• Home
  • About Me
  • Menu
    • Music
    • Chit-Chat
    • Potography
facebook twitter instagram Email

Canvas Of Life

maybe this is what you need to find your inner bad ass.. "the solitary prowess of a silent life"

 

accessories team
how's your day going? masih sering di komplen terus? never ending disalahan? masih menanggung beban loss produksi? dengan ruangan yang berantakan tidak pernah ada habisya dengan sistem kerja yang masih acak-acakan hahaha

masih kuat? sampai berapa lama lagi? entahah.

alasan bisa kuat karena mereka-mereka yang selalu ada untuk saya, mereka dalam berbagai macam kepribadian dan keunikannya sendiri.. saya percaya alasan semua bisa bertahan karena bukan hanya sekedar ada rasa tanggung jawab & kerjasama. namun ada rasa cinta kasih dan saling peduli.

terimakasih banyak sudah mempercayai saya untuk menjadi pimpinan kalian, baik-buruknya saya, dengan segala kekurangan saya. terimakasih karena bisa bertahan higga detik ini bersama saya. we got this!



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
 
banyak hal yang terjadi akhir-akhir ini, salah satunya pertunangan adik laki-laki saya. i have so many mixed feeling about this. saya bukan tipe orang yang meledak-ledak bisa menjelaskan perasaan emotional kepada orang lain, i just be me.. i prefer to be quite. and honestly part of me, i feel sad.

sad. bukan karena merasa dilangkah adik laki-laki, but i just feel like a loser. when i look my own finger and there's no ring.. how i face everyone questions? kamu kapan? kok bisa sih kakaknya saja belum dilamar, tapi adiknya sudah mendahului? bagi saya memutuskan untuk menjalin hubungan serius dan merencanakan pernikahan dengan seseorang bukanlah hal yang mudah, terlebih dengan drama percintaan saya yang bisa dibilang kurang beruntung. terkadang apa yang di alami setiap orang hasilnya tidaklah sama dengan apa yang sudah di rencanakan.

kemudian sepupu saya menanyakan. "si ade sudah bilang kalau mau lamaran? sudah meminta ijin atau pamitan sama kamu dulu belum? kamu nggak papa? " saya hanya mengangguk dan tertegun, tidak ada sepatah katapun yang mereka utarakan. semua terjadi begitu saja.. mungkin karena rasa canggung dan ingin sekali menjaga perasaan saya. tapi saya mampu membaca apa yang mereka pikirkan dengan cara mereka memandang saya tanpa menjelaskan apapun. pasti dibelakang sana banyak yang menghawatirkan dan menanyakan nasib saya.

beberapa tahun yang lalu saya menghadiri pernikahan yang nasibnya serupa. si adik melangkahi kakaknya menikah, lalu si kakak enggan pulang menghadiri resepsi. ketika itu saya berpikiran kenapa sih nggak mau menghadiri? pasti si adik juga sedih foto-foto pernikahannya tidak ada sosok kakaknya. dan dengan keadaan sekarang, saya memikirkan hal itu lagi. dan berfikir pada saat itu mungkin si kakak sangat sedih dan merasa gagal. tidak sanggup menghadapi pandangan orang-orang yang mengangggapnya 'tidak beruntung'. berada disana merupakan sesuatu hal yang membutuhkan ke-legowo-an hati yang luar biasa.

ketika hari H nya perasaan sedih itu kemudian hilang, saya juga ikut mempersiapkan acara, membantu membuat kue, bersih-bersih rumah dan membungkus kado-kado. dalam hati saya mulai menerima dan menghilangan rasa iri.. karena.. niat adik saya adalah sebuah kebaikan, dia sudah cukup umur untuk menikah dan mampu menafkahi calon istrinya. Kedua orang tuanya juga sangat merestui. Jadi mau menunggu apalagi? akan lebih baik lagi jika tidak lama-lama pacaran. ya jangan ditanya perasaan saya saat tahu mereka akan lamaran. sempat berpikir saya tidak laku. kesimpulannya, saya merestui niat baik mereka dan ikut bahagia.

pernikahan bukanlah sebuah perlombaan. bukan tentang siapa yang cepat berarti dia berhasil mendapatkan apresiasi pencapaian paling penting dalam hidup, bukan. berhenti menyalahkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain yang tak kunjung melamar.. setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda. pernikahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. namun awal dari kehidupan baru, yang penuh dengan tanggung jawab. bukan hanya sekedar pengakuan keberhasilan.

saya upload foto memengang bunga, dan banyak sekali meraih beragam komentar. mereka pada salah paham, karena dikiranya saya yang habis di lamar, tanpa saya jelaskan komentar mereka cukup makes my heart feel warm. karena saya sadar orang-rang yang menanyakan "kamu kapan? wah selamat ya? jangan lupa undangannya yaa.." mereka bukan orang yang senang melihat saya gagal, bukan orang yang menertawakan nasib saya yang berusia 28 dan belum menikah.. tapi mereka adalah orang-orang yang akan ikut bersuka cita dengan kebahagiaan saya jika waktunya tiba. 

Dear Mind. 
stop feeling insecure, please! :)





Share
Tweet
Pin
Share
No comments


sebenernya saya sudah lama sekali menonton film ini, namun hal yang membuat saya ingin mengulasnya karena saya baru saja menontonnya lagi dan film ini benar-benar membuat saya terkesan. berawal dari beberapa tahun yang lalu sedang ramai film Fifty Shade of Grey, film drama romantis yang di angkat dari novel erotis yang begitu viral. namun sebagai penggemar novel-novel serupa, menurut saya filmnya sungguh mengecewakan.

awalnya saya googling, ingin sekali menonton film yang di angkat dari novel serupa, namun yang benar-benar bagus, dan pilihan saya ada di Lady Chatterley's Lover (1981). film ini menceritakan tentang Connie, seorang wanita dari keluarga kaya yang dibesarkan dengan pendidikan tinggi dan pergaulan modern di Inggris kala itu, Connie menikah dengan Clifford Chatterley, seorang bangsawan pemilik tambang batubara. gelar Lady Chatterley didapatkan Connie setelah menikah dengan Clifford.
Clifford mengenyam pendidikan tinggi hingga ke Cambridge dan berdinas sebagai tentara saat Perang Dunia I meletus. Malang nya setelah perang usai Clifford harus pulang dalam keadaan lumpuh. Dan mulailah Clifford menjalani hari-harinya bersama Connie di rumah besarnya di Wragby di sebagai seorang penulis. Pasca kelumpuhannya Cliford menjadi pribadi yang terluka. Ia harus terus berada diatas kursi roda mekanis yang bisa bergerak sendiri dengan menekan tombol-tombolnya. Clifford senantiasa sendirian. Setelah dua tahun di Wragby dan menjalani hidup pengabdian pada suaminya, Connie merasa hidupnya bersama Clifford tidaklah bahagia. Walau hidup berkecukupan dan menikah dengan seorang bangsawan, ia tetap tidak bahagia dan merasa belum mendapat pemenuhan dalam hidup. Connie tahu bahwa dirinya akan hancur. Ia telah kehilangan dunia dan vitalitas masa mudanya yang pernah dia nikmati sebelum dia menikah.

Keterasingan, kesepian, bosan, hampa, dan perasaan tertindas oleh sikap patriakhi suaminya membuat Connie tak bergairah dan mengalami kegelisahan yang semakin hari semakin memuncak. Ketika gelisah datang, ia berlari melintasi taman dan meninggalkan Clifford. Lari dari semua orang menuju hutan, tempat ia bisa melupakan semua kegelisahannya.

Dalam hutan itulah Connie bertemu dengan Oliver Mellors si penjaga hutan yang merupakan pegawai Clifford. si penjaga hutan tersebut juga merupakan seorang pria kesepian yang sudah lama sekali di tinggal pergi istrinya karena kemiskinan. Berawal dari ketika Connie ditugasi oleh Clifford untuk mengirimkan pesan pada Mellors akhirnya mereka kerap bertemu. Walau awalnya keduanya tak saling suka namun perasaan kesepian yang sama-sama mereka alami membuat mereka lambat laun saling mencintai dan membutuhkan. Bersama si penjaga hutan itulah akhirnya Connie menemukan kehangatan dan keteduhan batinnya.

Connie terperangkah di antara dua pria. Pada Clifford ia tetap melaksanakan kewajibannya sebagai istri, namun ia juga tetap menjalin hubungan gelapnya dengan Mellors di hutan. Hubungan mereka berlanjut dengan berbagai aktifitas seks di pondok di tengah hutan di tempat kediaman Mellors, mereka juga melakukannya di bawah pohon, bertelanjang di tengah hutan dan di naungi hujan hingga akhirnya Connie hamil. Bisa dibayangkan bagaimana sikap suaminya jika kelak mengetahui bahwa dirinya hamil karena perselingkuhannya dengan lelaki kelas bawah yang notabene pegawainya sendiri. Namun Connie tidak takut, ia memang menghendaki anak dan kehamilannya ini dijadikannya alasan bagi dirinya untuk meminta cerai dari Clifford dan hidup bersama Mellors. selesai.

review : yang membuat saya suka dari film ini, selain ceritanya bagus. adegan panasnya bukan hanya sekedar menampilkan adegan romantis tanpa makna. tapi chemisty nya antara pemeran Oliver Mellor & Connie dapat sekali feel-nya. jadi membuat saya bersimpati terhadap Connie, walaupun perselingkuhannya dengan Mellors merupakan sebuah kesalahan namun hubungan antara Connie dan Mellors bukan hanya sekedar pemuasan nafsu mereka semata, tetapi sebagai perwujudan kelegaan atas pribadi-pribadi yang terkukung dan melahirkan ketenangan sejati bagi Connie. 

film ini banyak sekali versinya berbagai tahun. ada yang versi Perancis berjudul Lady Chatterley (2006), ada versi Tv Series-nya yang dibintangi aktor terkenal Sean Bean (Lady Chatterley - Tv mini series 1993), ada juga versi dari aktor Game of Thrones si Richard Madden (Lady Chatterley - Tv movie 2015).. saya juga sudah menonton semua versi tersebut, namun yang membuat saya benar-benar berkesan versi originalnya tahun 1981, karena menurut saya disini feel dan sensualitasnya dapet banget.


karena kesukaan saya terhadap cerita di film ini, akhirnya saya yang juga penggemar novel romance erotic mencari novel terjemahannya di e-commerce dan nemu, akhirnya saya beli hehe.. namun saya tidak membacanya sampai habis karena di novel ini banyak sekali flasa sastra yang menurut saya membingungkan dan cukup melelahkan untuk dibaca. halaman bukunya juga lumayan 586 halaman. saya tidak membacanya full hanya saja ingin tahu apa-apa yang tidak disebutkan di film. sekian.

referensi : bukuyangkubaca
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 mungkin tulisan saya kali ini terdengar membosankan? tapi saya hanya ingin merasa bahagia dan mencoba menemukan titik rasa syukur dari kehidupan saya yang terkadang sering sekali saya keluhkan. jadi jika ditanya apa yang benar-benar saya sukai dari kehidupan saya sekarang, jawabannya..

1. My personal freedom

saya sangat bersyukur terhadap kebebasan saya saya miliki sekarang ini, kebebasan berekspresi, kebebasan untuk kemanapun saya pergi, kebebasan memilih jalan hidupku sendiri. kebebasan untuk menjadi diri saya sendiri. prespektif saya begitu penting, karena itulah yang akan menunjukan kemana arah tujuan hidup saya, dan untuk memahami bagaimana kehidupan yang saya jalani selama ini. saya sangat bersukur saya bisa travel kebanyak tempat pula.

2. My Relationship

it's not about finding someone to lose yourself anymore, it's about meeting someone to find yourself in. ketika saya merasa benar-benar terhubung dengan seseorang, meskipun dengan berbagai perbedan karakter, pasti itu akan membantu saya menemukan hal terbaik dari saya sendiri pula. tahun-tahun yang lalu saya bersama orang-orang yang membuat saya merasa tidak berada di tempat yang tepat. namun bersamanya saya merasa memiliki semuanya seutuhnya dan mempunyai dunia saya sendiri. bersamanya saya juga belajar untuk mencintai diri saya sendiri, melihat sesuatu hal yang kompleks menjadi lebih sederhana. saya sangat bersyukur dengan semua cerita yang kita bagi setiap harinya. in my way, design my own story, my own romance and my own truth.

3. My Team

lupakan orang yang memberikan komentar negatif tentang Tim saya, karena mereka tidak sepenuhnya memahami apa yang kita jalani setiap harinya. saya bangga, karena mereka semua bisa menjadi orang-orang yang bisa diandalkan, saya bangga karena mereka tidak memiliki rasa egois, saya benar-benar berterimakasih karena mereka sudah banyak membantu saya karena mereka yang membuat saya bisa bertahan hingga sekarang ini. you are simply amazing!! 

4. My Health

ini mungkin yang paling-paling penting. yaitu saya sangat bersyukur dengan nikmat sehat yang senantiasa Tuhan berikan kepada saya hingga saat ini, sehingga saya masih bisa terus berangkat bekerja di tengah pandemi covid-19 tanpa rasa khawatir. masa pandemi ini juga membuat saya senang, as an introver like me.. menjauh dari kerumunan dan menghabiskan banyak waktu untuk berada di rumah atau menghilangkan suasana yang bising merupakan sesuatu hal yang begitu berharga haha! 

5. My Room

saya melakukan perubahan dikamar, dari renovasi tembok, menempel wallpaper bernuansa floral vintage, memasang plafon berkonsep minimalist, beserta dekorasi lainnya yang mebuat saya seperti menciptakan dunia saya sendiri.. dengan selera,, pilihan warna dan desain yang saya inginkan sendiri. kamar saya sekarang terlihat seperti kamar remaja dengan kesan romantis. wahaa.. :)

6. My Vlog

selain menulis, saya sekali melakukan editing video. walaupun hanya bermodalkan smartpone dan aplikasi video editing. selain di blog, saya juga ingin sekali berkreatifitas membagikan banyak moment lewat video. meskipun bukan yang berkonsep sinematik, namun saya bangga dengan apa yang saya buat sebagai dokumentasi pribadi. berikut chanel youtube saya :) 


7. Something fishy
saya dari dulu ingin sekali punya hewan peliharaan. kucing? ingin sekali untuk teman dirumah. tapi keadaannya tidak memungkinkan karena jika saya punya kucing pasti tidak akan terurus dengan baik dengan aktifitas saya yang fulltime job. jadi saya beralih memilih hewan peliharaan lainnya yaitu ikan hias. saya sangat bersykur jika memandang mereka merasa stress free.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

jika ditanya, apa sesuatu hal yang bisa bikin saya bahagia? jawabanya ya jika saya di ajak ke suatu tempat yang belum pernah saya kunjungi.. bukan ke mall, atau sesuatu hal yang sifatnya vancy. tapi segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata alam.. beberapa minggu yang lalu saya di ajak ke desa Citenjo, Kecamatan Cibinbing, Kuningan. untuk berkunjujng ke tempat salah satu kerabat. dia juga mengatakan kalau di Desanya ada tempat wisata baru yang ternyata dahulunya tempat peternakan juga tempat pemancingan. lalu berdasarkan kesepakatan warga di manfaatkan untuk pembangunan tempat wisata perairan dengan perahu tradisonal, juga terdapat gazebo. lumayan buat ngadem juga buat menghabiskan waktu weekend saya hehe

bisa dibilang objek wisata ini biasa saja, namun yang membuat saya kagum berada disini karna antusias warganya membangun tempat wisata yang membuat penasaran bukan hanya dari penduduk lokal, namun juga menarik wisata dari luar daerah seperti saya. dan pendapatan wisata ini juga dimanfaatkan untuk proyek pembangunan masjid daerah setempat.

naik perahu
saya juga membuat blog suasanya ketika saya berada disini, bisa dilihat di video berikut ya :)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 

saya suka sekali hutan dengan pepohonan yang super tinggi, karena apabila saya berdiri dibawahnya dan melihat keatas saya akan merasa sangat menyatu dengan alam. seperti pada saat saya berada di kebun raya Bogor, namun disini berbeda karena hampir keseluruhan pohon di Becici adalah hutan Pinus.

disini tempatnya ngebetahin banget, dan cocok buat santai-santai karena bukan hanya mendaki berkeliling di hutan, namun juga disuguhi view melihat Kabupaten Bantul dari ketinggian beserta view Gunung Merapi dan Gunung Merbabu dari kejauhan. sayangnya pada saat itu sedang awan berkabut menjadi agak blury.. gak kebayang bagaimana kalau cuaca clear sky-nya pasti begitu indahnya.. karena jika terlihat dengan jelas, dari sini juga bisa melihat garis pantai selatan. waah..

aktifitas wisata di puncak becici tidak melulu hanya wisata hutan dan view pemandangan. karena disini juga di sediakan spot selfie gardu pandang, ayunan dll yang dibangun oleh pengeola wisata dan warga sekitar. nah bisa menjadi spot foto hunting yang instagramable deh :)

jika diberikan pilihan untuk kembali lagi kesini, jawaban saya sih yes! hehe karena saya suka sekali dengan view-nya yang adem. saya juga membuat vlog aktifitas wisata saya ketika berada di puncak becici, bisa di lihat berikut ini :)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 


how i love Jogja! senang sekali bisa kembali kesini sejak terakhir bulan Agustus 2020, akhirnya Desember pula saya bisa berkunjung kesini lagi :) dan salah satu destinasi Open-trip kali ini di Goa Pindul, Gunung Kidul, Jogjakarta. salah satu hal yang membuat kesini menjadi berkesan antara lain dokumentasinya, pihak wisata menyediakan fotografer menggunakan kamera dan drone untuk memotret kami menjadikan kunjungannya semakin memorable..
kegiatan wisata disini antara lain menyusuri sungai menggunakan pelapung dan ban, atau bisa disebut juga cave tubbing dari mulut gua sampai ke akhir gua, dari bagian dalam gua juga terdapat 3 zona. antara lain zona terang, zona remang dan zona gelap. disebut zona gelap karena sudah tidak bisa terjangkau dari sinar matahari.. perjalanan meyusuri gua cukup singkat, namun buat saya lumayan berkesan karena sepanjang perjalanan juga di dampingi tour leader yang cukup ramah dan komunikatif menjelaskan sejarah dan bagian-bagian dari Goa yang cukup mengedukasi, termasuk kesuguhan keindahan stalakmit dan stalaktit-nya.

saya juga membuat vlog perjalanan wisata saya di Goa pindul yang bisa disaksikan disini :)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 

rasanya sudah seperti lama sekali saya meninggalkan blog, padahal saya jujur rindu sekali meluangkan waktu untuk menulis. obat mental terbaik untuk mengeksporasi pikiran saya supaya bisa benar-benar berfikir dan lebih memahami diri sendiri.. dengan menulis juga merupakan salah satu. 'ME TIME' terbaik buat saya selain traveling dan rebahan hehe..

satu tahun berlalu, dan postingan terakhir di blog saya juga membahas tentang ulang tahun. seperti rasanya baru kemarin saya berulang tahun ke 27 dan minggu besok ternyata sudah berusia 28. wow..
apa yang sudah saya laluhi tahun ini?

1. kita tidak merindukan sosok pemimpin, tapi sosok kordinator
nike room
menjelang akhir 2020, saya benar-benar terpukul dengan kabar bapak-nya perusahaan akan dipindahkan tugas di luar. meninggalkan apa yang sudah terbangun selama 2 tahun terakhir.. saya termasuk salah satu saksi perjalanan bagaimana perusahaan saya bekerja awal terbentuk. dari tahun 2018, gedung belum jadi, menjadi siswa training, masa percobaan selama 3 bulan, jadi karyawan tetap, hingga di promosikan menjadi Team Leader.. dan rencana melambungkan sayap awal tahun 2021 membangun gedung baru dan seterusnya.. bilamana saya di tanyakan siapa orang yang paling berjasa membentuk saya menjadi seorang pemimpin? jawabananya adalah Beliau. bukan hanya untuk saya, tapi semua orang.. 
namun kehidupan, ada pertemuan juga ada perpisahan. sudah menjadi proses alam. hanya bisa mencoba menerima dan mengikhlaskan sambil mengenal karakteristik pemimpin yang baru.
mungkin saya bukan tipe orang yang mudah mengekpresikan perasaan di depan orang, saya sedih atau kehilangan namun dengan kepergian beliau merupakan hal yang berat juga buat saya, saya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk beliau semoga selalu sehat dan berumur panjang.
saya juga sadar, dengan bergantinya pemimpin itu juga baik untuk saya sendiri, agar menjadi pribadi yang lebih bisa berkembang. tidak selalu mengandalkan perlindungan dari beliau dan tidak selalu mengandalkan solusi masalah dari beliau.

2. team work & communication
my manager's b-day
tahun kemarin, saya masih menjadi individu yang serba sendiri, tidak tahu planning dan bahkan tidak mengenal rekan-rekan saya sendiri yang masih dalam satu departement haha! karena kita bekerja misah-misah tersebar dari segala penjuru sibuk sendiri-sendiri.. hingga jika semua terkumpul di acara dinner atau meeting, saya seolah merasa terkucilkan, karena ada beberapa orang yang sudah mendoktrin saya dari awal sebenarnya bagian saya salah tempat, management dari awal salah menempatkan bagian saya di suatu departement. hingga membuat saya merasa tidak punya rasa kemilikan dimanapun. siapa sih saya? apasih fungsi saya? karena setiap saya berbuat untuk produksi ada saja yang menilai saya seharusnya tidak begini dan begitu..
waktu berlalu, hingga saya mulai mencoba mengenali mereka semua, tugas dan fungsinya.. saya mulai merasa memiliki rumah. karena jika kita bekerja di suatu perusahaan bukan uang yang akan menggantikan segalanya. tapi hanya kerjasama tim, planning dan komunikasi yang akan bisa menyelesaikan masalah.

3. Ikhlas walau tidak mudah
gambar hanyalah ilustrasi
ada yang bilang "saya menjadi sekarang seperti ini, bukan dari hasil kerja keras, bukan karena saya pinter dll.. tapi karena saya pintar bohong, menjelek jelekan orang lain, cari muka dengan atasan dan nipu-nipu.. "  saya tidak punya apa-apa, gaji berapa? hanya sumber masalah, orang seperti saya langsung PHK bisa!"
kata-kata yang terus terngiang-ngiang setiap hari, setiap malam, hingga sulit makan, sulit tidur, badan lemas hingga saya sakit fisik di permalukan depan orang lain. selalu menangis saya kalau ingat. sakit hati karena apa yang sudah saya lalui selama ini, selama dua tahun terakhir.. belum tentu orang lain mampu secara mental. saya menjadi pimpinan, bukan juga atas dasar pilihan saya dari awal. kamu kan nggak tau, saya dari awal bagaimana. kehidupan saya bagaimana.
hingga saya memilih untuk diam dan menjauh, mencoba mengiklaskan semua.. saya tidak merasa benar ataupun salah, hanya orang-orang disekitar saya saja yang menilai bagaimana sikap dan sifat saya selama ini.. mulai sekarang saya tidak mau berlarut- larut dan tidak ingin bicara kalaupun tidak perlu. saya hanya ingin menjauh, karena berada dengan mereka hanya membuat saya merasa seperti rendahan. ikhas, sabar.. dan diam.

4. Traveling bersama pasangan
dari dulu saya selalu membangga-banggakan sebagai travel-loner karena saya seorang introvert. namun sekarang, sejak punya pasangan kemanapun ingin selalu bersamanya. ingin berbagi kebahagiaan-pun hanya bersamanya.. hingga ketika libur dan mengambil cuti tahunan yang di pikiran saya hanyalah ingin menghabiskan waktu bersamanya.. traveling bersama pasangan juga membuat kita saling mengerti satu sama lain, dari rencana budjet, kuliner, dan belanja. semoga selalu bisa seperti ini <3



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Total Pageviews

About Me

About Me
29. I can express myself a lot better through writing than I can through talking. I enjoy writing and I like to think I am good at it. and i just want to be better thinker.

Comments

Follow Me

  • facebook
  • instagram
  • youtube

recent posts

My favorite blog

  • Soul Side Journey
    Year 11
    6 hari yang lalu
  • BlueStellar's Blog
  • Mommy Diary ®
  • SMOONSTYLE
  • Life Is An Absurd Journey
  • menariberdua
  • lil' thoughts with jen
  • The Birds Papaya
  • gracemelia.com | Parenting Blogger Indonesia
  • The Arsalan Family Journal
  • Diary of an Honest Mom
Perlihatkan 10 Perlihatkan Semua

Label

About Time (4) Alessia Cara (2) art (6) Ask Me Anything (1) Aurora (1) Avril Lavigne (6) beauty (9) Beyonce (1) Birdy (2) Book (6) breastfeeding (4) Bullet Journal (1) Catatan Pribadi (12) Chasing Liberty (1) Chris Jones (1) Christina Perri (10) classmates (2) Demi Lovato (6) Dubai (2) Easy A (1) Elle King (3) Emma Stone (1) Epica (2) Fall Out Boys (1) family (11) fashion (2) First Aid Kit (1) Florence And The Machine (1) friends (13) gardening (1) hangout (13) Healt (2) Human Of New York (1) Iggy Azalea (2) Instagram (7) introvert (16) JOGJAKARTA (1) John Mayer (2) journey of motherhood (13) Keltie Knight (4) kuliner (1) Lana Del Rey (8) Lesson learned (21) Lorde (5) love love love (48) LoveStrong Tour (2) lyric (10) Make Up (2) Matthew Godde (1) Matthew Goode (2) Movie (24) MPASI (1) Muneca Brave (1) Music (47) my pregnancy journey (10) my story and my world (117) Natalia Oreiro (2) naura (5) Once Upon A time in Strorybrooke (5) Orange Is The New Black (1) parenting (2) photography (32) Pieces of my heart (83) plants (2) Playlist (22) quotes (30) Regina Spektor (3) review (12) Sam Smith (2) sampaikan ilmu walaupun satu ayat (2) see who i am (11) Sharon Den Adel (5) Sia (2) Simone Simons (2) sinopsis (12) skin care (2) Stoker (1) Taylor Swift (5) Telenovela (1) The Clique (1) The Lookout (1) The Notebook (1) The Ting Tings (1) traveling (22) Tv series (8) Under The Tuscan Sun (1) Within Temptation (6) work (22)

Blog Archive

  • September 2024 (1)
  • Juli 2024 (1)
  • Februari 2024 (1)
  • Mei 2023 (1)
  • Oktober 2022 (3)
  • September 2022 (4)
  • November 2021 (5)
  • Agustus 2021 (1)
  • Mei 2021 (4)
  • Februari 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (5)
  • Desember 2019 (2)
  • Februari 2019 (12)
  • Januari 2019 (8)
  • Desember 2018 (2)
  • Mei 2018 (1)
  • Agustus 2017 (2)
  • April 2017 (1)
  • Maret 2017 (9)
  • Februari 2017 (1)
  • September 2016 (2)
  • Juni 2016 (2)
  • Februari 2016 (5)
  • Januari 2016 (3)
  • Desember 2015 (10)
  • November 2015 (4)
  • Oktober 2015 (9)
  • September 2015 (2)
  • Agustus 2015 (2)
  • Juli 2015 (2)
  • Juni 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • April 2015 (4)
  • Maret 2015 (2)
  • Januari 2015 (2)
  • November 2014 (3)
  • Oktober 2014 (7)
  • September 2014 (4)
  • Maret 2014 (5)
  • Februari 2014 (6)
  • Januari 2014 (10)
  • Desember 2013 (7)
  • November 2013 (3)
  • Oktober 2013 (4)
  • September 2013 (6)
  • Agustus 2013 (3)
  • Juli 2013 (2)
  • Juni 2013 (9)
  • Mei 2013 (5)
  • April 2013 (8)
  • Maret 2013 (19)
  • Februari 2013 (5)
  • Januari 2013 (3)
  • Desember 2012 (3)
  • November 2012 (3)

Created with by ThemeXpose