang membuatnya terdengar kelam. vokal Christina Perri begitu melankolis dan terdengar sedih, seperti wanita kesepian yang kehilangan cintanya hingga membuat hidupnya tak berarti. sepanjang malam Dia bersedih seperti menangis merupakan nyanyian tidurnya setiap malam.

The Lonely
2 a.m., where do I begin?
Crying off my face again
The silent sound of loneliness
Wants to follow me to bed
I'm a ghost of a girl that I want to be most
I'm the shell of a girl that I used to know well
Dancing slowly in an empty room
Can the lonely take the place of you?
I sing myself a quiet lullaby
Let you go and let the lonely in to take my heart again

saya mulai mencari dan mendengarkan seluruh albumnya. saya sadar pada saat itu juga, betapa bagusnya lagu lagu Christina Perri hmmm.. hingga waktu bergulir sebuah portal berita memberitakan kalau Christina Perri akan mengadakan konsernya di Jakarta, yang bertajug Love Strong Tour pada tanggal 5 juni 2012. saya begitu gembira juga sedih. dari dulu saya menyukai musisi ini itu ingin sekali menonton konsernya, tapi keinginan hanyalah sebatas keinginan yang saya anggap biasa. tidak pernah mencoba mewujudkan karena saya tahu dari kampung saya ke Jakarta jauh bisa ditempuh hingga 8 jam perjalanan, belum lagi harga tiket yang menurut saya masih mahal (mungkin bagi sebagian orang itu sudah murah banget) karena pada saat itu saya masih mahasiswa semester 3 yang sama sekali enggak gaul tentang nonton konser dan sebagainya :p belum tahu rencana menabung dari jauh jauh hari untuk menonton konser, belum lagi saya juga sepertinya tidak di ijinkan keluarga karena sepertinya hal seperti itu mengidolakan seseorang dan menonton konsernya bukanlah hal yang penting dan bermanfaat.

entah kenapa ya, pada saat itu dorongan untuk menonton konser Christina Perri sangat besar sekali. saya juga heran sendiri sepertinya memang sudah di takdirkan begitu :p hingga sejak berita dari portal berita tersebut, saya sudah berencana dan berandai andai dalam pikiran saya sendiri kalau saya naik kereta kesana atau saya minta tolong dengan sepupu saya di Jakarta untuk menampung saya 2 hari dan lain lain.
saya mulai mencari informasi kuis tiket konser gratis yang di adakan sponsor, banyak sekali, macam macam kuis saya ikuti. enggak mudah memang dan harus siap kecewa. sebelum pengumuman kuis itu di umumkan saya membuka youtube untuk menonton berbagai LoveStrong Tour nya Christina Perri untuk mengetahui bagaimana sih suasanya konsernya. saya menonton Bang Bang Bang Live HMV Ritz Manchester 16-01-12 hingga menangis di depan komputer, bagaimana yah kalau saya tidak mendapatkan tiketnya mungkin saya begitu kecewa dan sedih. mengingat sudah banyak yang saya khayalkan di pikiran saya.

hingga takdir memang sedang berpihak kepada saya, saya memenangkan 2 tiket konser sekaligus yang saya ikuti di facebook dan twitter. saya berencana untuk menonton bersama sepupu saya. ahhh..
saya minta ijin ke Ibu saya dan akhirnya di perbolehkan, karena pada saat itu saya sedang liburan semester, tiket konsernya gratis, dan sepupu saya menyanggupi saya "repoti" selama di Jakarta. 
sekitar tanggal 3 juni 2012 saya berangkat sendirian ke jakarta naik bus, tidak pernah sebelumnya saya berfikir sampai senekat ini. dikarenakan dari dulu saya tidak pernah pergi jauh sendirian, saya orangnya buta arah dan selalu kebingungan dan cemas di tempat asing. itulah sebabnya keluarga saya sangat mengkhawatirkan saya dan tidak mengijinkan saya pergi jauh sendirian. kalau bukan karena Christina Perri mungkin saya tidak pernah berani. sesampainya di jakarta barat saya di jemput suami sepupu saya. besoknya saya berangkat dari Jakarta barat ke Jakarta Selatan untuk mengambil hadiah tiket. naik KRL, angkot, jalan kaki jauh sekali dan akhirnya sampai ke suatu gedung dari informasi alamat yang di berikan panitia kuis. saya masuk gedung dengan mengisi buku tamu dan di arahkan security untuk masuk sendiri dan naik lift sampai ke lantai 18. sesampainya disana ada beberapa orang yang sedang menunggu interview magang, ada juga yang sedang ambil hadiah tiket seperti saya. tak lama menunggu akhirnya saya mendapatkan tiket konser yang saya inginkan dan berfoto bersama pemenang lainnya. hah senang sekali rasanya keluar dari gedung sambil tersenyum riang akhirnya pulang lagi ke Jakarta Barat.
besoknya saya berangkat sekitar jam 4 sore saya berangkat bersama sepupu saya dari Jakarta Barat ke Tennis Indoor Senayan, Jakarta pusat. naik bus way dan jalan kaki mengelilingi Stadion Gelora Bung Karno. setelahnya masuk dan mengantri belum banyak orang dan saya bisa mendengarkan kalau Christina Perri dan band nya sedang Soundcheck di panggung. meskipun saya hanya mendengarkan samar samar dari luar gedung. sesampainya masuk gedung udaranya dingin banget dan masih belum banyak orang, mungkin baru beberapa puluh orang so, saya dan sepupu saya bisa memilih tempat. konser yang di rencanakan tepat jam 19:00 pun molor dari jadwal sampai hampir jam 20:00..

penonton sudah hampir memenuhi ruangan, intro di perdengarkan dan membuat saya sampai merinding. Christina akhirnya muncul ke panggung, dan semua penonton bersorak. saya masih ingat betul Christina Perri memakai Dress Mullet merah, sepatu Boots cokelat bergerak kesana kemari dengan lincahnya menyapa semua penonton dan itu membuat saya tidak percaya dan hampir menangis. apa bener saya lalui sejauh ini dan Christina Perri sekarang berada di hadapan saya? rasanya seperti mimpi.. mengingat baru pertama kali menonton konser musisi internasional, dan Christina Perri penyanyi yang paling sering saya dengarkan dan rasakan ikatan emosional saya dengan lagu lagu ciptaannya.

mendengar nama konser Christina Perri pasti orang akan beranggapan suasananya tenang dengan lagu lagu pop akustik piano dengan lagu lagu galau bertempo lambat, tapi ketika saya menontonnya langsung semua anggapan itu ternyata salah. lagu lagu Christina kebanyakan agak di aransemen menjadi lebih Rock dengan iringan Live Band yang menghentak.
lagu pertama, Christina Perri menghentak dengan Bang Bang Bang yang menurut saya lagu yang cocok untuk pembuka konser dengan lagunya yang ngbeat. menurut saya lagunya sendiri memang lucu tentang balas dendam dan karma. "to the ground you left my heart to bleed, Bang she shoot you karma taste so sweet..."
lagu kedua Black + Blue yang menceritakan tentang terkadang kita memang punya sifat kekanak kanakan dalam sebuah hubungan.
lagu ke tiga Distance single ke 3 di album LoveStrong yang berduet dengan Jason Mraz. tentu saja suara Jason Mraz digantikan oleh sang gitaris Johny Handson. Christina bernyanyi dengan berganti ganti instumen antara gitar dan piano yang membuat saya kagum dengan talentanya.
saat memasuki lagu ke delapan, Christina menyanyikan lagu "A Thousand Years" mengambil beberapa bunga mawar dan membagikannya ke penonton, seluruh ruangan terdengar riuh saat memasuki bagian Reff lagu tersebut.. Christina membiarkan penonton menyanyikan lagu A Thousand Years dan memberikan pujian kepada penonton "You Sings so beautifuly.." dengan riuhan tepuk tangan penonton saat lagunya berakhir.. A Thousand Years membuat malam itu begitu indah. saat lagunya berakhir Christina bilang kalau dirinya tidak akan melupakan nyanyian A Thousand Years saat di Jakarta. setelah itu Christina mengumumkan kalau dirinya sedang proses dalam pembuatan album ke dua.
lagu berikutnya yang ke sembilan merupakan lagu baru "Run" akan masuk dalam Tracklist album ke dua dinyanyikan tanpa iringan band, Christina menyanyikannya dengan memukau dengan iringan gitar ditangannya.
lagu ke sepuluh, Christina turun duduk di tepi depan penonton menyanyikan lagu favorite sata "The Lonely" sontak suasana konser menjadi lebih galau dan melankolis.
lagu ke sebelas "Mine" setelah Christina membuat penonton galau dengan "The Lonely" berikutnya Christina berhasil membangkitkan semangat kembali dengan lagu "Mine" yang ngbeat dan menghentak, di akhir lagu Christina penyuruh semua penonton untuk mengangkat tangan sedangkan dirinya berbalik arah dan mengambil gambar bersama penonton.
lagu ke dua belas, Christina kembali duduk di pianonya dan mulai bercerita kalau lagu selanjutnya "Jar of Hearts" yang akan Dia nyanyikan merupakan lagu yang membuat cita citanya terwujud. Christina merasa lagu ini bukan lagu dirinya lagu, tapi lagu kita semua. karna lagu ini Christina bisa bertemu dan menghibur kita semua di malam itu. pada saat lagu "Jar of Hearts" dinyanyikan saya merasa begitu bahagia..
lagu ke tiga belas "Tragedy" sebenarnya lagu yang agak akustik namun Christina membawakan dengan iringan band. dan hentakan Drum disesuaikan dengan tata lampu panggung, dan itu keren sekali :Dlagu terakhir ke empat belas "Arms" yang menjadikan perpisahan Christina dengan penonton, Christina mengucapkan banyak terima kasih untuk semua penonton yang sudah datang.
dan tidak saya lupakan yaitu ketika konsernya berakhir, Christina mengambil semua bunga mawar di panggung dan melemparkannya ke penonton. dalam hati saya, beruntung sekali itu penonton yang dapat mawar dari Christina..
saya pulang dari konser dengan hati yang sangat bahagia, tak lupa membeli T-shirt Lovestrong untuk kenang kenangan. besoknya saya harus pulang kampung dengan naik kreta sendirian yang di tempuh selama 8 jam. dan itu merupakan pengalaman yang sangat berharga buat saya. terima kasih Christina Perri! Terimakasih karena kamu juga mengajarkan saya untuk menjadi berani untuk melakukan sesuatu pengalaman yang sangat berharga ini.

Setlist LoveStrong Tour Live in Jakarta
1.   Bang Bang Bang
2.   Black + Blue
3.   Distance
4.   My Eyes
5.   Blue Bird
6.   Crazy
7.   Be My Baby (The Ronettes cover)
8.   A Thousand Years
9.   Run
10. The Lonely
11. Mine
12. Jar of Hearts
13. Tragedy
14. Arms

selang beberapa tahun kemudian, album kedua Christina Perri di rilis yang bertajug "Head or Heart" dirilis tahun 2014 lalu yang mengandalkan single "Human", "Burning Gold" dan "The Words" seperti biasa sepertinya mudah saja saya menyukai karya Christina Perri, mungkin bukan saya saja ya tapi banyak orang juga yang seperti saya yang mempunyai ikatan emosinal dengan lagu lagunya. liriknya begitu puitis dan banyak menggambarkan cinta dengan sudut pandang yang berbeda. 
tidak seperti konsernya yang dulu, saya mengetahuinya secara tiba tiba dari suatu portal berita. namun konser Christina Perri berikutnya saya sudah menyiapkan ancang ancang dari jadwal Touring Christina perri yang berawal dari Amerika, Canada dengan opening act Birdy dan Tori Kelly. selanjutnya Christina tidak melanjutkan Tour-nya karena Dia di dapuk menjadi Opening Act konser One Republic "The Native Tour" selesai dengan petualangan musiknya dengan One Republic, Christina kembali di dapuk menjadi Opening Act konser Demi Lovato "Demi World Tour" di Amerika dan Canada. itu semua membuat "Head or Heart Tour" nya di tunda.
seharusnya Christina mengadakan Tour di Jakarta sekitar bulan Oktober, namun penundaan jadwalnya membuat Tour di Jakarta pada bulan maret 2015, tepatnya di Java Jazz Festival. saya sudah lulus kuliah dan sudah bekerja jadi saya tidak lagi mengais ngais tiket gratisan dari kuis lagi (hihihi.. Alhamdulillah)
saya membeli tiket-nya Pre Sale mungkin sekitar dua bulan sebelum hari H.
dear @christinaperri guess what? who's going to meet you on march 8th. YES ME!!!! :D i'm so excited gaahhh #headorhearttourasia
A photo posted by -S- (@sucirizkiana) on Mar 4, 2015 at 3:31am PST
bukannya malah senang, ada yang membuat saya bersedih kali ini.. saya mengambil cuti mulai hari sabtu, mungkin bisa saja dan mudah saja saya ambil cuti hari jumat. saya mengikuti kuis Meet and Greet untuk bertemu Christina Perri dan saya Menang!! bukannya senang karena saya menang tapi saya sedih karena tidak bisa hadir dalam Meet and Greet itu.. saya mengetahui pengumuman pemenangnya 5 jam sebelum waktu yang di tentukan. saya bisa saja membolos kerja karena pada saat itu kantor sedang sepi dan tak masalah jika saya serahkan ke teman kerja dan tinggal pergi. namun masalahnya siapa yang mau antar saya ke Jakarta? saya hubungi suami sepupu saya tidak bisa, karena ada pekerjaan. saya hubungi adik saya juga tidak bisa karena sedang bekerja. jika mengetahui lebih lama dan tidak mendadak mungkin bisa saja semua saya rencanakan. tapi ya begitulah :'(( Seharusnya saya berada di Studio RCTI sekitar jam 20:00 untuk menemui Christina Perri langsung seusai dia melakukan sesi interview dan seusai dia tampil di acara Konser Dunia di RCTI.
pulang kerja badan saya begitu lemas dan ingin menangis sekencang kecangnya. yang bisa saya lakukan cuma menonton penampilan Christina Perri di Tv, yang seharusnya saya bisa temui di backstage atau di studio. saya menelfon pihak Warner Music Indonesia, apakah saya masih ada kesempatan untuk bertemu? mereka bilang tidak bisa, mungkin bisa sebelum Dia tampil di Java Jazz dua hari kemudian. tapi mereka tidak bisa menjanjikan.
besoknya hari sabtu, saya berangkat ke Jakarta naik bus bersama adik saya, langsung turun di Jakarta Pusat ke tempat tante saya, malamnya langsung menghadiri pesta pernikahan sepupu saya (dari keluarga Alm. Bapak) itulah alasan saya cuti kerja, karena ingin menghadiri resepsi pernikahan yang kebetulan -H 1 dari konser Java Jazz. yang kebetulan sama! jika saya bilang langsung mau nonton konser sepertinya itu alasan yang konyol untuk cuti kerja LOL
besoknya saya kembali menelfon pihak Warner Music Indonesia apakah ada kesempatan lagi untuk bertemu Christina Perri? mereka bilang maaf tidak bisa, karena jadwal Christina padat, banyak media juga yang tidak berkesempatan untuk Interview. disitu hati saya kembali remuk.. saya melamun begitu sedih.
sekitar jam 3 siang saya berangkat ke J Expo kemayoran dan janjian bersama seorang gadis ABG yang saya kenal melalui twitter. saya tidak begitu mengenalnya, hanya karena saya tidak mungkin sendirian di konser dengan ribuan orang disana pasti akan sangat buruk. hehe
dan saya pikir hidup akan lebih mengasikan jika kita berkenalan dengan orang asing, kesempatan untuk menonton konser dengan orang asing yang saya temui merupakan hal yang mengasikan juga. Dia terlihat sangat cantik memakai ripped Jeans, sepatu boots dengan kemeja biru. Dia juga begitu baik menyapa saya yang kebingungan saat berada di gedung konser dan Dia berusaha mencari tempat duduk bersama saya yang sekelilingnya sudah penuh di konser Ruth Sahanaya (sebelum Christina Perri tampil, gedungnya di pakai untuk Ruth Sahanaya)
Too bad, seharusnya saya tidak usah menonton Ruth Sahanaya. saya pikir dengan menonton show sebelumnya tidak usah jauh mengantri tinggal duduk menunggu konser selanjutnya dimulai. selesai nonton Ruth Sahanaya kami berdesakan dengan penonton banyak sekali dengan antrian yang super panjang..
yah kalau begini tadi langsung antri saya tidak usah nunggu Ruth Sahanaya, gumam dalam hati. namun tak apalah namanya juga pengalaman lagi pula ini juga pertama kali nonton Java Jazz wajar saja kalau tidak tahu.
sesampai masuk gedung yang sangaaat berdesakan, kami juga tidak kebagian tempat duduk. menurut berbagai sumber berita konser Christina Perri di java jazz memecahkan rekor dengan penonton paling banyak. sempat hampir ada keributan karena banyak sekali penonton berdesakan. akhirnya konser juga berlangsung dengan lancar. dengan kehadiran MC dan Isyana Saraswati yang memimpin semua penonton menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum konser dimulai.

akhrinya Christina muncul ke panggung dengan outfit hitam putih. kemeja lengan panjang lace putih, celana mini dengan motif dress, stocking hitam bling bling dengan sepatu kets hitam. dengan tatanan rambut hitam pirang agak curly yang di kepang sebelah kiri dan menyampingkan rambutnya ke bahu kanan. tentu saja saya hafal dengan outfitnya yang hampir sama dipakai di Head or Heart Tour berbagai negara sebelumnya.

Christina datang menyambut dengan lagu "Trust" yang di aransemen begitu berbeda dengan versi audio-nya, setelah lagunya selesai Christina menyapa penonton dengan beberapa ucapan dengan bahasa indonesia dan bergerak kesana kemari dengan lincahnya dan langsung melanjutkan lagunya ke "I Don't Wanna Break".

memasuki lagu ketiga Christina menyapa penonton dengan mengatakan "Thank you so much. How's everybody doing? are you guys having a good time? thank you so much for choosing this spent evening with us. we were excited to be here to the Jazz Festival. this song is called Run" dan melanjutkan untuk menyanyikan lagu favorite saya "Run" 

setelah menyelesaikan lagu "Run" Christina mengambil gelas mug yang di sampingnya untuk diminum dan melanjutkan percakapan dengan penonton "Apa Kabar?? you guys having an alright time?" penonton kembali bersorak. dalam hati saya bergumam "saya tidak begitu melalui an alright time, Christina. kerena gagal Meet and Greet denganmu. hiks hiks.. " Christina menambahkan "me too.. we gonna play a bunch songs for you guys. songs from my first album, and songs from my second album *dance* *giggles* i am so sorry i just to that. this song is called Distance" menyanyikan lagu "Distance" dengan sang gitaris Johny Hanson yang menggantikan vocal Jason Mraz.

 dan Christina mengakhirinya lagu "Distance" dengan mengucapkan "Terima Kasih" "Thank you so much.. so this next song we gonna play for you, i wrote it about moving from my hometown to side far away. where had to go to chase my dream. and the thing is i feel like a lot people, sometimes start out on chasing your dream they get out like yeah i am gonna do it!! and the they start, and then some point its get really hard and they stop. and so many people stop and so i wrote this song about chasing your dream but not stoping! not stoping until cames true. and tonight all of you are part of my dream so thank you.. and this song is called Burning Gold"
Christina menceritakan tentang lagu "Burning Gold" yang di tulisnya tentang menggapai impian, Christina juga menambahkan penonton semua adalah bagian dari mimpinya.

selesai menyanyikan "Burning Gold" ada penonton yang meneriakan I Love You Christina!! dan Christina menjawab "Hi.. I love You too" Christina lalu kembali duduk mendekati piano, dan memperkenalkan pianis-nya "Overyone this is Emily Grace" we gonna slow down a litle bit for you guys aam.. so this aa this song we gonna play for you i wrote it about something, i wrote about very specivic tiny moment. and umm maybe you guys can relate, it's the moment where youhave  fallen so so madly in love and you so happy. have you guys felt that? ok ok so but this is very same time and exact some moment that you so happy and you are also so afraid because you didn't tell the person that you love and that you love them yet. right?? you guys know i am talking about? it's like you are happiest ever and the most scare ever at the exact same time and also this next song is about.. it's called The Words *menghela nafas* " Christina menyanyikan "The Words" dengan iringan piano dari pianist-nya dan mengakhirinya dengan "Thank you.. Give it up for Emily Grace.. "
Christina melanjutkan untuk menyanyikan lagu berikutnya "i hope you guys can sing along to this next song is called Arms" dan Christina mengakhiri lagu Arms dengan sedikit improvisasi lirik "you put your arms around me, Jakarta! i am home hihihi"
kemudian Christina melanjutkan dengan Cover lagu Mika "Lolipop" tirai di belakang panggung berubah menjadi warna warni pelangi, seperti Lolipop! tanpa berkata apa apa lagi kemudian Christina mengambil gitarnya dan melanjutkan dengan menyanyikan lagu "Lonely Child' "cha.. cha.. cha"
dentingan piano berlanjut mengalunkan iringan piano lagu "A Thousand Years" "Thank you so much, this song is about loving someone forever i dedicated for all of you Jakarta, thank you for having me back to beautiful country. i hope you sing along"
"can you guys light up your phones, light light light!" Christina mengcover lagu Coldplay "Sky Full of Stars" yang di sambut riuhan para penonton. kemudian di lanjutkan dengan lagu "One Night" "This song is called One Night" setelah lagunya selesai Christina kembali berceloteh "Thank you, are you guys having fun? i can't believe how loud and amazing you guys sing during "A Thousand Years" i don't think i ever forget that! seriously that my been the loudest audiences we ever had ever sing that song ever. Jakarta you totaly one!! so, Thank you!
hi Johny *menyapa sang gitaris* you guys know Mr  Johny Handsome? i love to call Mr Johny Handsome! oke this is the deal this next song we gonna play you, is the happy song that i ever writen in my whole life. i can be happy guys! i can be really happy it happen before it's very short time at least it's very just small time. but i was very happy ones! and i wrote this song! i just want to warn you about the happiness. and also if you guys can participate just smiling as big as you can! thanks it's called "Be My Forever"
 so this next song we gonna play for you, is the song... i'm just telling you a bunch story i hope that's okay. it's like we are friend right. are we a friend? okay good!
umm.. so this song, honestly if i told you the truth i was gonna put on album i thought that a secret, i though that the song just for me because when i... i mean you guys can see i am very dorky, very dorky and very smiles in real life and umm and so, the place i put my heavy stuff into music and into songs. so i was having really really bad day umm i wrote the next song and made me feel better in that moment so i though show it to no one. and i just keep moving on in my life. and um.. because i was stuck. and umm.. i don't know what that mean for all of you in your real life, but i think  you guys i know what i mean by my life was stuck. i was stuck. and i realize i had to find one thing to we go to unstuck. so, this is my experience but i found that self forginess is the way to get unstuck. and this song is about and i dedicated yeah.. i dedicated to put this on the album because i sure i do, i tell the thruth. this song is called "Human"
wuuhh untuk menjelaskan makna dari lagu "Human" saja Christina sampai curhat panjang lebar hehehe tapi itulah salah satu keahlian Christina yang selalu blak blak an tentang perasaannya.
"Terima Kasih" ucap Christina mengakhiri lagu "Human" yang di lanjutkan dengan lagu "I Believe"
di lagu "I Believe" Christina mengjak semua penonton bernyanyi seperti paduan suara dengan pembagian lirik masing masing "This is not ending, This is just begining, hold on.. I am still Alive"
Christina menipu penonton dengan berlari ke belakang panggung, sedangkan penonton meneriakan "We Want more! we want more!
tapi kemudian Christina muncul lagi dengan mengcover lagu Ed Sheeran "Thinking Out Loud"
 berlanjut dengan lagu "Penguin" yang hanya di temani sang gitaris Johny.. "if you guys with someone you can make out. this is the time you can make out" hahaha sama seperti di Head or Heart Tour di negara lain ketika lagu lagu "Penguin" banyak yang berfoto selfie sedang berciuman ternyata saya baru tahu kalau itu disuruh Christina.
kemudiaan Christina kembali berceloteh "if you could be so kind, please take out your phones and please you can turn the person that you came with, so your bestfriend, your brother, your wife, your fiance, your grandmother, neighbrough, who ever you came tonight. if you could please take a selfie like now is if you could post that selfie on the internet with hastag #HeadorHeartTourJakarta this is my gonna pick my favorite one and i am gonna post it. oke?? and i think Johny can do that too.
Christina menyuruh semua penonton berfoto selfie bersama orang orang yang datang bareng temannya. sedangkan Christina berselfie dengan Johny.
okay, so this next song i don't know what to say umm i the reason why i was able to come Jakarta 3 years ago so that why i came back now. it is the song complety change my life! tonight i hope all of you please accept this song like a big thank you note for me to each of you for coming tonight for suporting me, for believing me, supporting me, facebooking me, tweeting me and istagraming me and all you guys done to me is connecting me over these years. i am so so endlesly grateful! and this sog i give it to you, i hope you can sing along with me and the top of your lung, Jakarta! cause i know you can it's called "Jar of Heart"  *penontonpun bersorak*
setelah lagunya selesai Christina melambaikan tangan kepada teman teman band-nya untuk ke panggung dan menyanyikan lagu terakhir. Christina menyuruh penonton untuk bersemangat dan merdansa.
oke one all of you can dance on this song, you guys wanna dance? and this song is called "I Don't Wanna Break" closing yang memuaskan dari konser Christina dengan gerakannya yang lincah kesana kemari menari lagu "I Don't Wanna Break" sambil meneriakan "THANK YOU SO MUCH JAKARTA! WE LOVE YOU!"
saya benar benar puas dengan konsernya, Christina menyanyikan sampai 19 lagu dan suaranya tetap memukau. konsernya begitu intens dan penuh cinta. sampai sampai Christina menjelaskan makna beberapa lagunya dengan detail..
semoga kita bisa bertemu lagi di konsernya mendatang.. insyaAllah..

SETLIST HEAD OR HEART TOUR JAKARTA
1. Trust
2. Shot Me In The Heart
3. Run
4. Distance
5. Burning Gold
6. The Words
7. Arms
8. Lolipop (Mika Cover)
9. Lonely Child
10. A Thousand Years
11. Sky full of stars (Coldplay Cover)
12. One Night
13. Be my Forever
14. Human
15. I Believe
16. Thinking Out Loud (Ed Sheeran Cover)
17. Penguin
18. Jar of Hearts
19. I Don't Wanna Break


Share
Tweet
Pin
Share
2 comments
sebenarnya sudah lama sekali saya ingin mereview album ini, namun mungkin baru kesampaian sekarang. sudah lebih dari setahun lama nya dari tanggal perilisan dan saya rasa tidak ada kata terlambat untuk itu. so...

Head or Heart adalah album ke dua penyanyi favorite saya Christina Perri, kalau album pertama "LoveStrong" banyak menceritakan cinta dan kekuatan, dimana banyak di isi lagu lagu galau tentang berakhirnya sebuah hubungan. maka album keduanya "Head or Heart" banyak menyisipkan unsur Jatuh Cinta, Kesetiaan dan kebahagiaan. saat di interview, Christina bilang kalau album ini akan lebih jujur dan blak blak-an. bahkan saat menulis lagu demi lagu di album ini, Christina seperti berpura pura tidak akan ada yang mendengar albumnya biar bisa leluasa menuangkan kejujurannya dalam menulis lagu.
album ini juga terdiri dari beberapa Head songs (lagu yang liriknya berdasarkan apa yang terlintas di kepala) dan Heart songs (lagu yang liriknya merupakan kejujuran dari hati) seperti halnya sebuah hubungan yang terkadang juga sebuah pilihan dan sebuah kebimbangan apakah kau akan mengutamakan pikiran atau mengutamanakan hati untuk mencintai seseorang? begitulah pesan yang Christina ingin sampaikan..

Head or Heart bukan album patah hati seperti LoveStrong. tapi mungkin karena suara Christina terdengar melankolis dan sedih jadi banyak yang mengira lagu lagunya Galau :))

1. Trust
lagu ini merupakan lagu favorite Christina Perri dari keseluruhan album ini, karena lagu ini begitu dekat dengan hatinya juga lagu pertama yang dia tulis yang menginspirasi untuk pesan dari keseluruhan album. yang menceritakan seorang wanita yang mencoba mencari kekuatan untuk bisa mencintai lagi, bagaimana Dia bisa membangun kepercayaan diri untuk bisa menyayangi orang lain setelah menghadapi masa lalu dari hubungannya yang tak berhasil.

2. Burning Gold
lagu ini menceritakan kisah balik kehidupan Christina Perri memulai kariernya dari Nol. saat Christina berulang tahun yang ke 21 Dia memutuskan untuk pindah ke New York / California ya? duh lupa deh. semenjak itu perjuangannya di mulai dan tak mudah. Christina juga bekerja sebagai Waitress untuk bertahan hidup selama beberapa waktu. Christina juga sempat menikah namun pernikahannya tak bertahan lama hanya 18 bulan akhirnya bercerai. saat tahun 2010 saat usianya 25 tahun kesuksesannya mulai terlihat dan mencapai puncaknya ketika Dia tampil di acara Tv Fox kompetisi menari "So You Think You Can Dance" dan menyanyikan "Jar of Heart" lagu yang menceritakan tentang hubungannya yang berakhir dengan mantan suaminya.. sejak hari itu lagu "Jar of Heart" langsung debut #17 di Billboard Hot 100. padahal saat itu Christina belum mendapatkan kontrak rekaman dari label manapun. selang beberapa hari/minggu Christina di rekrut label rekaman dan tanda tangan kontrak dengan Atlantic Record sampai sekarang.
lagu ini tentang menggapai impian. semua orang ingin sukses, dan segala sesuatu yang di takuti untuk dilakukan, di situlah umpianmu menunggu untuk di wujudkan.

3. Be My Forever (Feat Ed Sheeran)
lagu Be My Forever merupakan lagu yang paling bahagia di album ini, awalnya ketika pembuatan album ini Christina di tantang oleh Produser untuk menulis lagu yang bahagia. Be My Forever merupakan lagu jatuh cinta, seseorang yg ingin selalu menghabiskan waktu dan seolah tak ingin berpisah bersama dengan orang yg di anggap tepat menjadi pasangannya :)
seperti yang Christina bilang saat menceritakan tentang proses recording-nya bersama Ed Sheeran :

"I was the most in love I may have ever been in my whole life, which is awesome because I knew I had a happy song in me. ... As much as I love the heart-wrenching stuff, I didn't want to force a happy song, and I think you can always tell when a song is fake. I remember going in the studio with this guy and him looking at me and I was glowing. And I'm like, "I'm so sorry. I'm in love. This is going to be awful. We're never going to write a song"

4. Human
melalu konfirmasi dari Christina Perri sendiri yang di tanya beberapa fans nya. lagu itu tentang "Self Forgiveness + Self Love" Human adalah nyanyian seorang wanita terhadap Kehidupan. ketika seseorang melakukan kesalahan besar di masa lalunya, tak perlu larut dalam penyesalan dan membenci diri sendiri. tidak ada manusia yang sempurna, semua orang juga punya kekurangan dan semua bisa melalukan kesalahan. jadi "Human" lagu tentang bagaimana untuk memaafkan diri sendiri.. setelah seseorang bisa memaafkan dirinya sendiri maka dia akan bisa mempunyai alasan kembali untuk bangkit dan mencoba lagi memulai hal hal yang pernah gagal.


5. One Night
angan angan seorang wanita yang jatuh cinta meskipun perasaannya belum di ungkapkan, begitu terobsesi dengan orang yang di cintainya dan ingin sekali cinta terbalaskan. wanita itu begitu bahagia karena cintanya di ibaratkan seperti penghapus segala kesedihan, kesepiannyanya yang telah lalu.
sebelum cintanya terungkapkan wanita tersebut berangan angan jika cintanya terbalaskan dan merasa menjadi wanita yang paling istimewa.

6. I Don't Wanna Break
seorang wanita yang mempercayai cintanya akan bertahan selamanya. dan tidak peduli resiko apapun yang akan dia lalui. karena jatuh cinta merupakan sebuah resiko yang akan di ambil dan di hadapi.

7. Sea of Lovers
saya masih ingat ketika sebelum album ini rilis, Christina sempat ngetwit kalau akan ada lagu "Arms Part II" tahu kan lagu yang berjudul "Arms" di album pertamanya Love Strong? lagu Arms yang bermakna memberikan perumpamaan Cinta ibarat rumah, tempat untuk kembali pulang dan berlabuh "You put your Arms around me, and i'm home.."
dan saya rasa lagu Arms part II yang di maksud adalah lagu "Sea Of Lovers" Laut di ibaratkan seperti kehidupan. jika kita berlayar sendirian di lautan tanpa arah dan tujuan, maka cinta adalah kompas untuk mengarahkan kita ke tempat tujuan, cinta adalah cahaya yang mengarahkan kita untuk menemukan tempat berlabuh, jika kau ingin menemukan orang yang kau sayangi, ikuti kata hatimu..


8. The Words
saat saya nonton Java Jazz bulan maret lalu, tentu saja untuk menonton Konser Christina Perri. sebelum menyanyikan lagu The Words Dia bilang kalau lagu ini menceritakan tentang suatu moment dimana saat seseorang sangat begitu jatuh cinta, sangat begitu bahagia, namun di satu sisi seseorang itu belum menyatakan cintanya. lagu ini juga punya makna tentang ketakutan seseorang kehilangan orang yang sangat di cintainya. dan di dalam sebuah hubungan memang harus di dasari dengan keterbukaan dan kepercayaan.

9. Lonely Child
lagu ini menceritakan betapa Cinta juga bisa menghancurkan semua keinginan, impian, masa depan yang ingin kita capai.. bagaikan seperti anak kecil kesepian yang keinginanya direnggut. Cinta juga bisa cepat berlalu, cepat terlupan, secepat cinta yang dari hati beralih ke pikiran yang menuai rasa benci..

10. Run
lagu tentang berakhirnya sebuah hubungan dan si wanita punya cara sendiri untuk menemukan kebahagiaannya kembali. lagu ini merupakan lagu pertama yang saya sukai di album ini. begitu emosional.
saya merasa kalau lagu ini mewakili perasaan saya pada waktu itu. hmm :p dimana saat sebuah hubungan berakhir pasti ingin pergi jauh berlari menjauh dari semua hal.. karena tanpa orang yang membuat patah hati, kita pasti bisa menemukan kebahagiaan kembali.
Christina bilang kalau lagu ini merupakan lagu yang paling sulit di buat, juga lagu yang paling lama proses nya dari penulisan dan komposisi musik.

11. Butterfly
Cinta begitu indah seperti kupu kupu, namun juga bisa penuh tipu daya dan kebohongan.

12. Shot Me In The Heart
lagu tentang berakhirnya sebuah hubungan, dan si wanita ingin pria itu menjauh. karena sudah tak mungkin lagi hubungannya bisa di pertahankan.

12. I Believe
Lagu ini lagu yang paling menginspirasi tentang bagaimana "Trust in yourself" untuk menghadapi situasi dalam kehidupan yang sedang buruk. lagu ini bukan tentang Cinta saja tapi tentang kehidupan. semua orang pasti pernah berada di titik terendah kehidupan, putus asa, merasa hancur menghadapi kegagalan, merasakan luka yang begitu sakit untuk mencoba bertahan dan berjuang dalam hidup.
Christina menyampaikan lagu ini dengan jenius, bukan seperti motivator yang hanya bisa menyuruh untuk berbuat ini itu.. namun Christina memposisikan diri di tengah orang yang sedang mengalami hal yang buruk. seolah Christina berucap "saya ini pernah mengalami apa yang kamu rasakan, kamu nggak sendiri! ayo kira berjuang bersama sama.. "

pada awalnya Christina Perri menulis lagu ini untuk organisasi non provit "To Write Love On Her Arms" yang berjuang untuk mengatasi masalah orang orang yang mengalami kecanduan obat obatan, depresi, orang orang yang kecenderungan suka menyakiti diri sendiri untuk pelampiasan, atau orang yang berfikiran ingin bunuh diri. yah semacam itulah.. dan akhirnya lagu ini dimasukan ke album.

lagu ini juga digunakan untuk soundtrack film PAN (2015) yang juga cocok dengan kisah peterpan dari lostboys yang tersesat di Neverland untuk tidak putus harapan bisa menemukan jalan kembali pulang.






Share
Tweet
Pin
Share
No comments
seneng banget rasanya hari ini, karena saya berhasil mendapatkan ijin cuti selama 2 hari untuk ke jakarta yay!! \(^_^)/
saya rela meninggalkan kerjaan selama beberapa hari juga bukan tanpa alasan, namun ada sesuatu yang dari jauuuh hari benar benar saya rencanakan hehe yaitu Heart or Heart Tour alias Konser kedua Christina Perri di jakarta. waah.. saya benar benar mengidolakan karyanya dari album pertama.
dulu saya juga pernah menonton konsernya yang bertajug LoveStrong Tour pada 2012 lalu, dan itu merupakan pengalaman yang tidak mungkin terlupakan buat saya..
namun, sayangnya Christina tidak mengadakan konser tunggal seperti sebelumnya namun bergabung di Java Jazz Festival 2015.
saya sangat tidak sabar untuk menantikan tanggal 8 Maret besok!! aaahhh \(^_^)/ kebetulan sepupu saya yang di jakarta juga akan mengadakan resepsi pernikahannya tanggal 7 Maret besok, jadi sekalian liburan. asiikk..

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
haloo.. akhirnya 2014 sudah berakhir. berikut ini saya akan mereview album terbaik yang selama di rilis tahun 2014. saya sebut album terbaik, tentu saja menurut music taste saya sendiri. bukan adaptasi dari situs musik manapun hehe

1. Within Temptation - Hydra
Within Temptation - Hydra
band ini selalu menjadi band favorite saya, meskipun banyak die hard fans nya mengkritik akan perkembangan musiknya yang seakan terus menjauhi genre Symphonic Metal yang telah membesarkan namanya. awalnya jujur saya kecewa setelah tau Within Temptation merilis album Symphonic Rock / Progressive Rock. tapi setelah saya dengar berulang ulang. well, it's not that bad.. Metal dan Rock bedanya tipis kan? bahkan album ini jauh lebih baik dari album sebelumnya The Unforgiving (2012)
Within Temptation masih mengusung influence album album Metal mereka yang dulu, mereka tau bagaimana menempatkan symphonic effects yang membangun atmosphere dan sentuhan cinematic yang dari dulu mereka bangun, meskipun mereka terus berevolusi genre di tiap album.
meskipun saya lebih suka album album yang dulu, namun album ini juga tidak mengecewakan sama sekali. Within Temptation sendiri mengaku album ini sangat berbeda terutama dari segi instrument gitar yang paling berat dari sepanjang karier mereka. seperti lagu "Silver Moonlight", "Covered by Roses", "Paradise (What about Us)" dan lain lain yang masih terdengar mendekati Metal seperti usaha Within Temptation untuk meyakinkan penggemarnya bahwa mereka tidak lupa bagaimana asal usul musik mereka. dan yaah menurut saya itu berhasil!
berkat album ini Within Temptation juga semakin sukses dengan debut album no. #12 di Billboard album 200 di minggu pertama
favorite track : Covered by Roses, Silver Moonlight, Paradise (What About Us?), The Whole World Is Watching, Dangerous, And We Run, Let Us Burn, Dog Days.

2. Within Temptation - Let Us Burn (Elements and Hydra Concert)
Within Temptation - Let Us Burn (Element and Hydra in Concert)
di bulan Mei 2012, Within Temptation merayakan anniversary karrier mereka yang genap 15 tahun dengan mengadakan konser megah mereka yang bertajug "Element" namun konser tersebut tidak di rilis versi live album nya maupun DVD nya. maka dari itu menurut keinginan penggemar Within Temptation merilis live album dan DVD yang merupakan gabungan Hydra tour dan Element. hasilnya? keren banget :)
saya suka sekali meskipun lagu lagunya kebanyakan di ambil dari album Hydra. namun lagu lagu lamanya juga di aransemen lebih modern dan vokal Sharon Den Adel tetap terdengar seperti dulu.
favorite track: The Promise, Candle, The Whole World is Watching, Mother Earth, Stand My Ground, Angel, Our Solemn Hour, Covered By Roses dll

3. Christina Perri - Head or Heart
Christina Perri - Head or Heart
Christina perri memang jagonya bikin lagu lagu galau, meskipun album ini merupakan bukan album patah hati. namun nuansa melankolis masih saja melekat pada dirinya. seperti judul albumnya album ini merupakan ekspresi kebingungan dalam sebuah hubungan. apakah cinta lebih perlu menggunakan hati? atau memakai pikiran?
favorite track : Human, Run, Burning Gold, The Words, Sea Of Lovers, Be My Forever feat Ed Sheeran, One Night, Butterfly dll

4. Sam Smith - In The Lonely Hour
Sam Smith - In The Lonely Hour
Sam Smith merupakan penyanyi yang banyak di bicakaran tahun 2014 lalu, awalnya saya tidak begitu menyukai single "Stay with Me" yang melambungkan namanya. namun saya baru sadar lagu lagunya benar benar bagus setelag single "I'm Not The Only One" dirilis. oh God suaranya.. saya hampir menyukai semua lagu lagu di album ini.
favorite track : I'm Not The Only One, I'Ve Told You Now, Life Support, Stay With Me, Money On My Mind, Leave Your Lover, Like I Can dll

5. Iggy Azalea - The New Classic
Iggy Azalea - The New Classic
dulu, saya tidak begitu menyukai musik Hip Hop, Rap dan semacamnya. mungkin saya menyukai R 'n B tapi tidak sespesifik Hip Hop. namun Iggy Azalea merupakan pengecualian untuk saya. sejak single Fancy feat Charlie XCX di rilis dan menjadi jawara di tangga lagu Billboard saya benar benar menyukai karyanya. menurut saya vokal Iggy yang terdengar Manly, ngRap dengan lebih santai dengan aksen bahasa inggris yang unik membuat lagu lagunya Easy Listening di kuping saya.
meskipun banyak yang meragukan kemampuan Rap nya, dan sekarang dia selalu menjadi pemberitaan media karna berbagai sensasi, kurangnya menjaga ucapan di masa lalunya yg cap Rasis yang membuatnya menjadi Bully-able. well, saya tetap menyukai karya karyanya walaupun tidak semuanya.
favorite track : Fancy feat Charlie XCX, Work, Bounce, Black Widow, Change your Life feat TI, Don't Need Y'all dll

6. Iggy Azalea - Reclassified
Iggy Azalea - Reclassified
album ini merupakan album Reissue dari album debutnya "The New Classic" yang sukses, yang mengandalkan single "Heavy Crown feat Ellie Goulding" yang menjadi Soundtrack Film Kingsman: The Secret Service Kingsman yang akan rilis februari 2015. dan album ini juga mengandalkan single "Beg For It feat MO" yang sayangnya batal dirilis music videonya.

7. Sia - 1000 Forms Of Fear
Sia - 1000 Forms of Fear
misterius, puitis, emosional. ya itulah yang bisa saya gambarkan album ini. Sia benar benar musisi yang unik dan punya ekspresi seni yang tinggi. lirik lirik lagunya begitu dalam seperti menyerukan sebuah penderitaan, ketakutan dan rasa sakit namun di sampaikan dengan cara yang feminist, indah dan puitis.
favorite track: Big Girls Cry, Chandelier, Elastic Heart, Dresess in Black, Free The Animal, Burn The Page dll

8. Lana Del Rey - Ultraviolence
Lana Del Rey - Ultraviolence
jujur sebelumnya saya lebih mengharapkan Lana Del Rey merilis album yang tidak jauh berbeda dengan album debutnya "Born To Die" yang bernuansa Tropikal dengan Orkestra megah. dengan lirik yang indah penuh metaora yang terkesan Glommy, di tambah dengan penampilan dia yang Retro Classic 60'an.
namun album Ultraviolence ini ternyata sangat jauh berbeda dari perkiraan saya yang musiknya lebih ke Blues Rock namun masih berkesan Sinematic dan lebih bernuansa Dark.
favorite track : West Coast, Ultraviolence, Shades Of Cool, Sad Girl.

9. Frozen Soundtrack
Frozen Soundtrack
siapa yang tidak tahu dengan film animasi disney yang populer tahun lalu ini? filmnya yang sangat begitu populer, soundtracknya pun laris manis. yang berhasil memenangkan penghargaan Oscars dan mendapat banyak begitu nominasi di ajang penghargaan berkelas.
yup, memang tidak di ragukan lagu soundtracknya memang bagus bagus.
favorite track : Let it Go (Idina Menzel Version), Let It Go (Demi Lovato Version), Love is an open door, Do You Wanna Build The Snowman, For The First Time and Forever dll

10. Ariana Grande - My Everithing
Ariana Grande - My Everything
Ariana semakin menunjukan kedewasaannya dengan berpenampilan lebih berani di album ini, kalau sebelumnya dia belum melepas imej disney yang cute menjadi wanita yang lebih dewasa dan here is it.. it's time to Ariana untuk menunjukan revolusi musik dan penampilannya. kalau dulu albumnya lebih terdengar Classic dengan beberapa track yang menunjukan warna vokalnya yang wah khusunya saat lagu Ballad ataupun bernyanyi di nada tinggi. nah di album ini Ariana lebih mengusung R 'n B 90'an
favorite track: Problem feat Iggy Azalea, Break Free, Bang Bang, Love me Harder, Best Mistake dll

11. John Legend - Love In The Future World
John Legend - Love In The Future World
setiap orang pasti akan tepesona mendengarkan suara John Legend yang membius dengan menyanyikan lagu yang lirik nya indah seperti All of Me, You And I (Nobody In The World) yah.. termasuk juga saya. album John Legend kali ini masuk daftar favorite saya karena lagu lagu dan suaranya yang berhasil menenagkan hati saya.

12. Selena Gomez - For You
Selena Gomez - For You
ini merupakan album kumpulan lagu lagu Greates Hits Selena, tentu saja lagu lagu yang dulu sudah pernah di rilis. dengan mengandalkan single "The heart Want What It Wants" yang menurut saya sangat indah dan jujur dalam lirik. setiap orang pasti pernah merasakan cinta buta, walaupun sering disakiti, walaupun orang yang di pikirkan tidak layak mendapatkan dari cinta kita. walaupun kita punya ribuan alasan logis untuk meninggalkannya namun hati tetap saja menginginkan apa yang ia mau. begitulah yang Selena ingin sampaikan.

13. Cher LLoyd - Sorry I'm Late

Cher LLoyd - Sorry I'm Late
mantan finalis X Factor ini semakin menunjukan kulaitasnya di dunia entertaiment dengan merilis album keduanya Sorry i'm Late. meskipun album ini tidak sesukses album pertamanya namum menurut saya album ini cukup berhasil dan cukup menarik seperti album pertamanya.
favorite track: I Wish feat TI, Sirens dll

14. Lea Michele - Louder
Lea Michele - Louder
pada awalnya saya tertarik dengan album ini karena Christina Perri menuliskan satu lagu untuknya yang berjudul "Empty Handed" dan merupakan favorite track saya di albumnya.
menyanyi bukan hal baru lagi untuk Lea Michele karena dia sudah terbiasa rekaman dan mengisi lagu untuk serial TV Glee dan ya memang album ini menurut saya juga cukup menarik.
favorite track: Empty Handed, Louder, Cannonballm If  You Say So dll
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

Total Pageviews

About Me

About Me
29. I can express myself a lot better through writing than I can through talking. I enjoy writing and I like to think I am good at it. and i just want to be better thinker.

Comments

Follow Me

  • facebook
  • instagram
  • youtube

recent posts

My favorite blog

  • Soul Side Journey
    Year 11
    6 hari yang lalu
  • BlueStellar's Blog
  • Mommy Diary ®
  • SMOONSTYLE
  • Life Is An Absurd Journey
  • menariberdua
  • lil' thoughts with jen
  • The Birds Papaya
  • gracemelia.com | Parenting Blogger Indonesia
  • The Arsalan Family Journal
  • Diary of an Honest Mom
Perlihatkan 10 Perlihatkan Semua

Label

About Time (4) Alessia Cara (2) art (6) Ask Me Anything (1) Aurora (1) Avril Lavigne (6) beauty (9) Beyonce (1) Birdy (2) Book (6) breastfeeding (4) Bullet Journal (1) Catatan Pribadi (12) Chasing Liberty (1) Chris Jones (1) Christina Perri (10) classmates (2) Demi Lovato (6) Dubai (2) Easy A (1) Elle King (3) Emma Stone (1) Epica (2) Fall Out Boys (1) family (11) fashion (2) First Aid Kit (1) Florence And The Machine (1) friends (13) gardening (1) hangout (13) Healt (2) Human Of New York (1) Iggy Azalea (2) Instagram (7) introvert (16) JOGJAKARTA (1) John Mayer (2) journey of motherhood (13) Keltie Knight (4) kuliner (1) Lana Del Rey (8) Lesson learned (21) Lorde (5) love love love (48) LoveStrong Tour (2) lyric (10) Make Up (2) Matthew Godde (1) Matthew Goode (2) Movie (24) MPASI (1) Muneca Brave (1) Music (47) my pregnancy journey (10) my story and my world (117) Natalia Oreiro (2) naura (5) Once Upon A time in Strorybrooke (5) Orange Is The New Black (1) parenting (2) photography (32) Pieces of my heart (83) plants (2) Playlist (22) quotes (30) Regina Spektor (3) review (12) Sam Smith (2) sampaikan ilmu walaupun satu ayat (2) see who i am (11) Sharon Den Adel (5) Sia (2) Simone Simons (2) sinopsis (12) skin care (2) Stoker (1) Taylor Swift (5) Telenovela (1) The Clique (1) The Lookout (1) The Notebook (1) The Ting Tings (1) traveling (22) Tv series (8) Under The Tuscan Sun (1) Within Temptation (6) work (22)

Blog Archive

  • September 2024 (1)
  • Juli 2024 (1)
  • Februari 2024 (1)
  • Mei 2023 (1)
  • Oktober 2022 (3)
  • September 2022 (4)
  • November 2021 (5)
  • Agustus 2021 (1)
  • Mei 2021 (4)
  • Februari 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (5)
  • Desember 2019 (2)
  • Februari 2019 (12)
  • Januari 2019 (8)
  • Desember 2018 (2)
  • Mei 2018 (1)
  • Agustus 2017 (2)
  • April 2017 (1)
  • Maret 2017 (9)
  • Februari 2017 (1)
  • September 2016 (2)
  • Juni 2016 (2)
  • Februari 2016 (5)
  • Januari 2016 (3)
  • Desember 2015 (10)
  • November 2015 (4)
  • Oktober 2015 (9)
  • September 2015 (2)
  • Agustus 2015 (2)
  • Juli 2015 (2)
  • Juni 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • April 2015 (4)
  • Maret 2015 (2)
  • Januari 2015 (2)
  • November 2014 (3)
  • Oktober 2014 (7)
  • September 2014 (4)
  • Maret 2014 (5)
  • Februari 2014 (6)
  • Januari 2014 (10)
  • Desember 2013 (7)
  • November 2013 (3)
  • Oktober 2013 (4)
  • September 2013 (6)
  • Agustus 2013 (3)
  • Juli 2013 (2)
  • Juni 2013 (9)
  • Mei 2013 (5)
  • April 2013 (8)
  • Maret 2013 (19)
  • Februari 2013 (5)
  • Januari 2013 (3)
  • Desember 2012 (3)
  • November 2012 (3)

Created with by ThemeXpose