• Home
  • About Me
  • Menu
    • Music
    • Chit-Chat
    • Potography
facebook twitter instagram Email

Canvas Of Life

maybe this is what you need to find your inner bad ass.. "the solitary prowess of a silent life"

Sudah beberapa kali, postingan blog saya terinspirasi dari blog, kutipan buku atau instagramnya Keltie Knight. Yes! i can say she's one of my favorite role models. Dia merupakan wanita yang meningspirasi dan positif figur untuk wanita muda.
saya ingat betul, ketika beberapa tahun yang lalu Keltie menulis blog tentang Luck, beberapa minggu yang lalu juga Dia mengutip quotes tentang Luck di instagram.  setiap orang punya kepercayaan untuk mendapat keberuntungan. namun tidak dengan Keltie Knight, yang tidak percaya dengan Luck. dengan segala macam yang pernah Dia lalui dalam Karier, Hidup, Pasangan. Keltie percaya kalau Luck itu tidak ada, yang ada hanyalah kita mengejar keberuntungan kita sendiri.
Luck? I don't know anything about luck. I've never banked on it and I'm afraid of people who do. Luck to me is something else: hard work- and realizing what is opportunity and what isn't. - #lucilleball
A photo posted by KELTIE 💃 KNIGHT (@keltieknight) on Dec 16, 2015 at 2:05pm PST

so, intinya adalah menurut Keltie, Keberuntungan akan di raih jika kita mengejar, bekerja keras, dan berusaha untuk mendapatkannya. tidak ada yang namanya Keberuntungan. yang ada hanyalah "Usaha".

dari dulu saya merasa kalau saya dilahirkan menjadi orang yang penuh keberuntungan. kata Mama saya, ketika saya lahir Orang tua saya rejekinya sedang melimpah dan usahanya selalu di mudahkan. hahaha terdengar seram yah. tapi menurut saya itu bukanlah keberuntungan namun Orang tua saya yang bekerja keras sehingga mendapatkan hasil.

dari kecil saya menjadi anak yang pendiam dan pemalu. itu juga mempengarui pergaulan saya yang beranjak dewasa dengan segala kesulitan dalam pergaulan dan menjalin pertemanan, dan juga kesulitan mendapatkan teman laki laki (Pacar). ketika saya SMP saya hanya bisa menyukai seorang anak laki laki, namun saya diam saja hingga lulus.. berbeda dengan anak perempuan yang lain, yang punya penampilan lebih menarik, selalu ramah atau mungkin bisa di katakan lebih genit, mereka bisa mendapat pacar dan gonta ganti pacar dengan mudah. namun, mendapatkan pacar dari usia segitu yang ada hanyalah merugi, if you know what i mean..
kenyataannya ada beberapa teman teman sekolah saya yang hamil di luar nikah, atau sekedar di rugikan perasaan dan fisik di usia yang sangat belia.
saya merasa beruntung tidak mengenal laki laki dalam usia segitu, sisi lainnya bukanlah keberuntungan yang sebenarnya saya dapatkan namun saya sendiri yang mengontrol pergaulan saya sehingga tidak salah memilih teman. dan juga mengontrol perasaan saya untuk tidak mencoba hal yang sebenarnya belum boleh di usia saya pada saat itu.
dulu ketika saya SMP, saya pernah merasakan masa masa yang paling susah. ingin tetap bersekolah dan beli buku saja sulit. bahkan saat les Komputer, saya minta sama Mama untuk membeli disket yang harganya Rp. 5000.- saja harus pinjam ke saudara. karena pada waktu itu, Bapak sakit parah dan Mama yang mencari uang. kami tinggal di kampung, dimana masih banyak anak perempuan yang lulus SD langsung pada bekerja menjadi PRT di Jakarta. di lingkungan kampung sini, masih banyak orang tua kolot yang menyampingkan pendidikan. terutama untuk anak perempuan. bahkan jika ada yang bersekolah sampai SMA di anggapnya keluarga Sok Kaya atau apalah sebutannya. "buat apasih anak perempuan di sekolahin tinggi tinggi? lulus juga akhirnya menikah jadi ibu rumah tangga!" ucap mereka.
dari dulu saya tidak pernah merencanakan kalau saya akan sekolah SMA dan melanjutkan Kuliah. tidak pernah terfikirkan hal tersebut. tapi saya terlahir dari Orang tua yang menjunjung tinggi pentingnya pendidikan. saya menjadi anak perempuan pertama di keluarga besar saya yang melanjutkan kuliah. bersyukur dan merasa beruntung saya bisa bersekolah, lulus Kuliah dan tidak pernah merasakan kerja jadi PRT di rumah orang asing.
saya merasa beruntung, tapi sisi lainnya bukanlah Keberuntungan yang sebenarnya saya dapatkan namun Mama saya yang bekerja keras banting tulang semenjak di tinggal Almarhum Bapak saya, untuk menyekolahkan Saya dan Adik saya hingga lulus.

dulu saya pernah bertemu dengan seorang Pria yang menyakiti saya selama sekian lama, hingga memakan waktu bertahun tahun lamanya saya berusaha bangkit dan Move on. itu juga memperngaruhi saya di masa sekarang, sejak hubungan saya berakhir dengan Pria tersebut saya belum pernah memiliki kekasih lagi. karena saya pikir tidak akan menghabiskan waktu, menyianyiakan waktu untuk menjalin dengan Pria Pria yang salah lagi. saya juga selalu berfikir sinis dan negatif terhadap Pria hingga selama bertahun tahun saya berusaha menghindar dari hal hal tersebut..
hingga akhirnya waktu bergulir banyak teman teman saya yang sudah menikah, punya anak dan terlihat hidup dengan kebahagiaan yang lengkap. namun, tak sedikit juga dari mereka yang pernikahannya sedikit demi sedikit menuai berbagai masalah karena banyak hal, termasuk Ekonomi. dan saya pikir sayapun belum siap untuk menghadapi berbagai masalah dalam pernikahan seperti itu.
saya bersyukur dan merasa beruntung, sampai usia saya sekarang ini belum menikah, karena saya pikir saya belum cukup Dewasa untuk menghadapi segala permasalahan tersebut. di tambah lagi saya merasa beruntung karena di usia sekarang ini saya masih bisa melakukan banyak hal hal lain yang belum pernah saya lakukan.

kalau di lihat dari sisi yang lain, memang benar kata Keltie Knight kalau Keberuntungan memanglah tidak ada. namun, bukan berarti itu tidaklah nyata. terkadang setiap orang harus memiliki perasaan Beruntung, karena untuk mengingatkan Manusia terhadap kekuasaan Tuhan. apapun bisa terjadi, apapun bisa terwujud dengan kerja keras namun semua itu belum tentu terjadi tanpa adanya kuasa Tuhan.
perasaan Beruntung juga membuat kita merasa kecil di hadapan Tuhan, untuk tidak memiliki sifat sombong dan Pesimis dengan bekerja keras bisa meraih segalanya. namun juga harus mengukur kemampuan diri betapa kecilnya kita di bandingkan dengantakdir yang di tuliskan Tuhan.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
pernah nggak sih kalian berharap atau mungkin berkhayal kehidupan kita ini seperti dalam film? (hehehe!) saya merasa kalau saya ini hopeless romantic. yang percaya istilah 'soulmate' dengan happy ending seperti dalam dongeng, saya percaya dan selalu menyukai dengan segala sesuatu yang dramatis.. ups, tapi bukan berarti saya ini pengkhayal berat ya!
mungkin lebih sifat optimis seperti semua orang diciptakan untuk saling menemukan 'soulmate' nya masing masing, semua orang pasti akan menemukan 'the one' dengan segala jalan yang tak terduga yang juga dramatis. saya juga mempercayai kalau sesuatu terjadi tidak ada yang kebetulan dan semua sudah di rencanakan Tuhan, ada kalanya bagi yang beruntung mungkin dengan jalan yang terkadang seperti di film film romantis.

seperti pada beberpa minggu yang lalu, saya membaca postingan Human Of New York. pendirinya merupakan fotografer yang bernama Brandon, yang pada awalnya memotret orang orang di sekitar New York dan menceritakan berbagai cerita kehidupan mereka.. lalu semakin berkembang dengan memotret orang orang dari berbagai negara. banyak sekali cerita yang menarik dari setiap foto yang Dia upload. dan saya akan menceritakan foto foto yang ini :

(1/3) “I’d just broken up with my fiancée in May. She left for work one day and never came home, then she mailed me the engagement ring. I was going through a rough time. I’d recently gotten sober. I was managing to stay away from alcohol, but sometimes I’d have to look at my watch and just commit myself to five more minutes of sobriety. One morning I went to a coffee shop and saw they were promoting their hashtag. I was brand new to Instagram, so I was just figuring out how it worked. I typed in the hashtag, and I noticed a post from Whitney. Her hashtags seemed thoughtful, so I followed her.” “At first I thought he might be a serial killer.”

si cowok berkata : "(1/3) "saya baru saja putus dengan tunangan saya pada bulan Mei. suatu hari mantan tunagan saya itu berangkat kerja dan tidak pernah pulang, kemudian Dia mengirimkan cincin pertunangan kami. saya melalui masa sulit juga sering mabuk mabukan. Saya memutuskan untuk menjauh dari alkohol, tapi kadang-kadang saya harus melihat arloji dan berkomitmen sejenak untuk ketenangan. Suatu pagi saya pergi ke sebuah kedai kopi dan melihat mereka sedang mempromosikan #hashtag di instagram. Saya baru membuat akun Instagram, jadi saya mencoba untuk menggunakannya. Saya mengetik hashtag dan melihat sebuah foto dari Whitney (si Cewek dalam foto). #Hashtag dia terdengar bijaksana, jadi saya memfollow instagramnya. "

Si Cewek berkata : "Pada awalnya saya pikir Dia mungkin pembunuh berantai *tertawa* "
(2/3) “I’d also been engaged recently. We broke it off in January. I was trying to make some changes in my life. I stopped wearing make-up for a few months to see what sort of things I’d notice if I stopped looking in the mirror so much. I made a deal with myself that I wasn’t going to post any selfies for a while. I was only going to photograph things that weren’t me. I started posting photos of nature, art, and my teacup collection. That began to attract other people into my life who were interested in those things. One night Chris sent me a message. It was a photo of a bridge he’d just taken. We went back and forth for a couple weeks, then decided to meet. A few months earlier, I probably would have never agreed to meet. But I was at a point in my life where I was trying to be open to new things. I told him my only rule was that he couldn’t murder me.”
“And my only rule was that she had to wear her cat glasses.”


Si Cewek berkata : (2/3) "Saya juga baru-baru ini telah bertunagan. tapi Kami putus pada bulan Januari. setelah itu Saya mencoba untuk membuat beberapa perubahan dalam hidup. Saya berhenti memakai make-up selama beberapa bulan untuk melihat adakah hal hal lain? jika saya berhenti untuk terlalu sering menatap cermin. saya juga membuat kesepakatan dengan diri sendiri untuk tidak memposting foto selfies sementara waktu. Saya hanya akan memotret hal-hal lain. saya mulai posting foto alam, seni, dan koleksi cangkir. Yang mulai menarik orang lain ke dalam hidup saya yang tertarik pada hal tersebut. Suatu malam Chris (Si Cowok di foto) mengirim saya pesan. Itu adalah foto jembatan yang Dia potret. Kami melewati jembatan tersebut dan pergi bolak-balik selama beberapa minggu, kemudian memutuskan untuk bertemu. 
Beberapa bulan sebelumnya, saya mungkin tidak akan pernah setuju untuk bertemu. Tapi saya berada di sebuah titik dalam hidup di mana saya mencoba untuk terbuka untuk hal-hal baru. Saya mengatakan padanya, satu aturan ketika Kami bertemu adalah Dia tidak bisa membunuhku *tertawa* "

Si Cowok berkata : "dan aturan Saya adalah Dia harus memakai kacamata kucingnya."


(3/3) “We met for a couple hours, and decided to go on a picnic the following week. Our goal was to get on his boat, find a random island, and have a picnic. We were out for about an hour when the sky started getting very dark. We decided to keep going. It started pouring. We jumped in the water and hid under the front of the boat. The rain was cold but the water felt like a bathtub. He took this photo of me and sent me an enlargement. When I got home that night, I started writing him letters. I wrote him one letter per day, but I saved them all, and recently I gave him all seventy of them. The first was from the day on the boat. The last line was: ‘And happiness was everywhere that day."

Si Cewek Berkata: (3/3) "Kami bertemu selama beberapa jam, dan memutuskan untuk pergi piknik minggu berikutnya. Tujuan kami berlayar dengan perahu, menuju sebuah pulau indah, dan berpiknik. Kami pergi selama sekitar satu jam ketika langit mulai sangat gelap. Kami memutuskan untuk terus berlayar. hingga kemudian mulai gerimis. Kami melompat di dalam air dan mendekat di depan perahu. Hujan itu sangat dingin tapi air di danau terasa hangat seperti bathtub. Dia mengambil foto saya dan mengirimkannya. Ketika saya sampai di rumah malam itu, saya mulai menulis surat kepadanya. saya menulis untuknya satu kalimat per hari dan menyimpan semua suratnya, baru-baru ini saya sudah memberinya 70 surat.
kalimat pertama setelah hari di atas perahu tersebut, Baris terakhirnya adalah: ‘And happiness was everywhere that day."
HOLY SHIT. absolutely had to repost @nolecore 's photo of me from Saturday. The apprentice is now the master 🙏🏻 #RainMakesRipples #RainAndRipples #TheMatchstickIslands #KitsonBeastMode on level one-hundo. 💯 #KitAndWhit
A photo posted by Whitney Murphy 💋 (@whittyybabyy) on Aug 9, 2015 at 8:17pm PDT

ISN'T THAT SWEET AND ROMANTIC?? *CUTENESS OVERLOAD EMOJI*
simple, dua orang yang sedang patah hati karena masa lalu mereka dengan hubungan yang tak berhasil dan melalui berbagai ekspresi patah hatinya, lalu memutuskan perlahan lahan berkomitmen pada diri sendiri untuk menjadi orang yang lebih baik dengan cara mereka masing masing. dan mereka akhirnya bertemu dengan hal yang tak terduga yaitu berkat #hastag di instagram.

hal yang paling romatis dari cerita tersebut adalah mereka kencan dengan berlayar dengan perahu ke sebuah pulau, untuk piknik lalu kehujanan. setelah kencan mereka memutuskan untuk menulis surat satu sama lain setiap hari.. 

itu membuat saya teringat dengan film "The Notebook" dari Novel karangan Nicholas Spark. ada karakter Noah (Ryan Gosling) dan Allie (Rachel McAdams) yang jatuh cinta satu sama lain, tapi cinta mereka tidak direstui orang tua Allie dengan alasan Noah berasal dari keluarga miskin. orang tua Allie berusaha memisahkan mereka berdua dan pindah ke New York. setelah kejadian perpisahan tersebut Noah menulis surat untuk Allie setiap hari selama setahun, yang berarti sudah 365-366 surat.
setelah tujuh tahun berpisah akhirnya Noah dan Allie bertemu, Noah mengajaknya menaiki perahu ke Danau dengan pemandangan ratusan Angsa putih liar yang indah. kemudian hujan mulai turun dan mereka berciuman di bawah hujan aawwww *baper*

Scene film The Notebook yang saya bicarakan bisa dilihat disini :
 
 

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
terkadang, hanya melihat foto pantai, gunung, hutan bisa menenangkan pikiran. saya juga temukan akun instagram yang menurut saya cukup menarik untuk saya share di blog.

baiklah, follow @thehappilyeverafter ya di instagram! :)
ini saya kasih beberapa foto hasil karyanya yang patut di apresiasi!












Share
Tweet
Pin
Share
No comments
keltie knight
*menghela nafas* kemarin saya melihat postingan foto Keltie Knight di instagram, Dia terlihat Happy.. dan saya merasa seperti mendapat inspirasi untuk sedikit meluangkan isi hati dan mungkin juga sedikit keluh kesah.
seperti yang tertulis di Caption foto tersebut "My Mom once said: 'that's why it's called show-BUSINESS honey, and not show - FUN" i think i can be both, but as women we are eternally torn between sleep / work / skinny jeans / sweatpants / nice dinners / a green juice on the go. i'm a SHE-E-O + It's impossible hard + exceptionally fulfilling. any other SHE-E-O out there? i wanna send the *hand emoji* your way!
My mom once said "that's why it's called show-BUSINESS honey, and not show-FUN" I think it can be both, but as women we are eternally torn between sleep/work/skinny jeans/sweatpants/nice dinners/a green juice on the go. I'm a SHE-E-O ➕ it's impossibly hard ➕ exceptionally fulfilling. Any other SHE-E-O's out there? I wanna send the 👊🏻 your way!
A photo posted by KELTIE 💃 KNIGHT (@keltieknight) on Oct 29, 2015 at 10:54am PDT

awalnya saya tidak mengerti apa itu SHE-E-O sampai akhirnya saya googling yang intinya adalah "waktu kesuksesan, saat dimana kau telah mencapai apa yang kamu inginkan berupa pekerjaan, kesibukan dan hal hal lain"
saya rasa saya langsung mengerti apa maksud dari Caption yang di tulis Keltie. semestinya Dia mengeluh pada ibunya dengan pekerjaannya yang super sibuk dan susah sekali membagi waktu untuk diri sendiri.
namun sepertinya Keltie bisa saja menyempatkan untuk membagi waktu antara keduanya..

dan itu semakin membuat saya juga merasa seperti berkaca diri. harapan saya sekarang ini adalah punya pekerjaan yang tidak menyita seluruh hari hari saya, menyita seluruh pikiran saya untuk keuntungan seseorang tanpa memikirkan waktu istirahat pikiran saya. saya tidak mau mengungkit apa apa lagi, karena yang sudah terjadi ya sudah.. dan pilihan resign dari tempat kerja dahulu saya masih berfikir kalau itu merupakan keputusan yang terbaik. terbaik menurut saya dan keluarga saya.
saya berharap pekerjaan saya setelah ini akan lebih baik, untuk saya as a woman.

pasti akan begitu menyenangkan jika mempunyai pekerjaan yang bisa membuat kita teratur soal waktu sekaligus menjadi manusia yang lebih produktif. seperti yang Keltie bilang :
1. Sleep : waktu yang membuat kita masih punya cukup waktu untuk istirahat.
2. Work : pekerjaan yang tidak hanya membantu kita secara finansial tapi juga membuat kita merasa ikhlas untuk melakukannya setiap hari.
3. Skinny jeans : kesempatan waktu yang membuat kita masih punya waktu untuk diri sendiri, atau untuk hang out.
4. Sweatpants : kesempatan waktu yang membuat kita bisa menyempatkan waktu untuk olahraga, dan mengurus rumah.
5. Nice dinner: kesempatan waktu yang bisa membuat kita merasa bisa menyempatkan untuk menyalurkan hobi, semacam memasak dan lain lain. atau waktu untuk hang out dinner bersama orang terdekat.
6. A green juice: kesempatan waktu yang membuat kita bisa senantiasa memakan makanan yang lebih sehat setiap hari.

saya rasa itu juga akan sulit yah, apalagi nanti kalau sudah berumah tangga nanti hahaha tapi saya berharap bisa mendapatkan dan melakukannya! amin..

thank you Keltie for your inspiration! :)
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
saya suka foto seseorang / seorang anak yang menghadap ke belakang, sedang berjalan atau mengerjakan sesuatu. karna fotonya bisa lebih hidup seperti menceritakan sesuatu.. bisa dilihat foto foto instagram saya sering upload foto sepupu saya yang masih kecil menghadap ke belakang. dan saya juga temukan foto foto bertema seperti itu di instagram orang lain yang juga jauh lebih bagus.. check this out!

follow instagram @circleofpines yah! :)












Share
Tweet
Pin
Share
No comments
saya suka sekali segala hal yang berhubungan dengan bunga, semenjak saya punya akun instagram saya banyak follow akun seniman yang merangkai bunga, fotografi bunga dan lain lain. kebetulan saya menemukan akun yang bernuansa Vintage. saya suka sekali. kebayang gak sih, kalau ada yang bikin akun instagram fotografi serba bernuansa vintage ala indonesia mungkin pemiliknya harus koleksi perkakas jadul seperti teko, cangkir, piring yang terbuat dari seng atau mangkok bergambar ayam jago dll hahaha

check this out, akun instagram pilihan saya hari ini adalah @the_vintage_palace follow Dia di instagram yah! :)










Share
Tweet
Pin
Share
No comments
saya lagi suka @warmphotos di instagram, seperti username nya foto foto karyanya begitu hangat dan indah dilihat.. saya memang suka karya seperti ini..




 




Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

Total Pageviews

About Me

About Me
29. I can express myself a lot better through writing than I can through talking. I enjoy writing and I like to think I am good at it. and i just want to be better thinker.

Comments

Follow Me

  • facebook
  • instagram
  • youtube

recent posts

My favorite blog

  • Soul Side Journey
    Year 11
    6 hari yang lalu
  • BlueStellar's Blog
  • Mommy Diary ®
  • SMOONSTYLE
  • Life Is An Absurd Journey
  • menariberdua
  • lil' thoughts with jen
  • The Birds Papaya
  • gracemelia.com | Parenting Blogger Indonesia
  • The Arsalan Family Journal
  • Diary of an Honest Mom
Perlihatkan 10 Perlihatkan Semua

Label

About Time (4) Alessia Cara (2) art (6) Ask Me Anything (1) Aurora (1) Avril Lavigne (6) beauty (9) Beyonce (1) Birdy (2) Book (6) breastfeeding (4) Bullet Journal (1) Catatan Pribadi (12) Chasing Liberty (1) Chris Jones (1) Christina Perri (10) classmates (2) Demi Lovato (6) Dubai (2) Easy A (1) Elle King (3) Emma Stone (1) Epica (2) Fall Out Boys (1) family (11) fashion (2) First Aid Kit (1) Florence And The Machine (1) friends (13) gardening (1) hangout (13) Healt (2) Human Of New York (1) Iggy Azalea (2) Instagram (7) introvert (16) JOGJAKARTA (1) John Mayer (2) journey of motherhood (13) Keltie Knight (4) kuliner (1) Lana Del Rey (8) Lesson learned (21) Lorde (5) love love love (48) LoveStrong Tour (2) lyric (10) Make Up (2) Matthew Godde (1) Matthew Goode (2) Movie (24) MPASI (1) Muneca Brave (1) Music (47) my pregnancy journey (10) my story and my world (117) Natalia Oreiro (2) naura (5) Once Upon A time in Strorybrooke (5) Orange Is The New Black (1) parenting (2) photography (32) Pieces of my heart (83) plants (2) Playlist (22) quotes (30) Regina Spektor (3) review (12) Sam Smith (2) sampaikan ilmu walaupun satu ayat (2) see who i am (11) Sharon Den Adel (5) Sia (2) Simone Simons (2) sinopsis (12) skin care (2) Stoker (1) Taylor Swift (5) Telenovela (1) The Clique (1) The Lookout (1) The Notebook (1) The Ting Tings (1) traveling (22) Tv series (8) Under The Tuscan Sun (1) Within Temptation (6) work (22)

Blog Archive

  • September 2024 (1)
  • Juli 2024 (1)
  • Februari 2024 (1)
  • Mei 2023 (1)
  • Oktober 2022 (3)
  • September 2022 (4)
  • November 2021 (5)
  • Agustus 2021 (1)
  • Mei 2021 (4)
  • Februari 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (5)
  • Desember 2019 (2)
  • Februari 2019 (12)
  • Januari 2019 (8)
  • Desember 2018 (2)
  • Mei 2018 (1)
  • Agustus 2017 (2)
  • April 2017 (1)
  • Maret 2017 (9)
  • Februari 2017 (1)
  • September 2016 (2)
  • Juni 2016 (2)
  • Februari 2016 (5)
  • Januari 2016 (3)
  • Desember 2015 (10)
  • November 2015 (4)
  • Oktober 2015 (9)
  • September 2015 (2)
  • Agustus 2015 (2)
  • Juli 2015 (2)
  • Juni 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • April 2015 (4)
  • Maret 2015 (2)
  • Januari 2015 (2)
  • November 2014 (3)
  • Oktober 2014 (7)
  • September 2014 (4)
  • Maret 2014 (5)
  • Februari 2014 (6)
  • Januari 2014 (10)
  • Desember 2013 (7)
  • November 2013 (3)
  • Oktober 2013 (4)
  • September 2013 (6)
  • Agustus 2013 (3)
  • Juli 2013 (2)
  • Juni 2013 (9)
  • Mei 2013 (5)
  • April 2013 (8)
  • Maret 2013 (19)
  • Februari 2013 (5)
  • Januari 2013 (3)
  • Desember 2012 (3)
  • November 2012 (3)

Created with by ThemeXpose