Surat untuk mantan kekasih..

by - Desember 28, 2012


selamat sore? biasanya selalu ada terselip kata sayang di setiap pembicaraan kita.. (dulu)
entah sudah berapa lama kita tidak bertemu, mungkin jika tuhan sempat  mempertemukan kita lagi.. mungkin akan terasa asing bagiku.. senyum dan rupamu juga mungkin sudah berbeda.
tapi, dimanapun kamu.. entah akan membaca ini atau tidak, aku harap kau sudi membacanya.. disaat sendirian atau punsambil membayangkan seseorang wanita yang jauh lebih sempura dari pada aku.
tapi aku harap kau masih menyisakan sedikit pikiranmu, untuk sekilas mengingatku.. walaupun aku bukan apa2 di hidupmu, aku anya pemain figuran yang sempat melintas di hidupmu.. sekejap saja.

bolehkah aku  menyesal?
dan satu satunya yang ingin aku sesali adalah airmata. andai airmata yang sempat aku keluarkan bisa ku tebus lagi.. lucu rasanya saat mengingat diriku lagi yang rapuh, patah hati, pedih, kesepian, merasa tidak di inginkan..dan merasa jadi korban ketidak adilan hidup.. yang menjadikan ku menjadi sosok yang melanklis dan penuh kepahitan.. (lebay ya? maaf..)

saat itu aku merasa seperti tenggelam dalam lagu2 melow. film2 asia yang penuh airmata dan rasa sakit yang terasa sangat menyesakan di dada sudah menjadi perasaan sehari2.. bahkan aku sendiri menarik diri dari pergaulan sosialku, terutama pada teman2 lamaku.. aku menjadi orang yang sangat menyendiri. dan saat kuliahpun aku selalu ingin cepat pulang dan waktu seperti aku habiskan di kamar, melihat hujan dari jendela dan menangis untuk kesekian lamanya..

aku bahkan merasa seperti kehilangan diriku sendiri.. saat itu aku rindu sekali sama diriku sendiri yang dulu, yang dulu yang belum mengenalmu..
lama sekali rasanya aku bisa bangkit dari keterpurukan ini.. sudah lewat dari setahun lebih ini, entah cinta macam apa yang aku rasakan. hingga menjadikan aku seperti ini..  padahal hubunganku bersamamu sangat singkat. hanya beberapa bulan, tapi rasa sakit yang aku derita sekian lamanya..

aku berfikir mungkin kau kau sudah benar benar melupakanku.. aku masih saja menganggapmu sebagai teman. namun Kau?? aku tak yakin kau bisa menganggapku selayaknya seorang teman juga..

selamat atau hidup barumu bersama wanita yang kau cintai.. saat inipun aku yakin, dan selalu yakin kau selalu bahagia bersamanya..

aku cukup bahagia dengan keadaanku yang sekarang ini.. tak usah kau tanyakan apakah aku masih sedih.. tak usah ku tan tanyakan apakah aku sudah bertemu lelaki yang berhasil mengantkan posisimu dulu..
terima kasih jika kau sempatkan untuk membaca ini, maaf aku baru menuliskannya sekarang.. dan aku bersyukur karena sekarang tempat kita memang sudah sangat berbeda.. dan kita tidak akan pernah bersama lagi di suatu ruangan yang setiap harinya aku terus merasa kau tikam dan cabik..

dan.. terima kasih atas pelajaran hidup yang kau berikan.. yang tak pernah aku lupakan. menjadikan aku menjadi pribadi yang kuat.
aku bangga atau diriku yang sudah berhasil melewati semua cobaan ini..

You May Also Like

3 comments