• Home
  • About Me
  • Menu
    • Music
    • Chit-Chat
    • Potography
facebook twitter instagram Email

Canvas Of Life

maybe this is what you need to find your inner bad ass.. "the solitary prowess of a silent life"

 Saya sudah lama tidak mereview film. Padahal jarak dari review terakhir hingga saat ini sudah lama sekali dan saya suah menonton setidaknya puluhan film sejak saat tulisan saya yang terakhir. Dan film yang akan saya ceritakan kali ini adalah film lama yang dulu terlewati. Awalnya saya mencari film Barat yang berlatar Eropa dan akhirnya saya menemukan “Under The Tuscan Sun” yang berlatar di Tuscany, Italia..
I mean, Italia memang jadi salah satu destinasi wisata impian saya. Tempatnya sangat Indah.. saya suka bangunan bersejarah, saya cinta bunga bunga yang indah. Dan semua bisa ditemukan disana. Dimana penduduknya masih turun temurun melestarikan bangunan rumah mereka yang klasik dan usianya sudah lama sekali. Setiap rumah punya jendela yang dihiasi tanaman merambat yang berbunga. Aahh..

Okay, kembali ke Film..
Berawal dari penulis Amerika bernama Frances yang mengalami perceraian yang membuat hatinya sangat terpukul. Apalagi saat mengetahui selingkuhan mantan suaminya merupakan gadis muda yang masih melanjutkan pendidikan. Mantan suaminya menginginkan tinggal di rumah keluarga Frances yang sudah dibangun direnovasi bersama, mereka sepakat membagi harta gono gini itu dengan membayar Frances setengah dari harga rumah itu. Setelah kejadian itu Frances memutuskan tinggal di suatu apartemen yang penghuninya orang orang yang baru menghadapi perceraian. Iuhh.. Frances juga kesal pada tetangganya, seorang Pria yang suka menangis keras sehingga sangat menggangu, terdengar dampai di balik dinding apartemen Frances.

Menyadari dirinya masih bersedih dan ingin pergi kesuatu tempat yang bisa mengalihkan kesedihannya Frances pergi ke Tuscany, Italy bersama rombongan Bus Tour. Kunjungan pertama disalah satu tempat bersejarah di Italy. Ketika Frances jalan jalan di pasar dan membeli anggur, tanpa sengaja Frances melihat iklan penjualan rumah “Bramasole” yang membuatnya tertarik untuk membelinya.


Frances membeli rumah itu dengan Uang hasil pembagian harta gono gini suaminya tanpa ragu. Tidak di ketahui apa yang ada di pikiran Frances membeli rumah tua itu yang sudah berusia ratusan tahun, tidak terawat dan usang..
Keesokan harinya Frances mencoba membersihkan rumah berlahan lahan, dari membersihkan kamar, dapur dan lainnya yang sudah puluhan tahun tidak di tempati. Hingga pada saat Frances membersihkan tanaman di jendela dan ia menemukan ular yang masuk ke rumahnya sehingga membuatnya ketakutan. Frances memanggil Martini Pria baik si penjaga rumah sekaligus marketing untuk mengecek semua ruangan untuk memastikan ularnya sudah pergi.
Tanpa sadar Frances menangis dihadapan Martini, menyadari kenapa dirinya sangat bodoh. Ia sedih atas perceraiannya, dan kenapa ia sampai berfikiran membeli rumah di Italy, tambah lagi Frances berada dinegara asing, dengan bahasa asing dan sendirian tanpa sanak sodara. Ia berharap suatu hari dapur rumah itu bisa digunakan memasak untuk dihidangkan banyak orang, ia berharap nanti akan ada pernikahan di rumahnya, ia juga berharap akan menemukan keluarga baru di Italy.

Keesokan harinya Frances menyewa tukang tukang dari Polonia/Poland untuk merenovasi rumahnya dan membangun pagar baru. Sementara ia berkenalan dengan tetangga dan membantu mereka untuk memanen Zaitun. Sedikit demi sedikit Frances bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar meskipun berbeda bahasa.. Frances punya banyak teman, mulai dari si Marketing rumah, 3 tukang dari Poland, Katherine wanita yang punya obsesi seni dan pecinta topi, tetangga yang ramah dan mempunyai putri cantik bernama Chiara, dan temannya Patty dari Amerika ikut pindah bersamanya karena patah hati ditinggal pacarnya ketika dirinya sedang hamil.

Life lesson …
1. it’s okay to be stupid..
Patah hati membuat orang berbuat hal hal bodoh untuk meluapkan stress dan rasa sakit. Seperti halnya Frances yang membeli rumah usang di Negara asing, dengan Bahasa Asing, sendirian..
It’s okay.. semua orang punya caranya sendiri walaupun kadang bertindak bodoh diluar akal sehat saat hatinya sedang bersedih dan itu suatu hal yang wajar.

2. cara Move on dengan pelarian adalah hal yang buruk!
Frances pun akhirnya menemukan seorang Pria bernama Marcello yang ia temui di The Vittoriano, Roma untuk mecari toko furnitur.
 
dan mengajak Frances berkunjung ke rumahnya, ke café nya di Positano.
Frances menemukan ketertarikan dengan Marcello dan menceritakan kalau dirinya sudah lama sekali tidak berhubungan dengan Pria sejak perceraiannya. Hanya mengenal sehari, Frances setuju diajak kerumah Marchello dan tidur bersamanya. Frances sangat bahagia dan berfikiran dengan sangat cepat dia bisa menemukan kebahagiaan lagi dan melupakan mantan suaminya. Tapi ternyata kebahagiaan itu tidak seperti apa yang Frances bayangkan, beberapa minggu kemudian Frances mengunjungi Marcello dengan mengenakan gaun putih, berharap ada keseriusan dengan hubungan mereka.. namun Frances menyadari ada wanita lain yang berada di kamar Marcello yang merupakan kekasih barunya. Frances sangat kesal dan mengalami patah hati lagi.
Banyak orang yang beranggapan dengan menjalin hubungan dengan orang yang baru secepatnya bisa melupakan Mantan dan memperoleh kebahagiaan kembali dengan instan. Dan menutut saya itu hal yang salah.. karena itu bukan arti Move On yang sebenarnya, jika saya mau melanjutkan hidup maka harus dimulai dengan diri sendiri. Seberapa saya ikhlas untuk meninggalkan masa lalu, memaafkan semua yang orang yang sudah menyakiti karena pada akhirnya saya akan sadar.. kalau segala hal yang terjadi dalam hidup pasti sudah kehendak Tuhan dan pasti akan saya temukan alasan untuk mendapatkan kebahagiaan kembali.. tentu saja dengan orang yang tepat!

3. kebahagiaan tidak hanya datang untuk diri sendiri, namun juga dengan kebahagiaan orang lain.

Singkat cerita Pawel, pemuda tampan salah satu tukang di rumah Frances jatuh cinta dengan putri tetangganya, Chiara. Sampai pada akhirnya mereka harus mengetahui kenyataan pahit karena tidak direstui karena Pawel seorang pemuda Poland, bukan Italy. Dia juga berasal dari kaum miskin dan tidak punya keluarga. Frances akhirnya membantu mereka untuk mendapatkan restu dari keluarga Chiara dengan cara menganggat Pawel menjadi keluarganya. Pernikahan yang bahagia antara Chiara dan Pawel akhirnya terjadi di rumah Frances dengan dihadiri semua keluarga dan tetangga.
Frances mungkin gagal dalam pernikahannya, Frances juga gagal menjalin hubungannya dengan Marcello. Dan semua itu juga mengagalkan impian Frances yang ingin kembali menikah di rumah barunya.. tapi semua itu tidak seburuk yang Frances kira, karena kini Frances juga merasakan kebahagiaan dengan menyaksikan pernikahan Chiara dan Pawel karena dengan menyaksikan atau membuat orang lain bahagia, kita juga ikut merasakan kebahagiaan.

4. impian akan terwujud di waktu yang tepat..
Di pesta pernikahan Chiara dan Pawel, Martini Si marketing rumah menghampiri Frances dan tersenyum dengan tersipu mengajaknya berbincang. “Frances, apakah kau ingat pada saat pertama kali kau datang ke rumah ini? kau menemukan ular, kau begitu sangat ketakutan dan sedih. Sambil menangis kau membuat beberpa harapan. saya rasa kau sudah mendapatkan semua harapanmu. kau berharap dapurmu bisa digunakan untuk memasak dan dihidangkan untuk banyak orang, itu sudah terkabul.. kau berharap akan ada pernikahan di rumahmu, dengan pernikahan Chiara dan Pawel itu sudah terkabul.. kau berharap bisa menemukan keluarga di rumahmu, itu juga terkabul..

Tuhan memberikan semua yang kita inginkan, pastinya di saat yang tepat. Seperti halnya di akhir cerita Frances tersenyum dan menyadari kebahagiaan bisa datang dari mana saja, meskipun bukan dirinya yang menjadi pengantin di rumahnya setidaknya harapannya untuk Move on dari perceraiannya sudah berhasil..

BONUS.. foto foto keindahan Tuscany, Italy yang saya ambil dari instagram @warmphotos enjoy! :)














Share
Tweet
Pin
Share
1 comments



Apakah kau pernah merasa kau tidak layak untuk siapapun. Dan semua orang di sekelilingmu terus mengininkan kau berubah untuk menjadi orang lain. Dan yang kau lakukan hanyalah mengunci rumah, menutup tirai, mengabaikan orang yang mengetuk pintu supaya mereka beranggapan tiada siapapun dirumah. Namun yang kau lakukan hanyalah berdiam diri tanpa suara , berada di dalam kamar, sendirian, sunyi hanya untuk mendengarkan jam dinding bertedak sepanjang hari.. dalam duniamu sendiri..


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pernah kah kau merasakan ketika seluruh dunia benar benar menginginkanmu, tapi kau tak menyadari itu.. kau selalu terjebak dengan kesendirian dan ketakutannya sendiri.. atau mungkin terjebak dengan kenyamananmu sendiri sampai pada akhirnya mereka semua menjauhimu hanya karena mereka tidak bisa benar benar memahami apa isi dan jalan dari pikiranmu, tidak pernah benar benar mengerti apa yang sebenar benarnya kau inginkan..
pernah suatu waktu kau hanya mengucapkan bahwa kau tidak mau dan kau tidak bisa.. namun yang terjadi semua orang menganggapmu pendusta yang mencari alasan..


terkadang kau berfikir? apa yang salah dengan dirimu.. padahal kau sudah merasa bahwa selama ini bukan orang yang fake yang berpura pura untuk berbohong demi menutupi sesuatu. masalahnya adalah mungkin kau terlalu menyayangi dirimu sendiri, kau dengan sengaja menjauh dari orang orang yang peduli terhadapmu hanya karena ingin suatu kenyamanan dan kesendirian, of course you hate that moment, when the world that too full of loud voices. but they never gonna understand you.. and they just thinking what the hell is wrong with you? and sooner or later they gonna disapear and you will regret it.. 


and in other side, i just thinking maybe i am not good enough to be part of their life.. i am too messy with my own world.. but the only problem is they aren't understand you.. they will never understand you..




Share
Tweet
Pin
Share
No comments
saya lagi suka @warmphotos di instagram, seperti username nya foto foto karyanya begitu hangat dan indah dilihat.. saya memang suka karya seperti ini..




 




Share
Tweet
Pin
Share
No comments
beberapa bulan yang lalu saya di ajak seorang teman untuk ke pantai, katanya pantainya masih baru, masih bersih dan masih sepi pengunjung.
dimana? di desa muaraeja dari belakang terminal tegal, di kampus lama saya luruuus terus sampai mentok pantai disitulah tempatnya. gila ya! 3 tahun saya kuliah di Tegal namun tempat ini itu banyak yang belum saya tahu *halah

sejak saat itu saya jadi suka kesini, memang iya masih sepi pengunjung. saya suka jadi tempatnya tenang tidak terlalu banyak orang dan makanan yang dijual disitu juga tergolong masih murah di bandingan di tempat wisata lainnya yang bisa 3 kali lipat hahaha *tetep

tapi kali ini saya mengajak Nenek saya dan sepupu saya yang masih kecil..





Share
Tweet
Pin
Share
No comments
KAMIS, awal agustus.
Entar mendengar kabar dari siapa. bos saya tiba tiba menanyakan "suci saya dengar kamu mau resign. benar tidak? kenapa? ada yang menghasut kamu dari orang yang kamu kenal atau kamu tidak kenal?"

JUMAT, awal agustus..
saya benar benar memutuskan untuk resign. setelah memberikan alasan kenapa saya mau resign dan memberikan surat pengunduran diri kepada atasan.

SABTU, awal agustus..
hari itu merupakan hari terakhir saya menginjakan kaki di kantor sebagai karyawan. saya datang ke kantor untuk perpisahan dan membicarakan resign saya kepada teman teman di kantor. dan membereskan semua alat alat yang pernah saya pakai selama bekerja.
jam 1 siang saya sudah keluar dari kantor dan menjemput sepupu saya yang masih 6 tahun untuk menemani saya pergi ke pantai. karena yang saya pikirkan hanyalah ingin menenangkan diri..
saya benar benar ingin merasakan tenang, (dari dilema, konflik, drama yang mungkin tidak bisa saya tulisan di blog ini. yang saya rasakan dari awal ketika saya merasa tidak betah di kantor sampai akhirnya memutusakan resign yang tidak bisa saya pertahankan lebih lama lagi)

melihat ombak dari kejauhan, saya merasakan seperti menemukan diri saya kembali..
saya merasa tenang dan bebas. saya jarang bisa pergi jauh disaat weekend. karena siang atau sore harinya ada kerjaan yang harus saya lakukan lagi hari demi hari meskipun itu hari libur.. maka dari itu saya merasa sudah bisa lepas dari semua ini.. Alhamdulillah..


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

postingan saya kali ini terinspirasi dari tulisan Keltie Knight di blog nya yang ada di dalam buku yang pernah di terbitkan "Rockettes, Rockstars and Rockbottom" tentang cinta, kerja keras, kehidupan dan impian.

beberapa bulan yang lalu, saya bercerita kepada seorang teman, tentang seorang mantan pacar saya yang ternyata kebali menyapa saya dan menanyakan kabar saya di sosmed. lalu teman saya langsung bilang untuk tidak usah menghiraukannya, karena dia tidak layak mendapatkan apapun dari saya lagi..
saya akui teman saya memang benar, namun dari hati saya yang paling dalam saya masih menginginkan untuk membalas sapaan nya lagi... and i do.

jujur saja itu juga membuat perasaan saya kembali campur aduk, meskipun saya tahu dia kembali menyapa saya cuma karena sedang bosan dengan kehidupannya sendiri dan itu tidak berarti apapun. memang sudah lama, sudah lama sekali sampai yang saya rasakan waktu bergulir dengan begitu cepat. saya sudah move on dan bisa benar benar lepas darinya dalam rentan waktu 2 sd 3 tahun.. bukannya saya lebay tapi memang saya akui itu salah satu cobaan yang berat dalam hidup saya dalam proses saya untuk menjadi dewasa. i was young and don't understand love life it self. love is like horrible pain since i live in abusive relationship since that years.

" apa kabar, suci? "

" baik alhamdulillah "

dalam hati saya, saya ingin berkata ya saya baik, jauh lebih baik dari beberapa tahun yang lalu ketika kamu menyakiti saya. saya sudah lebih baik dari beberapa tahun yang lalu ketika saya tidak bisa berhenti men-stalking sosmed kamu tiap malam. saya sudah lebih baik dari beberapa tahun yang lalu ketika setiap saya terbangun dari tidur dan merasa kosong, dan dada saya terasa sesak dan sakit dari tangisan semalam. saya sudah lebih baik dari beberapa tahun yang lalu ketika menyadari kamu ternyata sudah menemukan pengganti. saya sudah lebih baik dari beberapa tahun yang lalu ketika saya terus terusan menyakiti diri sendiri..

lalu saya berkata kepada teman saya, ada rasa senang ketika menyadari mantan saya menyapa saya kembali meskipun itu bukan sesuatu hal yang istimewa. karena saya senang ketika menyadari seberapa jauh saya sudah melangkah meninggalkan masa lalu..
saya senang ketika menyadari rasa marah itu sudah hilang, meskipun ada sisa sisa kecil rasa sakitnya masih membekas. saya senang ketika menyadari saya sudah tidak merasakan apapun untuknya, itu tanda kalau saya sudah berhasil move on..  saya senang ketika menyadari saya benar benar bisa hidup tanpa nya selama beberapa tahun terakhir and it's like another world..

i was talking about the struggle how i cut people out as a lover.. and losing someone is one of hard struggle that ever happened to me. and i know It's not healthy emotionally to be stuck in the past and i look to the future instead. Setelah saya membuat keputusan untuk memaafkan, saya akan merasa jauh lebih baik. memaafkan adalah langkah maju yang positif, karena saya akan merasa bahwa saya telah kehilangan sesuatu yang membebani.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

halo halo..
rasanya sudah lama saya menginggalkan blog ini untuk di isi. banyak sekali yang ingin saya tulis namun tidak sempat. dan ketika saya kembali akan mengisi, saya mulai berfikir apa yang saya akan tulis selain keluhan saya yang ingin resign dari pekerjaan saya sejak beberapa bulan terakhir.
adakah hal lain? karena sampai sekarang pikiran saya masih terus di penuhi bisikan itu..

dulu saya merasa cocok dan menyukai semua yang saya kerjakan tapi entah kenapa sekarang saya sudah kehilangan gairah itu. dulu saya begitu teliti dengan pekerjaan saya tapi sekarang saya sudah mulai kehilangan konsentrasi dengan apa saja yang saya kerjakan. saya berfikir kenapa? apakah ada yang salah dengan saya? karena saya tahu mencari pekerjaan susahnya bukan main. dan yang saya takutkan adalah menganggur lama lagi.

sampai kemarin saya menemukan sebuah artikel di All Women Stalk yang membuat saya benar benar menyadari semua yang saya keluhkan menjadi satu. memang tidak ada pekerjaan yang sempurna, yang nyaman dari segi pekerjaan dan finansial.
artikel itu tidak membuat saya langsung pergi resign dari kantor (hahaha), namun cukup membuat merasa cocok semua yang saya keluhkan ada di kumpulkan dalam suatu tulisan.

1. Going to work makes you physically sick
Everyone has those days when they don't want to get out of bed. However, if getting up and going to work makes you physically sick everyday, this is a pretty good indicator that it's time to look for another opportunity. There's no such thing as a perfect job, but this doesn't mean you have to stick with a job you absolutely hate.

2. You know more than your Boss
If you've been at your job for several years, you might come to the realization that you know more than your boss. This isn't meant to make you sound cocky. But if you've been learning or taking courses over the past few years, you might be qualified to take your bosses job. You have a choice, either stay in a position that doesn't challenge you, or #look for a better opportunity.

3. You're not getting paid what you worth
You might like the company, your boss and your coworkers, but if your employer is unable to pay a competitive wage, there's nothing wrong with looking for work elsewhere. Smaller companies don't always have cashflow to pay top dollars. If your experience, skills and education can command a higher salary, and if other companies in the area are paying their employees more for the same work, it's #time to explore your options.

4. Your Employer is in trouble financially
You might have a sense of loyalty to your employer. But if the company isn't doing well financially, or if you feel the company might go under soon, now's the #time to jump ship - especially if there's no chance of getting a severance package.

5. There's no opportunity for advancement
If climbing the career ladder is your goal, you need to get with a company that will allow you to move up the corporate ranks. This isn't an option at every single company. So if you feel a position stunts your growth and there's no room for advancement, it's #time to move on to better things.

6. Your Personal life suffers
Some employers want all your time and energy. You might not have a personal life, and striking a healthy work-life balance can feel impossible. If you don't want to be a slave to your job, you might consider opportunities that'll free up your personal #time.

7. You don't agree with company culture
Some companies are very professional, whereas others are more laid-back. Some employers don't tolerate backstabbing, while other feel it's "every #man for himself." At the end of the day, you have to decide whether the company's culture is the right fit for you.

The decision to quit your job is a tough one. But if quitting brings personal satisfaction and lets you #grow and challenge yourself, it's worth considering. What are other good reasons to finally quit a job and move on?
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Total Pageviews

About Me

About Me
29. I can express myself a lot better through writing than I can through talking. I enjoy writing and I like to think I am good at it. and i just want to be better thinker.

Comments

Follow Me

  • facebook
  • instagram
  • youtube

recent posts

My favorite blog

  • Soul Side Journey
    Year 11
    6 hari yang lalu
  • BlueStellar's Blog
  • Mommy Diary ®
  • SMOONSTYLE
  • Life Is An Absurd Journey
  • menariberdua
  • lil' thoughts with jen
  • The Birds Papaya
  • gracemelia.com | Parenting Blogger Indonesia
  • The Arsalan Family Journal
  • Diary of an Honest Mom
Perlihatkan 10 Perlihatkan Semua

Label

About Time (4) Alessia Cara (2) art (6) Ask Me Anything (1) Aurora (1) Avril Lavigne (6) beauty (9) Beyonce (1) Birdy (2) Book (6) breastfeeding (4) Bullet Journal (1) Catatan Pribadi (12) Chasing Liberty (1) Chris Jones (1) Christina Perri (10) classmates (2) Demi Lovato (6) Dubai (2) Easy A (1) Elle King (3) Emma Stone (1) Epica (2) Fall Out Boys (1) family (11) fashion (2) First Aid Kit (1) Florence And The Machine (1) friends (13) gardening (1) hangout (13) Healt (2) Human Of New York (1) Iggy Azalea (2) Instagram (7) introvert (16) JOGJAKARTA (1) John Mayer (2) journey of motherhood (13) Keltie Knight (4) kuliner (1) Lana Del Rey (8) Lesson learned (21) Lorde (5) love love love (48) LoveStrong Tour (2) lyric (10) Make Up (2) Matthew Godde (1) Matthew Goode (2) Movie (24) MPASI (1) Muneca Brave (1) Music (47) my pregnancy journey (10) my story and my world (117) Natalia Oreiro (2) naura (5) Once Upon A time in Strorybrooke (5) Orange Is The New Black (1) parenting (2) photography (32) Pieces of my heart (83) plants (2) Playlist (22) quotes (30) Regina Spektor (3) review (12) Sam Smith (2) sampaikan ilmu walaupun satu ayat (2) see who i am (11) Sharon Den Adel (5) Sia (2) Simone Simons (2) sinopsis (12) skin care (2) Stoker (1) Taylor Swift (5) Telenovela (1) The Clique (1) The Lookout (1) The Notebook (1) The Ting Tings (1) traveling (22) Tv series (8) Under The Tuscan Sun (1) Within Temptation (6) work (22)

Blog Archive

  • September 2024 (1)
  • Juli 2024 (1)
  • Februari 2024 (1)
  • Mei 2023 (1)
  • Oktober 2022 (3)
  • September 2022 (4)
  • November 2021 (5)
  • Agustus 2021 (1)
  • Mei 2021 (4)
  • Februari 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (5)
  • Desember 2019 (2)
  • Februari 2019 (12)
  • Januari 2019 (8)
  • Desember 2018 (2)
  • Mei 2018 (1)
  • Agustus 2017 (2)
  • April 2017 (1)
  • Maret 2017 (9)
  • Februari 2017 (1)
  • September 2016 (2)
  • Juni 2016 (2)
  • Februari 2016 (5)
  • Januari 2016 (3)
  • Desember 2015 (10)
  • November 2015 (4)
  • Oktober 2015 (9)
  • September 2015 (2)
  • Agustus 2015 (2)
  • Juli 2015 (2)
  • Juni 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • April 2015 (4)
  • Maret 2015 (2)
  • Januari 2015 (2)
  • November 2014 (3)
  • Oktober 2014 (7)
  • September 2014 (4)
  • Maret 2014 (5)
  • Februari 2014 (6)
  • Januari 2014 (10)
  • Desember 2013 (7)
  • November 2013 (3)
  • Oktober 2013 (4)
  • September 2013 (6)
  • Agustus 2013 (3)
  • Juli 2013 (2)
  • Juni 2013 (9)
  • Mei 2013 (5)
  • April 2013 (8)
  • Maret 2013 (19)
  • Februari 2013 (5)
  • Januari 2013 (3)
  • Desember 2012 (3)
  • November 2012 (3)

Created with by ThemeXpose