Bittersweet of Life.. feeling so small

by - Januari 10, 2014

si A, memiliki kepribadian yang kreatif dan paling aktif dalam organisasi apa saja. dia memiliki pergaulan sosial yang luas dan sangat percaya diri, membuatnya dia banyak di kenal orang dan di kenal banyak orang besar. dia juga sempat di calonkan sebagai ketua organisasi di tempat kelahirannya.
si B, nggak cuma cantik tapi juga memiliki kecerdasan dan pergaulan yang luas, dia juga supel dan bisa mengerjakan kesibukan dalam satu waktu dengan baik.
si C, memiliki pacar yang baik dan sayang padanya, hingga apa saja yang dia inginkan, kemana saja ia ingin pergi dan bantuan apa saja yang ingin lakukan untuk urusan dan kesuksesannya dia bisa dapatkan. dia juga punya jiwa wirausaha yang besar dan bisa menjalankan usaha sendiri yang mandiri.
si D memiki keluarga yang cukup berada, dia tidak perlu susah untuk mencari pekerjaan dan tinggal meneruskan usaha milik orang tuanya.
si E dia tidak begitu memiliki pergaulan sosial yang luas, tapi dia memiliki keluarga yang punya banyak koneksi untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus dengan mudah.

so, who am i??
my status on facebook
kadang saya berfikir betapa beruntungnya mereka. saya ingin mendapatkan kesempatan atau keberuntungan seperti mereka. dan betapa saya ingin mendapatkan kepintaran seperti mereka..
saya hanya orang biasa biasa saja, dan punya kepintaran yang standar.. di dalam pergaulan sosial, saya juga tidak terlalu bagus karna dari kecil saya termasuk menjadi anak yang pendiam dan pemalu.
saya ingin menjadi seperti mereka..
tapi sejujurnya saya tidak mau menjadi orang yang sirik dan iri terhadap rejeki orang lain. walaupun jauh dari lubuk hati yang terdalam saya sebagai manusia biasa yang tak luput dari rasa iri dan cemburu.. mungkin sudah seharusnya saya terus bersyukur untuk tidak mengeluh dan iri terhadap keberuntungan dan keberhasilan orang lain.. tapi sudah saatnya saya harus mengejar rejeki saya sendiri.
hidup ada pahit dan manis, tak sama yang seperti saya lihat. mungkin di antara teman teman saya sudah merasakan betul susah senangnya kehidupan. dan untuk mendapatkan apa yang mereka miliki itu memang bukan sebuah keberuntungan tapi bekerja keras. saya tidak membenci teman teman saya, saya juga tidak membenci kehidupan saya. walaupun ada rasa iri yang sering datang di pikiran saya..
saya tidak boleh berpikir picik memandang itu semua..
saya harus pelan pelan belajar menerima diri sendiri dan bersyukur.. seenggaknya saya masih punya keluarga yang sayang sama saya. punya mama yang pengertian dan tidak pernah menuntut saya harus menjadi orang yang seperti apa..
dan semoga saja saya bisa menjadi orang yang lebih baik lagi..

You May Also Like

0 comments