• Home
  • About Me
  • Menu
    • Music
    • Chit-Chat
    • Potography
facebook twitter instagram Email

Canvas Of Life

maybe this is what you need to find your inner bad ass.. "the solitary prowess of a silent life"


26-08-2021. terbangun dari tidur siang, bermimpi sesuatu yang tak asing. di produksi ada yang salah memakai barang, mereka menjahit dengan warna benang yang salah, mereka memasang komponen yang tidak sesuai dengan style. kemudian saya di panggil ke tkp dihadapan para atasan sambil menunjukan pekerjaan mereka. mereka menerangkan permasaahan dengan nada bicara seperti biasanya. yang seolah-olah menyalahkan saya. tidak becus mengordinasi inventory. saya mencari dimana letak permasalahannya dan membela diri namun saya terbangun.. dehidrasi.. perut kram. merasa kesal. tapi setelah beberapa saat saya bersyukur. merasa bersyukur karena itu semua hanyalah mimpi, dalam kenyataan saya tidak lagi berada di tempat yang kapan saja akan di salahkan, kapan saja merasa terasa terexpose seolah-olah menjadi 'tersangka' oleh kesalahan saya, kesalahan orang lain yang harus saya tanggung, atas kejadian yang bahkan saya tidak ketahui. 

5 Juni 2021 lalu saya menikah, 29 Juni 2021 kesehatan saya drop, demam tinggi 2 hari. 30 Juni 2021 saya divonis positif Covid-19 tidak bisa bekerja 14 hari kemudian karena harus isolasi mandiri. sedih? sudah pasti. sempat merasa lega karena bisa menghindar dari pekerjaan yang stressfull, istirahat memfokuskan kesehatan. namun ternyata tidak mudah, pekerjaan saya malah bertumpuk selama 2 minggu tertinggal. semakin membuat stress dikala sedang isolasi mandiri karena begitu banyak permasalahan yang terjadi, tapi yang hanya bisa lakukan dengan menonton grup, tanpa bisa mengeksekusi. dan semakin kian membuat kecemasan. sempat berfikir ingin resign saja ketika hamil karena kemungkinan saya tidak akan kuat menghadapi permasalahan pekerjaan yang kian rumit. tentu saja itu hanyalah benak saya ketika benar-benar merasa cemas, panik dan helpless dengan mental saya saat berada masa isolasi. terasingkan dengan keluarga, karena saya harus misah tempat tinggal sementara.

7 juli 2021 ternyata positif hamil. kesehatan saya kembali drop. namun, saya sempat bersemangat dan berfikir positif menyambutnya karena kemungkinan pekerjaan saya akan menjadi ringan karena toleransi ibu hamil di lingkungan kerja, tidak pulang sampai malam juga. segala benak ingin resign saat berada masa isolasi mandiri coba saya hilangkan jauh-jauh karena sudah membayangkan kapan cuti kehamilan tiba, kapan saya mulai belaja baju hamil, kapan saya mendapatkan uang cuti selama 3 bulan dirumah, kapan ketika saya melahirkan dan tidak perlu memikirkan biaya yang sudah tercover asuransi dari perusahaan.

tapi kenyataannya tidaklah mudah, pekerjaan saya tetap seperti biasa. malah setiap harinya seperti tertekan karena harus mengejar hal-hal yang tertinggal selama 14 hari isolasi mandiri minggu lalu, dengan keadaan fisik saya yang tidak seperti dahulu. lonjakan hormonal membuat saya cepat kelelahan, perut bagian bawah yang selalu kram pagi, siang, malam. berdiri, jalan kaki, naik turun tangga yang membuat saya sering lemas dan keliyengan. keadaan fisik dan emosional yang tidak stabil. dan sangat sulit berkonsentrasi. 

27 juli 2021. saya mermutuskan absen sehari dari pekerjaan untuk menjalani tes ANC (Antenatal Care) sesuai anjuran Ibu Bidan sekalian meriksakan kehamilan dan mengutarakan keluhan saya yang sering kram. jawaban dari pihak pukesmas tidaklah begitu memuaskan karena konseling hanya sekedar anjuran 'tidak boleh capek', 'makan teratur' dll kemudian saya memutuskan untuk pergi ke klinik swasta, untuk USG dan konseling langsung dengan dokter kandungan. kenapa saya memutuskan USG padahal kehamilan saya baru berusian 7 minggu pada saat itu? karena saya ingin merasa tenang kalau saya benar-benar hamil, bukan hanya sekedar tespek yang memperlihatkan garis 2. saya ingin melihat janin saya yang berkembang apakah benar sehat dan tumbuh di dalam rahim. bukan hamil BO/kosong, bukan hamil yang berada diluar kandungan, bukan penyakit dll dan menjawab keraguan saya dengan gejala perut saya yang sering sakit sepajang waktu.

hasil USG muncul dilayar lengkap dengan usia kehamilan, keadaan dan letak janin. dokter menjelaskan dengan teliti kalau janin saya sehat, sudah ada detak jantung. dan membuat saya benar-benar terharu kalau memang nyata ada mahluk hidup yang ada di rahim saya. dokter menanyakan punya keluhan tidak? saya jawab sering kram. jawaban dokter : saya tidak boleh stress, tidak boleh terlalu capek, kerja jangan terlalu 'ngoyo' harus pelan-pelan karena kehamilan masih sangat muda dan rentan, kata dokter. kemudian saya minta SKD untuk mengisi absensi saya sehari, namun dokter menuliskan saya harus istirahat selama 3 hari, bedrest. dengan diagnosa hamil 7 minggu 1 hari, rawan keguguran. harapan dokter tersebut untuk memaksimalkan pemulihan saya, dan dengan SKD tersebut bisa meringankan pekerjaan saya dan meyakinkan atasan kalau saya memang tidak bisa kerja berat.

sepulang dari klinik saya menangis sepanjang jalan tanpa sepengetahuan suami yang sedang nyetir di depan. melihat hasil USG dan penjelasan doker yang membuat saya sadar tidak boleh memiliki sifat egois dan memaksakan diri. mulai saat ini hidup bukan soal untuk diri saya sendiri tapi ada calon manusia yang harus saya jaga tumbuh kembangnya.

dengan bermodalkan hasil USG dan SKD saya memutuskan untuk berbicara dengan atasan untuk Resign. karena saya merasa tidak akan mampu bertahan lebih lama dengan segala macam tekanan. ada banyak ibu hamil yang bekerja sampai tanggal cuti melahirkan disana namun mereka berada di Departemen yang tidak banyak memikirkan resiko terlalu berat, dengan aktifitas yang bisa dijalani dengan duduk sepanjang hari, sangat berbeda dengan saya :( 

bukan karena saya manja dan ingin bermalas-malasan di rumah tetapi karena saya hanya ingin beristirahat.. saya ingin menjalani kehamilan tanpa rasa lelah berlebihan, tanpa stress berlebihan.. ingin beristirahat demi janin yang saya kandung dan tidak mau mengambil resiko terlalu jauh hanya demi 'uang cuti' .ditambah lagi jika mama sudah berangkat lagi ke luar negeri usai PPKM, siapa juga yang akan mengurus saya ketika berangkat dan pulang kerja?. ketika perut saya nanti akan semakin membesar siapa lagi yang akan mengantar saya untuk berangkat-pulang bekerja? jika suami belum pulang dari perantauan. hiks.

saya resign juga tidak memikirkan nanti kehidupan ekonomi saya akan berkurang karena 100% hanya mengandalkan penghasilan suami yang sedang sulit juga karena pandemi. tidak memikirkan berapa jumlah tabungan yang saya miliki karena semua habis untuk kebutuan saat menikah. tidak memikirkan nanti akan mengurus asuransi mandiri karena sudah stop dari perusahaan. tidak memikirkan semua itu karena saya hanya ingin sehat dan menjalani kehamilan dengan baik. keluarga awalnya tidak ikhlas jika saya resign, "mau ngapain di rumah?" kata mama. tapi seiring berjalannya waktu akhirnya mengerti karena saya juga punya suami yang mendukung keputusan saya.

berat rasanya untuk meninggalkan perusahaan yang sudah banyak memberikan saya ilmu, memberikan saya kesempatan untuk berkembang dan berkarier, serta memberikan saya pembekalan bagaimana sulitnya membentuk mental ketika bekerja di perusahaan startup yang di miliki oleh investor asing. 

sedih rasanya meninggalkan rekan kerja yang sudah banyak membantu saya dari awal dengan segala kekurangan dan keterbatasan saya selama jadi pemimpin mereka, yang bisa dikataan leadership saya jauh dari kata sempurna. jika ditanya "kenapa resign? apa tidak sayang? sedang pandemi mencari pekerjaan susah dll.." namun saya sudah pikirkan semuanya matang-matang dan ini merupakan keputusan yang merupakan terbaik untuk saya dan kondisi calon anak saya. 

usia saya sekarang ini 28 tahun, suami 37 tahun. bisa dibilang kami berdua sudah terlambat untuk menikah, namun sebulan setelah menikah langsung di kasih kpercayaan sama Allah untuk mempunyai momongan. dan tidak ada apapun lagi keinginan saya selain untuk menjaganya supaya kami bisa secepatnya mempunyai keturunan. rejeki insyaallah pasti ada jalannya. yang saya inginkan insyaallah sehat lahir batin. dan tentu saja kesehatan juga termasuk sebagian dari rejeki. 

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
our first trip

dulu, saya sering sekali menulis seperti ini "someday you meet someone, that the answer why your relationship never works with someone else" suatu saat nanti kau akan bertemu dengan seseorang yang akan menjadi jawaban kenapa hubunganmu tidak pernah berhasil dengan orang lain. ya.. karena hanya akan berhasil dengan orang yang kau temui sekarang ini.. :)

jika di tanya, kenapa bisa dengan yang satu ini. jawabannya..

with him, i just realize faith and relationship with God is important. dari pada sesuatu yang bersifat duniawi. bersamanya, saya sadar bahwasanya kenyamanan dan hubungan yang dilandasi dengan semata-mata ingin beribadah, di dasari dengan kenyamanan batin akan lebih penting dari pada hanya sekedar memenuhi kesetaraan standar kebahagiaan di mata orang lain.

with him, i just found my Self-Worth. no more feeling like i am the other women who has no sense of belonging, no more feeling worthless because i am the One. i am the only woman in his life. right now! and i am his future.. no more feeling WORTHLESS.. no more sleepless night thinking i just ended up alone. cause i found my "Love" and my Own TRUTH.

with him, i just found my Self-Love. i just hating my body and everything else, my gummy smile, my dark amprit, my dark skin, my personality.. but with him, it's doesn't matter.. i just feel like a Woman.

with him, i just feel more intimacy and learn that sexual intimacy is BEAUTIFULL. i haven't s with him for my more than 2 years relationship. but everytime we rushing make out was so addicting and i can't get over i till the other night .. we joking silly about our wedding night and it's so exciting :D

with him, i just realize lame joke and humorist is the new romantic.. sometime it's not funny to cringe everytime but who cares?

his beard :)

non smoker, and Gosh.. i love him

i love you


our first meet. March 2019


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 when Eid day's fashion become too strong. haha

selamat hari raya idul fitri 1442 H! buat semua muslim pembaca blog ini, walaupun saya tidak tahu siapa-siapa kalian karena tidak menampakan diri :) but i hope you guys enjoy to this day and spend the precious time with family and loved ones! ini pertama kalinya di foto menggunakan camera dengan hasil yang menurut saya 'waa' that i am so happy :)














Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 

sebuah perjalanan panjang bernama 'pernikahan' ..

sebenernya perjalanan ini sudah dimulai dengan penjajakan beberapa tahun silam, tidak seperti kebanyakan orang, saya orangnya memang tidak show off memperlihatkan hubungan asmara saya kebanyak orang maupun di sosial media. karena kita berdua memang tipe orang yang bisa di bilang privat, apalagi bisa dikatakan belum sah, jadi memamerkan hubungan sebelum tanda-tanda pernikahan buat saya bukan sesuatu hal yang perlu di umbar-umbar...

tepat-nya sekitar awal bulan Januari 2019 saya bekenalan, dan awal bulan Maret 2019 kita awal bertemu dan memutuskan untuk menjalin hubungan. orang yang tepat di pertemuka dengan waktu yang tepat, mungkin itu kata yang pantas untuk menjelaskan moment saat itu, padahal di antara kami banyak perbedaan yang signifikan dan sepertinya meyakinkan orangtua saya bahwa Dia orang yang saya pilih untuk berumahtangga merupakan sesuatu yang tidaklah mudah dan butuh proses panjang.

2 tahun lebih bergulir, tepatnya hari senin, 10 Mei 2021 kami memutuskan untuk mendaftar menikah di KUA. satu minggu sebelumya Calon suami saya sudah menyerahkan dokumen pribadinya untuk dibuatkan surat bawa kawin / surat rekomendasi numpang nikah kepada Pak Lebe dengan biaya Rp. 100.000,-

dokumen yang harus di persiapkan Calon Suami :

✔ surat bawa kawin, rekomendasi numpang nikah, surat pernyataan perjaka/duda (jika duda maka melampirkan akta cerai)

✔ foto copy KTP

✔ foto copy KK

✔ foto copy Akte Kelahiran

✔ foto copy Ijasah terakhir

 dokumen yang harus di persiapkan Calon istri :

✔ foto copy KTP

✔ foto copy KK

✔ foto copy Akte Keahiran

✔ foto copy Ijasah Terakhir

✔ foto copy buku nikah ibu & bapak

kemudian dokumen tersebut di serahkan kepada Pak Lebe di kantor balaidesa, yang kemudian kami mendapat surat pengantar memeriksakan kesehatan ke Pukesmas. pemeriksaan di Pukesmas meliputi tes golongan darah, HB, tes urine, dan pemberian vaksin TT kepada Calon istri.

biaya pendaftaran Rp. 7000,- 

biaya tes darah & urine Rp. 10.000,-

biaya surat keterangan dokter calon Suami & Istri Rp. 20.000,-

biaya pembelian obat/vitamin Rp. 7000,-

setelah pulang dari pukesmas kami menyerahkan surat keterangan dari dokter ke balaidesa lagi kemudian berangkat ke KUA dengan membawa semua berkas pendaftaran yang telah di urus sama Pak Lebe. sesampainya disana kami mengambil nomor antrian dan menyerahkan berkas pendaftaran kepada petugas.

harga membeli stop map Rp. 20.000,-

harga biaya pendaftaran & memanggil penghulu ke rumah Rp. 950.000,-

harga biaya infak pembangunan masjid Rp 25.000,-

di KUA, kami juga di beri pengarahan perihal masalah rumah tangga. dari kesiapan fisik, mempersiapkan dan jarak kehamilan, pengarahan pemilihan alat kontrasepsi, serta diberikan pengarahan tentang sikap dan perilaku menghadapi konflik rumahtangga, juga dijelaskan tentang hubungan suami-istri dengan tata cara niat/doanya. kami juga diberikan buku bacaan mandiri calon pengantin yang seperti di foto.

total biaya yang harus di keluarkan Rp. 1.139.000,-

waktu yang di butuhan. pukul 09:00 - 13:00 sd selesai

harapan kami semoga di lancarkan sampai hari H. amin :)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 

accessories team
how's your day going? masih sering di komplen terus? never ending disalahan? masih menanggung beban loss produksi? dengan ruangan yang berantakan tidak pernah ada habisya dengan sistem kerja yang masih acak-acakan hahaha

masih kuat? sampai berapa lama lagi? entahah.

alasan bisa kuat karena mereka-mereka yang selalu ada untuk saya, mereka dalam berbagai macam kepribadian dan keunikannya sendiri.. saya percaya alasan semua bisa bertahan karena bukan hanya sekedar ada rasa tanggung jawab & kerjasama. namun ada rasa cinta kasih dan saling peduli.

terimakasih banyak sudah mempercayai saya untuk menjadi pimpinan kalian, baik-buruknya saya, dengan segala kekurangan saya. terimakasih karena bisa bertahan higga detik ini bersama saya. we got this!



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
 
banyak hal yang terjadi akhir-akhir ini, salah satunya pertunangan adik laki-laki saya. i have so many mixed feeling about this. saya bukan tipe orang yang meledak-ledak bisa menjelaskan perasaan emotional kepada orang lain, i just be me.. i prefer to be quite. and honestly part of me, i feel sad.

sad. bukan karena merasa dilangkah adik laki-laki, but i just feel like a loser. when i look my own finger and there's no ring.. how i face everyone questions? kamu kapan? kok bisa sih kakaknya saja belum dilamar, tapi adiknya sudah mendahului? bagi saya memutuskan untuk menjalin hubungan serius dan merencanakan pernikahan dengan seseorang bukanlah hal yang mudah, terlebih dengan drama percintaan saya yang bisa dibilang kurang beruntung. terkadang apa yang di alami setiap orang hasilnya tidaklah sama dengan apa yang sudah di rencanakan.

kemudian sepupu saya menanyakan. "si ade sudah bilang kalau mau lamaran? sudah meminta ijin atau pamitan sama kamu dulu belum? kamu nggak papa? " saya hanya mengangguk dan tertegun, tidak ada sepatah katapun yang mereka utarakan. semua terjadi begitu saja.. mungkin karena rasa canggung dan ingin sekali menjaga perasaan saya. tapi saya mampu membaca apa yang mereka pikirkan dengan cara mereka memandang saya tanpa menjelaskan apapun. pasti dibelakang sana banyak yang menghawatirkan dan menanyakan nasib saya.

beberapa tahun yang lalu saya menghadiri pernikahan yang nasibnya serupa. si adik melangkahi kakaknya menikah, lalu si kakak enggan pulang menghadiri resepsi. ketika itu saya berpikiran kenapa sih nggak mau menghadiri? pasti si adik juga sedih foto-foto pernikahannya tidak ada sosok kakaknya. dan dengan keadaan sekarang, saya memikirkan hal itu lagi. dan berfikir pada saat itu mungkin si kakak sangat sedih dan merasa gagal. tidak sanggup menghadapi pandangan orang-orang yang mengangggapnya 'tidak beruntung'. berada disana merupakan sesuatu hal yang membutuhkan ke-legowo-an hati yang luar biasa.

ketika hari H nya perasaan sedih itu kemudian hilang, saya juga ikut mempersiapkan acara, membantu membuat kue, bersih-bersih rumah dan membungkus kado-kado. dalam hati saya mulai menerima dan menghilangan rasa iri.. karena.. niat adik saya adalah sebuah kebaikan, dia sudah cukup umur untuk menikah dan mampu menafkahi calon istrinya. Kedua orang tuanya juga sangat merestui. Jadi mau menunggu apalagi? akan lebih baik lagi jika tidak lama-lama pacaran. ya jangan ditanya perasaan saya saat tahu mereka akan lamaran. sempat berpikir saya tidak laku. kesimpulannya, saya merestui niat baik mereka dan ikut bahagia.

pernikahan bukanlah sebuah perlombaan. bukan tentang siapa yang cepat berarti dia berhasil mendapatkan apresiasi pencapaian paling penting dalam hidup, bukan. berhenti menyalahkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain yang tak kunjung melamar.. setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda. pernikahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. namun awal dari kehidupan baru, yang penuh dengan tanggung jawab. bukan hanya sekedar pengakuan keberhasilan.

saya upload foto memengang bunga, dan banyak sekali meraih beragam komentar. mereka pada salah paham, karena dikiranya saya yang habis di lamar, tanpa saya jelaskan komentar mereka cukup makes my heart feel warm. karena saya sadar orang-rang yang menanyakan "kamu kapan? wah selamat ya? jangan lupa undangannya yaa.." mereka bukan orang yang senang melihat saya gagal, bukan orang yang menertawakan nasib saya yang berusia 28 dan belum menikah.. tapi mereka adalah orang-orang yang akan ikut bersuka cita dengan kebahagiaan saya jika waktunya tiba. 

Dear Mind. 
stop feeling insecure, please! :)





Share
Tweet
Pin
Share
No comments


sebenernya saya sudah lama sekali menonton film ini, namun hal yang membuat saya ingin mengulasnya karena saya baru saja menontonnya lagi dan film ini benar-benar membuat saya terkesan. berawal dari beberapa tahun yang lalu sedang ramai film Fifty Shade of Grey, film drama romantis yang di angkat dari novel erotis yang begitu viral. namun sebagai penggemar novel-novel serupa, menurut saya filmnya sungguh mengecewakan.

awalnya saya googling, ingin sekali menonton film yang di angkat dari novel serupa, namun yang benar-benar bagus, dan pilihan saya ada di Lady Chatterley's Lover (1981). film ini menceritakan tentang Connie, seorang wanita dari keluarga kaya yang dibesarkan dengan pendidikan tinggi dan pergaulan modern di Inggris kala itu, Connie menikah dengan Clifford Chatterley, seorang bangsawan pemilik tambang batubara. gelar Lady Chatterley didapatkan Connie setelah menikah dengan Clifford.
Clifford mengenyam pendidikan tinggi hingga ke Cambridge dan berdinas sebagai tentara saat Perang Dunia I meletus. Malang nya setelah perang usai Clifford harus pulang dalam keadaan lumpuh. Dan mulailah Clifford menjalani hari-harinya bersama Connie di rumah besarnya di Wragby di sebagai seorang penulis. Pasca kelumpuhannya Cliford menjadi pribadi yang terluka. Ia harus terus berada diatas kursi roda mekanis yang bisa bergerak sendiri dengan menekan tombol-tombolnya. Clifford senantiasa sendirian. Setelah dua tahun di Wragby dan menjalani hidup pengabdian pada suaminya, Connie merasa hidupnya bersama Clifford tidaklah bahagia. Walau hidup berkecukupan dan menikah dengan seorang bangsawan, ia tetap tidak bahagia dan merasa belum mendapat pemenuhan dalam hidup. Connie tahu bahwa dirinya akan hancur. Ia telah kehilangan dunia dan vitalitas masa mudanya yang pernah dia nikmati sebelum dia menikah.

Keterasingan, kesepian, bosan, hampa, dan perasaan tertindas oleh sikap patriakhi suaminya membuat Connie tak bergairah dan mengalami kegelisahan yang semakin hari semakin memuncak. Ketika gelisah datang, ia berlari melintasi taman dan meninggalkan Clifford. Lari dari semua orang menuju hutan, tempat ia bisa melupakan semua kegelisahannya.

Dalam hutan itulah Connie bertemu dengan Oliver Mellors si penjaga hutan yang merupakan pegawai Clifford. si penjaga hutan tersebut juga merupakan seorang pria kesepian yang sudah lama sekali di tinggal pergi istrinya karena kemiskinan. Berawal dari ketika Connie ditugasi oleh Clifford untuk mengirimkan pesan pada Mellors akhirnya mereka kerap bertemu. Walau awalnya keduanya tak saling suka namun perasaan kesepian yang sama-sama mereka alami membuat mereka lambat laun saling mencintai dan membutuhkan. Bersama si penjaga hutan itulah akhirnya Connie menemukan kehangatan dan keteduhan batinnya.

Connie terperangkah di antara dua pria. Pada Clifford ia tetap melaksanakan kewajibannya sebagai istri, namun ia juga tetap menjalin hubungan gelapnya dengan Mellors di hutan. Hubungan mereka berlanjut dengan berbagai aktifitas seks di pondok di tengah hutan di tempat kediaman Mellors, mereka juga melakukannya di bawah pohon, bertelanjang di tengah hutan dan di naungi hujan hingga akhirnya Connie hamil. Bisa dibayangkan bagaimana sikap suaminya jika kelak mengetahui bahwa dirinya hamil karena perselingkuhannya dengan lelaki kelas bawah yang notabene pegawainya sendiri. Namun Connie tidak takut, ia memang menghendaki anak dan kehamilannya ini dijadikannya alasan bagi dirinya untuk meminta cerai dari Clifford dan hidup bersama Mellors. selesai.

review : yang membuat saya suka dari film ini, selain ceritanya bagus. adegan panasnya bukan hanya sekedar menampilkan adegan romantis tanpa makna. tapi chemisty nya antara pemeran Oliver Mellor & Connie dapat sekali feel-nya. jadi membuat saya bersimpati terhadap Connie, walaupun perselingkuhannya dengan Mellors merupakan sebuah kesalahan namun hubungan antara Connie dan Mellors bukan hanya sekedar pemuasan nafsu mereka semata, tetapi sebagai perwujudan kelegaan atas pribadi-pribadi yang terkukung dan melahirkan ketenangan sejati bagi Connie. 

film ini banyak sekali versinya berbagai tahun. ada yang versi Perancis berjudul Lady Chatterley (2006), ada versi Tv Series-nya yang dibintangi aktor terkenal Sean Bean (Lady Chatterley - Tv mini series 1993), ada juga versi dari aktor Game of Thrones si Richard Madden (Lady Chatterley - Tv movie 2015).. saya juga sudah menonton semua versi tersebut, namun yang membuat saya benar-benar berkesan versi originalnya tahun 1981, karena menurut saya disini feel dan sensualitasnya dapet banget.


karena kesukaan saya terhadap cerita di film ini, akhirnya saya yang juga penggemar novel romance erotic mencari novel terjemahannya di e-commerce dan nemu, akhirnya saya beli hehe.. namun saya tidak membacanya sampai habis karena di novel ini banyak sekali flasa sastra yang menurut saya membingungkan dan cukup melelahkan untuk dibaca. halaman bukunya juga lumayan 586 halaman. saya tidak membacanya full hanya saja ingin tahu apa-apa yang tidak disebutkan di film. sekian.

referensi : bukuyangkubaca
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 mungkin tulisan saya kali ini terdengar membosankan? tapi saya hanya ingin merasa bahagia dan mencoba menemukan titik rasa syukur dari kehidupan saya yang terkadang sering sekali saya keluhkan. jadi jika ditanya apa yang benar-benar saya sukai dari kehidupan saya sekarang, jawabannya..

1. My personal freedom

saya sangat bersyukur terhadap kebebasan saya saya miliki sekarang ini, kebebasan berekspresi, kebebasan untuk kemanapun saya pergi, kebebasan memilih jalan hidupku sendiri. kebebasan untuk menjadi diri saya sendiri. prespektif saya begitu penting, karena itulah yang akan menunjukan kemana arah tujuan hidup saya, dan untuk memahami bagaimana kehidupan yang saya jalani selama ini. saya sangat bersukur saya bisa travel kebanyak tempat pula.

2. My Relationship

it's not about finding someone to lose yourself anymore, it's about meeting someone to find yourself in. ketika saya merasa benar-benar terhubung dengan seseorang, meskipun dengan berbagai perbedan karakter, pasti itu akan membantu saya menemukan hal terbaik dari saya sendiri pula. tahun-tahun yang lalu saya bersama orang-orang yang membuat saya merasa tidak berada di tempat yang tepat. namun bersamanya saya merasa memiliki semuanya seutuhnya dan mempunyai dunia saya sendiri. bersamanya saya juga belajar untuk mencintai diri saya sendiri, melihat sesuatu hal yang kompleks menjadi lebih sederhana. saya sangat bersyukur dengan semua cerita yang kita bagi setiap harinya. in my way, design my own story, my own romance and my own truth.

3. My Team

lupakan orang yang memberikan komentar negatif tentang Tim saya, karena mereka tidak sepenuhnya memahami apa yang kita jalani setiap harinya. saya bangga, karena mereka semua bisa menjadi orang-orang yang bisa diandalkan, saya bangga karena mereka tidak memiliki rasa egois, saya benar-benar berterimakasih karena mereka sudah banyak membantu saya karena mereka yang membuat saya bisa bertahan hingga sekarang ini. you are simply amazing!! 

4. My Health

ini mungkin yang paling-paling penting. yaitu saya sangat bersyukur dengan nikmat sehat yang senantiasa Tuhan berikan kepada saya hingga saat ini, sehingga saya masih bisa terus berangkat bekerja di tengah pandemi covid-19 tanpa rasa khawatir. masa pandemi ini juga membuat saya senang, as an introver like me.. menjauh dari kerumunan dan menghabiskan banyak waktu untuk berada di rumah atau menghilangkan suasana yang bising merupakan sesuatu hal yang begitu berharga haha! 

5. My Room

saya melakukan perubahan dikamar, dari renovasi tembok, menempel wallpaper bernuansa floral vintage, memasang plafon berkonsep minimalist, beserta dekorasi lainnya yang mebuat saya seperti menciptakan dunia saya sendiri.. dengan selera,, pilihan warna dan desain yang saya inginkan sendiri. kamar saya sekarang terlihat seperti kamar remaja dengan kesan romantis. wahaa.. :)

6. My Vlog

selain menulis, saya sekali melakukan editing video. walaupun hanya bermodalkan smartpone dan aplikasi video editing. selain di blog, saya juga ingin sekali berkreatifitas membagikan banyak moment lewat video. meskipun bukan yang berkonsep sinematik, namun saya bangga dengan apa yang saya buat sebagai dokumentasi pribadi. berikut chanel youtube saya :) 


7. Something fishy
saya dari dulu ingin sekali punya hewan peliharaan. kucing? ingin sekali untuk teman dirumah. tapi keadaannya tidak memungkinkan karena jika saya punya kucing pasti tidak akan terurus dengan baik dengan aktifitas saya yang fulltime job. jadi saya beralih memilih hewan peliharaan lainnya yaitu ikan hias. saya sangat bersykur jika memandang mereka merasa stress free.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Total Pageviews

About Me

About Me
29. I can express myself a lot better through writing than I can through talking. I enjoy writing and I like to think I am good at it. and i just want to be better thinker.

Comments

Follow Me

  • facebook
  • instagram
  • youtube

recent posts

My favorite blog

  • Soul Side Journey
    Year 11
    6 hari yang lalu
  • BlueStellar's Blog
  • Mommy Diary ®
  • SMOONSTYLE
  • Life Is An Absurd Journey
  • menariberdua
  • lil' thoughts with jen
  • The Birds Papaya
  • gracemelia.com | Parenting Blogger Indonesia
  • The Arsalan Family Journal
  • Diary of an Honest Mom
Perlihatkan 10 Perlihatkan Semua

Label

About Time (4) Alessia Cara (2) art (6) Ask Me Anything (1) Aurora (1) Avril Lavigne (6) beauty (9) Beyonce (1) Birdy (2) Book (6) breastfeeding (4) Bullet Journal (1) Catatan Pribadi (12) Chasing Liberty (1) Chris Jones (1) Christina Perri (10) classmates (2) Demi Lovato (6) Dubai (2) Easy A (1) Elle King (3) Emma Stone (1) Epica (2) Fall Out Boys (1) family (11) fashion (2) First Aid Kit (1) Florence And The Machine (1) friends (13) gardening (1) hangout (13) Healt (2) Human Of New York (1) Iggy Azalea (2) Instagram (7) introvert (16) JOGJAKARTA (1) John Mayer (2) journey of motherhood (13) Keltie Knight (4) kuliner (1) Lana Del Rey (8) Lesson learned (21) Lorde (5) love love love (48) LoveStrong Tour (2) lyric (10) Make Up (2) Matthew Godde (1) Matthew Goode (2) Movie (24) MPASI (1) Muneca Brave (1) Music (47) my pregnancy journey (10) my story and my world (117) Natalia Oreiro (2) naura (5) Once Upon A time in Strorybrooke (5) Orange Is The New Black (1) parenting (2) photography (32) Pieces of my heart (83) plants (2) Playlist (22) quotes (30) Regina Spektor (3) review (12) Sam Smith (2) sampaikan ilmu walaupun satu ayat (2) see who i am (11) Sharon Den Adel (5) Sia (2) Simone Simons (2) sinopsis (12) skin care (2) Stoker (1) Taylor Swift (5) Telenovela (1) The Clique (1) The Lookout (1) The Notebook (1) The Ting Tings (1) traveling (22) Tv series (8) Under The Tuscan Sun (1) Within Temptation (6) work (22)

Blog Archive

  • September 2024 (1)
  • Juli 2024 (1)
  • Februari 2024 (1)
  • Mei 2023 (1)
  • Oktober 2022 (3)
  • September 2022 (4)
  • November 2021 (5)
  • Agustus 2021 (1)
  • Mei 2021 (4)
  • Februari 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (5)
  • Desember 2019 (2)
  • Februari 2019 (12)
  • Januari 2019 (8)
  • Desember 2018 (2)
  • Mei 2018 (1)
  • Agustus 2017 (2)
  • April 2017 (1)
  • Maret 2017 (9)
  • Februari 2017 (1)
  • September 2016 (2)
  • Juni 2016 (2)
  • Februari 2016 (5)
  • Januari 2016 (3)
  • Desember 2015 (10)
  • November 2015 (4)
  • Oktober 2015 (9)
  • September 2015 (2)
  • Agustus 2015 (2)
  • Juli 2015 (2)
  • Juni 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • April 2015 (4)
  • Maret 2015 (2)
  • Januari 2015 (2)
  • November 2014 (3)
  • Oktober 2014 (7)
  • September 2014 (4)
  • Maret 2014 (5)
  • Februari 2014 (6)
  • Januari 2014 (10)
  • Desember 2013 (7)
  • November 2013 (3)
  • Oktober 2013 (4)
  • September 2013 (6)
  • Agustus 2013 (3)
  • Juli 2013 (2)
  • Juni 2013 (9)
  • Mei 2013 (5)
  • April 2013 (8)
  • Maret 2013 (19)
  • Februari 2013 (5)
  • Januari 2013 (3)
  • Desember 2012 (3)
  • November 2012 (3)

Created with by ThemeXpose